3 Teknologi Militer Ini Banyak Digunakan di Kendaraan Pribadi!

Aug 25, 2019 8:00 AM

Sekarang ini berkendara bisa sangat menyenangkan. Kamu misalnya gak perlu cemas tersesat karena sudah ada GPS. Saat parkir juga gak perlu lagi was-was bumper belakang bakal menyenggol warung tetangga, sebab sudah ada sensor parkir dan bahkan kamera mundur.

Namun, tahu gak sih, kalau banyak fitur canggih tersebut awalnya bukan diciptakan untuk keperluan otomotif, melainkan untuk kepentingan militer. Nah, ini daftar teknologi yang dulunya diciptakan untuk militer yang kini banyak digunakan di kendaraan pribadi.

1. Global Positioning System (GPS)


3 Teknologi Militer Ini Kini Digunakan di Kendaraan PribadiSource : google.co.id/maps
GPS

Tak banyak yang tahu kalau GPS dulunya diciptakan bukan untuk kebutuhan mengemudi. GPS yang dulu bernama NAVSTAR GPS adalah teknologi milik Amerika Serikat.

Teknologi ini dibuat pada 1973 oleh Departemen Perlindungan AS. Baru tahun 80-an teknologi ini dibuka untuk sipil. Namun, baru pada 1995 seluruh fitur GPS bisa beroperasi secara penuh, seperti yang sudah kita gunakan saat ini.

Dulu, teknologi ini digunakan untuk memandu kapal perang atau bisa juga mengarahkan rudal yang ditembakkan ke target, dikenal sebagai TRANSIT saat masih dikembangkan pada 1960.         

Baca Juga: 5 Supercar dengan Bodi Mobil dari Serat Karbon! Ringan Banget!

2. Anti-Lock Braking System (ABS)


3 Teknologi Militer Ini Kini Digunakan di Kendaraan PribadiSource : biovolttechblog.com
ABS

Sistem yang sekarang membantu kendaraan agar mampu mengerem secara lebih cepat tanpa membuat kendaraan tergelincir ini diadopsi dari teknologi pesawat terbang, lho. ABS pertama kali dikembangkan tahun 1920 oleh Gabriel Voisin selaku pabrikan otomotif dan pesawat terbang asal Prancis.

Pada saat itu, sistem ABS juga digunakan untuk membantu pesawat melakukan pengereman agar mampu lebih cepat berhenti di landasan. Intinya cara kerjanya sama ya, guys.

Baca Juga: Identik Sebagai Alutsista Militer, Indonesia Beli Airbus A400M Untuk Kebutuhan Logistik?

3. Turbocharger


3 Teknologi Militer Ini Kini Digunakan di Kendaraan PribadiSource : airpowerworld.info
Turbo

Ide pembuatan turbocharger berawal dari seorang insinyur asal Swiss bernama Alfred Buchi. Teknologi ini dipatenkan pada 1905. Namun, realisasi pembuatan teknologi dan perangkaiannya pada mesin baru terjadi pada saat Perang Dunia I, yaitu ketika Insinyur Prancis Auguste Rateau memasang turbo ini pada mesin Renault untuk pesawat.

Pada 1918, insinyur General Electric, Sanford Moss, kembali menyematkan turbocharger dengan tambahan blower pada mesin pesawat, yakni mesin V12 pesawat Liberty, yang saat itu fungsi blowernya bukan untuk meminimalisir gas buang seperti pada mobil masa kini, melainkan untuk mempertahankan tekanan udara.

Baca Juga: Semakin Canggih, Inilah 5 Teknologi Transportasi yang Terus Dikembangkan di Amerika Serikat

Agak mengejutkan ya betapa alat, mesin, atau teknologi yang sekarang banyak diterapkan pada dunia otomotif, dulunya diciptakan hanya untuk militer, terutama pada pesawat terbang.