Kulit Ayam Dianggap Tidak Sehat, Benarkah?

May 21, 2019 12:01 PM

Kulit ayam, khususnya yang dimasak dengan gurih memakai tepung, tentu sangat disukai oleh orang banyak. Rasanya yang begitu lezat tentu sulit untuk ditolak oleh orang banyak. Namun konon katanya, mengonsumsi kulit ayam dengan cara yang tidak benar bisa membahayakan kesehatan, benarkah?

Bagi sebagian orang, kulit ayam adalah makanan yang wajib untuk dilewatkan karena beranggapan bahwa kandungan lemak di dalamnya dapat sangat membahayakan kesehatan. Namun nyatanya, mengonsumsi kulit ayam tidaklah yang seburuk diduga sebelumnya, kamu bisa mempelajari sejumlah faktanya di sini.

1. Kandungan lemak dalam kulit ayam

Ini adalah alasan utama orang-orang menghindari untuk mengonsumsi kulit ayam. Anggapan bahwa kulit ayam mengandung lemak memanglah betul, namun lemak di dalamnya lebih banyak terkandung jenis lemak yang baik (lemak tak jenuh) dibandingkan dengan lemak jahat (lemak jenuh), berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan oleh Harvard School of Public Health. 

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Bedanya Mie Ayam dengan Mie Yamin

Bahkan, Departemen Pertanian Amerika Serikat mengklaim bahwa 1 ons kulit ayam hanya mengandung 3 gram lemak jenuh, sedangkan lemak tak jenuhnya berjumlah 8 gram.

Itu berarti, kulit ayam tidak akan membahayakan kesehatan jantung, dengan catatan, kamu mengonsumsinya tidak dengan jumlah yang berlebihan. Hal ini karena kandungan lemak tak jenuh di dalamnya yang lebih besar dapat meningkatkan kesehatan jantung, plus menurunkan tekanan darah dan juga kadar kolesterol.

2. Menjaga kelembaban dan tingkatkan aroma

Memakan ayamSumber: istockphoto.com
Mengonsumsi ayam dengan kulitnya meningkatkan nafsu makan.
Penelitian yang sama dari Harvard juga mengklaim bahwa memasak ayam bersamaan dengan kulitnya akan membantu menjaga kelembaban dagingnya. Memasak ayam bersamaan dengan kulitnya menjaga rasanya menjadi lebih lezat, sehingga memuaskan nafsu makan kamu. Kepuasan tersebut dapat membuat nafsu makan terkendali dan mencegah kamu untuk makan secara berlebihan dari konsumsi makanan yang tidak sehat.

3. Jangan ditambahkan banyak garam

Rasa kulit ayam sendiri sudah terasa gurih, maka lebih baik kamu tidak perlu menambahkan terlalu banyak garam dalam masakan kamu. Konsumsi garam yang terkendali akan sangat baik untuk kesehatan jantung dan tekanan darah kamu. Jadi lebih baik hindarilah mengonsumsi ayam dengan lebih banyak garam.

Bagaimana cara mengonsumsi kulit ayam yang sehat

Mengonsumsi ayamSumber: scmp.com
Mengonsumsi ayam sebaiknya dengan cara yang sehat.

Mengonsumsi kulit ayam tidak sepenuhnya buruk dan bagi kamu yang sebelumnya sangat menjauhinya, mungkin tidak perlu dihindari lagi. Kulit ayam ternyata bisa memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan kamu, selain memuaskan nafsu makan. Namun demikian, ada aturan dalam mengonsumsi kulit ayam agar malah tidak mendatangkan kerugian bagi tubuh kamu. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dicatat ketika kamu mengonsumsi kulit ayam:

1. Jangan mengonsumsinya secara berlebihan

Meskipun kulit ayam mengandung lebih banyak lemak yang baik ketimbang yang jahat, namun tetap saja, kamu harus memerhatikan jumlah asupan yang masuk ke dalam tubuh, sebab jika terlalu banyak juga tentu tidak akan mendatangkan manfaat bagi tubuh kami, malah yang terjadi adalah sebaliknya.

2. Jangan memasak kulit ayam dengan kering

Memasak kulit ayam dengan kering tentu akan menghilangkan kandungan gizi yang ada di dalamnya dan malah bisa membahayakan kesehatan. Cara terbaik untuk menikmati kulit ayam adalah dengan menggorengnya agak renyah atau merebusnya sebagai bagian dari sop.

3. Jangan memasak kulit ayam dengan tepung

Kulit ayam tepungSumber: yummy.ph
Kulit ayam yang ditepung paling digemari.
Kulit ayam dengan tepung adalah favorit semua orang, namun faktanya, tepung akan membuat lebih banyak minyak terserap ke dalam kulit, sehingga yang terjadi adalah kulit ayam malah mengandung lebih banyak lemak dan kalori.

Baca juga: Kenapa Ayam Goreng Makanan yang Paling Sering Dihidangkan?

4. Keringkan kulit ayam di kertas minyak setelah digoreng

Melakukan hal ini akan membantu menghilangkan minyak berlebih yang terkandung di dalam kulit ayam, jadi kandungan lemak kulit ayam yang digoreng bisa lebih rendah.