Rahasia Mengapa TNI Selalu Juara Dunia Menembak, Ini Faktanya!

Aug 19, 2019 4:00 AM

Prajurit TNI AD mencatatkan prestasi gemilang sekaligus mengharumkan Indonesia di pentas internasional. Hal ini dibuktikan TNI merebut juara umum lomba menembak bertajuk Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM). Hebatnya, TNI AD berhasil 12 kali berturut-turut juara tembak AASAM. Apa rahasia TNI selalu juara menembak? Berikut ulasannya:

1. Menjiwai dalam Penggunaan Senjata


Menjiwai dalam Penggunaan SenjataSource: RiauOnline
Prajurit TNI waji menjiwai senjata.

TNI AD berhasil merebut juara umum lomba tembak pada tahun 2016 dengan meraih 23 medali emas. Kepala Penerangan Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang masih dijabat oleh Letnan Kolonel Heru Dwi Wahana mengungkapkan, salah satu rahasianya adalah penjiwaan. Setiap prajurit sejak menjadi bagian dari TNI sudah diwajibkan untuk menjiwai senjata yang dimiliki, di samping fasilitas pelatihan yang semakin memadai. Kondisi inilah yang diyakini bisa membuat para prajurit TNI mampu berbuat banyak di pentas internasional. Dengan mengetahui kemampuan senjatanya, pemiliknya mampu mengetahui kekurangan atau kelebihan senapan yang dibawa.

Baca juga: 6 Pasukan Elite TNI Ini Bikin Musuh Pikir Dua Kali!

"Prajurit itu dengan senjata dibiasakan seakan sudah menjiwai, jadi setiap prajurit senjata yang digunakan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Kalau di luar negeri ada senjata bagus (prajuritnya) tinggal terima. Kalau kita bisa utak atik sehingga bisa punya jiwa," ungkap Heru saat berbincang dengan awak media. Sedangkan kemampuan prajurit sudah diasah sejak dini ketika diterima dan menjadi bagian dari keluarga besar TNI AD. Mereka yang dinilai berbakat, terutama dalam hal tembak menembak langsung diberi pelatihan yang terus menerus hingga memiliki keahlian dibandingkan prajurit lainnya.

"Kita punya pelatih yang sudah biasa. Bisa pilih-pilih berdasarkan naluri. Pelatih kita hebat-hebat juga, jika ketemu (prajurit berbakat) bisa dikembangkan, karena mereka memiliki pengalaman cukup," lanjutnya.


2. Menggunakan Senjata Asli Buatan Indonesia


Menggunakan Senjata Asli IndonesiaSource: Indomiliter.com
TNI gunakan senjata buatan Indonesia.

cSenjata yang digunakan antaranya senapan SS2-V1 Heavy Barrel dan karaben SS2-V2 Heavy Barrel. SS-2 V2 HB dioperasikan dengan gas operated, keunggulan SS-2 punya sifat yang low recoil (minim hentakan). Material senjata dibuat dari bahan alumunium alloy yang ditempa , menghasilkan sosok senjata yang kuat namun ringan dari aspek bobot. Konstruksi senjata dihubungkan dalam dua pin yang memudahkan untuk membongkar dan melakukan pemeliharaan pada senjata. Ujung laras SS-2 dilengkapi flash hidder untuk mengurangi efek cahaya hasil proses penembakan. SS-2 V2 HB menawarkan pilihan mode penembakkan, mulai dari aman, tunggal, dan full otomatis.

Baca juga: Wow! Rusia Sukses Luncurkan Kapal Selam Terpanjang di Dunia


3. Dipilih Penembak Terbaik


Dipilih Penembak TerbaikSource: Merdeka
Penembak terbaik dari Indonesia

TNI AD keluar sebagai juara umum lomba tembak AASAM tahun 2017 setelah meraih 28 medali emas, 6 medali perak dan 5 medali perunggu di berbagai materi lomba tembak, baik beregu maupun perorangan yang diperebutkan. Penembak terbaik diraih petembak dari kontingen Indonesia atas nama Serda Woli Hamsan yang keseharian berdinas di Detasemen Markas (Denma) Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat yang menorehkan prestasi yang gemilang di ajang internasional lomba tembak AASAM tahun 2017.

Baca juga: Mengenal Kehebatan Tank Leopard 2RI Milik TNI AD, Indonesia Makin Disegani Bangsa-bangsa Lain


4. 12 Kali Juara Umum ASAAM 2019


12 Kali Juara Umum ASAAM 2019Source: TNI AD
TNI kembali menorehkan prestasi.

TNI kembali menorehkan prestasi gemilang diajang menembak tingkat dunia. TNI AD dinyatakan sebagai Juara Umum Lomba Tembak AASAM Tahun 2019, dengan memperoleh 21 medali emas, 14 perak, dan 10 perunggu. TNI AD berhasil Juara 12 kali berturut-turut pada Lomba Tembak AASAM 2019 Australia. 3 Orang petembak TNI AD keluar sebagai juara pada Match Championship 104 ini yaitu Sertu Woli sebagai Juara 1, Sertu Misran sebagai Juara 2 dan Kopda Arifin sebagai Juara 3.