Tiba di Istana, Bos Gojek Nadiem Makarie Jadi Menteri Ekonomi Digital?

Oct 21, 2019 3:30 AM

Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin telah resmi dilantik sebagai presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024, Minggu (20/10) kemarin. 

Setelah dilantik, hari ini rencananya akan diumumkan pembantu presiden atau menteri. Beberapa nama yang sebelumnya disebut-sebut akan menempati posisi menteri, seperti mantan Ketua Mahkamah Konstitusi yang juga ahli hukum tata negara, Mahfud MD, dan Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, dan yang menjadi sorotan ialah bos Gojek, Nadiem Makarie, sudah hadir ke Istana dengan mengenakan kemeja putih.

Mengenakan kemaja putih dan langsung engendai mobil golf (golf car), Nadiem Makarie tiba di Istana pukul 10:15 WIB. Kabarnya Nadiem Makarie dipilih Jokowi sebagai Menteri Ekonomi Digital.

Baca Juga: Mercedes-Benz S600 Guard, Resmi Menjadi Mobil Dinas Baru Pak Jokowi!


Nadiem Makari Source: Antara
Nadiem Makari

"Saya dipanggil Presiden," kata dia, kepada pers, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10), "nanti ditanya Presiden ya."

Nama Nadiem Makari identik dengan Gojek. Hadir di Indonesia hampir satu dekade lalu, perusahaan yang dibangun oleh Nadiem Makari dan kawan-kawan kini telah menjadi Decacorn (julukan bagi startup yang memiliki valuasi di atas US$ 10 miliar). Laki-laki lulusan Sekolah Bisnis Universitas Harvard ini lahir di Singapura pada 4 Juli 1984. Nadiem Makari merupakan putra dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Alqadrie.  

Sedikit Bocoran


Dalam media sosial resminya, Jokowi mengumumkan bahwa susunan kabinet pemerintahan periode mendatang sudah rampung. Mereka tersebar di semua bidang pekerjaan dan profesi: akademisi, birokrasi, politisi, santri, TNI, dan polisi.


jokowiSource: Kompas
Jokowi

Jokowi mengatakan bahwa para menteri terpilih adalah sosok yang inovatif, produktif, pekerja keras dan cepat. Mereka yang terpilih ialah siapa yang tidak terjebak rutinitas yang monoton. 

Baca Juga: Cinta Otomotif, Ini Deretan Tunggangan Presiden Joko Widodo

Tugas mereka nantinya bukan hanya membuat dan melaksanakan kebijakan, namun juga memastikan masyarakat menikmati pelayanan dan hasil pembangunan.