Tidur dengan Rambut Lembab Berbahaya Bagi Kesehatan? Ini Penjelasannya!

Apr 22, 2019 10:00 AM

Apakah kamu rajin mandi dan keramas di malam hari? Atau setelah kehujanan di luar dan sudah lelah akhirnya tertidur pulas dengan keadaan rambut masih lembab?

Mungkin banyak dari kita yang memiliki kebiasaan untuk mandi terlebih dahulu menjelang tidur di malam hari. Tak hanya menyegarkan, tubuh juga jadi bersih setelah lelah seharian beraktifitas. Selain membersihkan tubuh dari keringat dan kotoran, rambut pun tidak lupa untuk dikeramas dengan shampoo.

rambut basahIlustrasi rambut basah. (Photo: pixabay)

Tak jarang pula mungkin, karena sudah lelah dan mengantuk, kita jadi malas untuk menunggu rambut sampai kering. Dan akhirnya, tertidur pulas dengan keadaan rambut yang masih agak basah atau lembab. Atau, yang terlalu malas untuk mengeringkan rambutnya setelah kehujanan, memutuskan untuk tidur saja karena sudah lelah beraktivitas seharian.

Baca juga: Waspada, Bahaya Ini Bisa Terjadi Jika Kamu Tidak Pernah Keramas!

Ada sebuah anggapan di masyarakat bahwa tidur dengan keadaan rambut seperti demikian berbahaya bagi kesehatan. Benarkah begitu? Apakah ini benar-benar fakta medis atau sekedar mitos?

Diberitakan Liputan6.com, Dr. William Schaffner dari Vanderbilt University Medical Center, Amerika Serikat mengatakan bahwa hal tersebut hanya cerita yang dibuat-buat agar seseorang tidak terkena flu.

Schaffner mengatakan bahwa tidur dengan keadaan rambut basah memang bisa menyebabkan seseorang terkena flu biasa. Namun, dia tidak setuju bila hal itu dikaitkan dengan penyebaran bakteri dan virus berbahaya.

Rumor lain yang beredar yaitu tidur dengan keadaan rambut masih basah bisa menyebabkan bakteri berbahaya menempel di lantai. Schaffner membantahnya, menurutnya bakteri dan virus penyebab penyakit tidak begitu saja muncul.

Baca juga: Ternyata Hairdryer Tidak Baik Untuk Kesehatan Rambut

Tapi di sisi lain, sebuah penelitian menunjukan bahwa bantal, terutama yang berbahan sintetis dapat menjadi media penampung jamur yang dapat memicu alergi dan asma. Ahli alergi bernama Dr. Payel Gupta mengatakan bahwa jamur tersebut dapat berkembang dengan baik di lingkungan yang lembab.

rambutMengeringkan rambut. (Photo: pixabay)

Gupta mengatakan bahwa sejauh ini memang belum ada bukti yang menunjukan bahwa tidur dengan keadaan rambut masih lembab atau basah dapat membuat seseorang terkena alergi atau asma. Meski begitu kata dia, kita wajib waspada bila terbangun dalam keadaan mata berair, hidung tersumbat, mengalami masalah pernapasan, atau lain sebagainya. Ada baiknya rutin mengganti seprai dan sarung bantal setidaknya seminggu sekali.

Baca juga: Inilah Penyebab Munculnya Uban Padahal Masih Muda

Fokus ke masalah kesehatan rambut itu sendiri, Dr. Adam Friedman dari George Washington University School of Medicine and Health Sciences di Amerika Serikat mengutarakan bahwa sebenarnya semua hal kita lakukan sehari-hari dapat merusak rambut. Mulai dari menyisir rambut, mewarnainya, hingga saat terkena sinar matahari. Karenanya, menggunakan pelembab alias kondisioner sangat dianjurkan untuk memulihkan kerusakan pada rambut kita.

(ruw)