Benarkah Indonesia Dijajah Selama 350 Tahun Oleh Belanda? Ini Faktanya!

Aug 17, 2019 2:00 AM

Di pelajaran sejarah yang ada dan dipelajari di sekolah, kita pasti tahu bahwa Indonesia merdeka pada tahun 1945 dan pernah dijajah selama 350 tahun oleh Belanda. Kurun waktu dijajah selama 350 tahun oleh Belanda bisa dikatakan Bangsa Indonesia telah memperebutkan kemerdekaannya dari tangan penjajah dengan waktu yang lama. 

Namun, selama ini pernahkah kita bertanya mengenai kebenaran dari sejarah yang selama ini kita ketahui, sesungguhnya berapa lama Indonesia dulu menjadi negara terjajah, dan benarkah Indonesia dijajah selama 350 tahun oleh Belanda? Seperti apakah faktanya? Yuk simak ulasan Infia.co berikut ini!


Dijajah Oleh Belanda Selama 350 tahun?


Benarkah Indonesia Dijajah Selama 350 Tahun Oleh BelandaSource : tribunnews.com
Bung Karno, presiden pertama Indonesia

Dalam pidatonya tahun 1950, Presiden Soekarno pernah menyerukan bahwa bangsa Indonesia telah dijajah selama 350 tahun. Sepertinya banyak guru sejarah dan buku pelajaran yang selama ini ada dan dipelajari para siswa di sekolah juga menyatakan hal demikian. Tapi, apakah benar Indonesia dijajah selama 350 tahun oleh Belanda?

Baca Juga: Bagaimana Sejarah Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Negara Kita?


Benarkah Indonesia Dijajah Selama 350 Tahun Oleh BelandaSource : youtube.com/kokbisa
Berapa lama Indonesia dijajah?


Ternyata, jika diteliti dari segi hukum dan sejarah kolonial, Indonesia ternyata tidak dijajah selama 350 tahun seperti yang selama ini banyak diketahui orang. Hal ini dibuktikan oleh studi seorang ahli hukum keturunan Belanda dan Jawa, Gertrudes Johan Resink. Faktanya, Belanda mempopulerkan pernyataan ini untuk mengukuhkan kembali kekuasaan di Hindia Belanda yang sempat diambil alih oleh Inggris.


Benarkah Indonesia Dijajah Selama 350 Tahun Oleh BelandaSource : gu-buk.net
350 tahun dihitung sejak abad ke 16.


Melalui kurikulum pendidikan saat itu, Belanda mencoba menanamkan anggapan bahwa Indonesia telah mereka kuasai sejak kedatangan Cornelis De Houtman. Hal ini dikukuhkan ucapan gubernur jenderal De Jonge tahun 1930-an, bahwa Belanda telah berkuasa di Hindia Timur sejak hampir 300 tahun yang lalu, dan akan tetap demikian hingga 300 tahun berikutnya. Hal inilah yang membuat banyak orang percaya dan meyakini jika Indonesia dijajah selama 350 tahun oleh Belanda.

Baca Juga: 7 Alutsista Canggih Milik TNI, Salah Satunya Jet Termahal di Dunia!

Padahal, saat Cornelis de Houtman pertama kali berlayar ke Nusantara tahun 1596, Belanda hanya bertujuan untuk berdagang rempah-rempah, bukan berniat untuk membuat Indonesia dijajah. Sementara itu, menjajah berarti menguasai atau memerintah suatu negeri atau daerah. Hal ini kemungkinan baru terjadi saat Belanda mendirikan VOC pada tahun 1602. VOC adalah kongsi dagang plus-plus, yang bukan cuma bisa berdagang, tapi juga mengerahkan pasukan bersenjata untuk melancarkan misinya!


Benarkah Indonesia Dijajah Selama 350 Tahun Oleh BelandaSource : kotasubang.com
Kedatangan VOC.


