Tranding Topik Twitter, Tagar #SawitBaik Tuai Kecaman Warganet!

Sep 16, 2019 11:24 AM

Tidak semua tagar yang menjadi tranding topic di twitter menuai komentar positif dari warganet, setidaknya itulah yang terjadi pada tagar #SawitBaik yang menjadi tranding topic di twitter pada hari Senin, 16 September 2019. Berbagai kecaman serta komentar kontra dilontarkan warganet di twitter.

Tagar #SawitBaik mulai diposting oleh akun twitter @SawitBaikID, akun ini sendiri selalu menyajikan konten kampanye yang berisi informasi tentang kelapa sawit yang diklaim didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).


Baca Juga: Indonesia Darurat Kabut Asap, Pemerintah Daerah Dinilai Lamban

Tranding Topik Twitter, #SawitBaik Tuai Kecaman Warganet!Source: kompas.com
85 % areal kebakaran hutan di luar konsesi sawit

Warganet banyak yang mempersoalkan tagar #SawitBaik ini muncul lantaran dianggap tidak menunjukan sikap simpati dan empati terhadap permasalahan kebakaran hutan yang melanda Kalimantan.




Baca Juga: Berkostum "Pahlawan" Ikut Memadamkan kebakaran Hutan di Riau

Bahkan sebuah akun Twitter dengan username @Giveawaylagi justru mengadakan kuis bertagar #Sawitbaik berhadiah bagi warganet




Aksi kecaman warganet di twitter ini bukan tanpa sebab, karena data hasil analisis dari situs https://fires.globalforestwatch.org/map/ tentang titik api di Indonesia dari tanggal 1 Agustus sampai 14 September 2019, menunjukkan bahwa titik api atau identik dengan lokasi kebakaran hutanterjadi di luar kawasan konsesi sawit atau hutan industri. Sebanyak 85 persen areal kebakaran di luar konsesi sawit.

Baca Juga: 5 Asteroid Raksasa yang Akan Mendekati Bumi di Bulan September Ini

Tidak hanya itu saja, Kepala BNPB mendapatkan laporan dari Bupati Pelalawan bahwa 80 persen wilayah kebakaran hutan dan lahan selalu berubah menjadi lahan perkebunan sawit atau tanaman industri lainnya. 

Dikutip dari siaran pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dari pengamatan Kapolri, areal yang kebakar hanya hutan saja, sedangkan areal kebun sawit dan tanaman lainnya tidak terbakar.