Wishnutama Menolak Posisi Menteri yang Ditawarkan

Oct 21, 2019 7:21 AM

Komisaris Utama NET Mediatama Televisi, Wishnutama, tiba di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin siang sekitar pukul 11.10 WIB dengan mengenakan kemeja putih. Hal itu membuat namanya disebut sebagai salah satu calon menteri karena kemeja putih adalah pakaian yang biasa dikenakan Presiden Joko Widodo dan para menteri Kabinet Kerja jilid I.

"Saya baru dihubungi tadi malam oleh pihak istana," kata Wishnutama di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10). 

Sempat mengaku tidak tau alasanya dipanggil, Wishnutama kemudian mengatakan dirinya diminta oleh Presiden Joko Widodo sebagai menteri yang mengurusi sektor kreatif maupun peningkatan pemasukan negara. Ungkapan tersebut disampaikannya usai pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo. 

Baca Juga: Tiba di Istana, Bos Gojek Nadiem Makarie Jadi Menteri Ekonomi Digital?


WishnutamaSource: Antara
Wishnutama menolak posisi

"Kira-kira untuk meningkatkan kemampuan kreativitas di Indonesia, lalu juga meningkatkan devisa," ungkap Wishnutama, "ya ini menyangkut pendapatan."

Presiden memintanya untuk membantu pemerintahan ke depan. Kendati demikian Wishnutama menolak posisi menteri yang ditawarkan kepadanya. Ditanya apakah dirinya dipercaya memimpin Kementerian Pariwisata atau Bekraf, Wishnutama mengatakan "Ya lihat saja".

Wishnutama menyebut bahwa dirinya bersama Presiden membahas mengenai upaya meningkatkan kreativitas bangsa sehingga mampu bersaing di kancah global. Presiden Jokowi berpesan kepadanya agar semua dapat mencapai Key Performance Indicator (KPI).

Baca Juga: Jadi Menteri, Nadiem Makarim Mundur dari Gojek


Menolak posisiSource: Antara
Bahas upaya meningkatkan kreatvitas

Mengenai kepemimpinannya di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia, Wishnutama memastikan jika nanti dirinya dipercaya memimpin kementerian atau lembaga maka akan mengundurkan diri dari perusahaan.

"Ya pasti mengundurkan diri dari Net. Di lain juga termasuk Kumparan dan lainnya, harus siap," katanya.

Selain Wishnutama, Presiden juga memanggil sejumlah tokoh ke istana untuk membahas pengisian menteri yang akan membantunya. Beberapa tokoh itu, yakni mantan ketua MK Mahfud MD, Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, dan pengusaha atau pendiri Mahaka Group Erick Thohir, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, pendiri Gojek Nadiem Makarim ke Istana Kepresidenan.

Sebelum Dipanggil


jokowiSource: Kompas
Jokowi

Dalam media sosial resminya, Jokowi mengumumkan bahwa susunan kabinet pemerintahan periode mendatang sudah rampung. Mereka tersebar di semua bidang pekerjaan dan profesi, antara lain akademisi, birokrasi, politisi, santri, TNI, dan polisi.

Jokowi mengatakan bahwa para menteri terpilih adalah sosok yang inovatif, produktif, pekerja keras dan cepat. Mereka yang terpilih ialah siapa yang tidak terjebak rutinitas yang monoton. 

Baca Juga: Jawaban Gojek, Tentang Mundurnya Nadiem Makarim

Tugas mereka nantinya bukan hanya membuat dan melaksanakan kebijakan, namun juga memastikan masyarakat menikmati pelayanan dan hasil pembangunan. 

Pengumuman resmi mengenai susunan Kabinet Kerja Jilid II akan dilaksanakan pada Rabu, 23 Oktober 2019 mendatang.