Jadi, jika Belanda mulai menjajah sejak 1602, diinterupsi pendudukan Inggris selama 5 tahun, hingga kemudian dilanjutkan kembali oleh Belanda sampai 1942, dan terakhir, diteruskan oleh Jepang hingga 1945. Maka faktanya, Indonesia hanya dijajah selama 343 tahun! Sebenarnya, hampir 350 tahun, tapi hanya kelebihan 7 tahun. Anggapan Indonesia dijajah selama 350 tahun oleh Belanda tidak sepenuhnya benar.


Darimanakah Munculnya Nama Indonesia?


Tapi... tunggu dulu. Indonesia? Sebenarnya, nama Indonesia belum terlalu populer hingga Sumpah Pemuda tahun 1928. Indonesia bahkan baru resmi digunakan sebagai nama negara kita tahun 1945. Jadi, sebagai sebuah negara, Indonesia seharusnya belum pernah terjajah sama sekali oleh Belanda. Mengapa bisa begitu?

Baca juga: Sama-sama Merah Putih, Apakah Bendera Indonesia Meniru Monaco?


Nama Indonesia yang kita kenal sekarang baru populer saat sumpah pemuda. Lantas, orang sebelum itu menyebut negeri ini dengan nama apa dong?Source : youtube.com/kokbisa
Asal usul nama Indonesia.

Sebelum menjadi sebuah negara, rangkaian kepulauan Indonesia yang kita kenal sekarang disebut sebagai Hindia Timur atau Hindia Belanda, tentunya minus Timor Leste dan Papua Barat. Nama Hindia Belanda itu sendiri dipilih untuk membedakan dengan Hindia Barat atau India, yang saat itu dikuasai oleh Inggris. Jadi secara teori bisa dikatakan jika Indonesia belum pernah dijajah selama 350 tahun oleh Belanda, karena saat itu nama Indonesia sendiri belum muncul atau secara resmi digunakan untuk nama negara kita sekarang.

Jauh sebelum masuknya bangsa Eropa ke Tanah Air, yang ada bahkan hanyalah kerajaan dan kesultanan. Resink menemukan bahwa semua wilayah tersebut tidak langsung berhasil diduduki oleh Belanda. Contohnya, hingga awal abad ke-20, wilayah Siak, Goa, Kutai, dan Sumba masih berstatus setara dengan Belanda, meski kadang terikat perjanjian-perjanjian tertentu. Baru setelah Bali menyerah pada tahun 1904, disusul kekuatan besar seperti Kesultanan Aceh tahun 1912, Indonesia sebagai bangsa akhirnya bisa dibilang terjajah sepenuhnya.

Baca Juga: Inilah 25 Uang Koin Kuno Indonesia dengan Harga Termahal


Indonesia dijajah selama 350 tahun oleh Belanda.Source : silumanpisces.blogspot.com
Peta kerajaan-kerajaan besar di Indonesia

Jika benar begitu, kenapa Soekarno masih berpidato bahwa Indonesia dijajah 350 tahun oleh Belanda? Sejak pertama kali mendarat, bangsa Barat telah berniat untuk memonopoli perdagangan, bahkan tidak segan untuk menggunakan kekerasan. Sejak saat itu, bangsa Indonesia tidak lagi bisa berdagang ke mana saja dan harus hidup dalam rasa takut. 

Mungkin, makna inilah yang ingin disampaikan Soekarno sehingga rakyat Indonesia mau bersatu padu untuk memperjuangkan kemerdekaan, dan berkat perjuangan para pahlawan yang penuh keringat, darah, dan air mata, sekarang kita bisa menikmati aneka kebebasan, seperti kebebasan mengakses informasi seluas-luasnya di era kemerdekaan seperti sekarang ini. 

Sayangnya, kebebasan tersebut juga membuat kita mudah menemukan banyak informasi kurang bermanfaat di luar sana. Karena kemerdekaan di era modern tidak lagi diperjuangkan menggunakan senjata, melainkan kecerdasan, pikiran yang terbuka, serta kerja nyata! MERDEKA!