Terlalu Sering Menggunakan Obat Kumur Meningkatkan Risiko Diabetes

May 4, 2020 6:03 AM

Penggunaan obat kumur biasa menjadi pilihan untuk mengurangi bau dan membersihkan mulut. Namun, rupanya terlalu menggunakan obat kumur dengan keliru dapat membahayakan kesehatan kamu. Menurut penelitian terbaru, menggunakan obat kumur minimal 2 kali setiap hari justru dapat meningkatkan risiko diabetes, bagaimana bisa?

Para ilmuwan di The San Juan Overweight Adult Longitudinal Study (SOALS) melakukan survei terhadap 1.206 orang dengan obesitas yang berusia 40-65 tahun. Uniknya, mesti berstatus obesitas, seluruh partisipan yang terlibat dinyatakan tidak mengidap diabetes (pre-diabetes) ataupun penyakit kardovaskular pada awal masa studi.

Baca Juga: Kurangi Risiko Diabetes, Ganti Nasi dengan 5 Makanan ini

Selama masa penelitian, partisipan diminta untuk menggunakan obat kumur. Sekitar 43% dari mereka menggunakan obat kumur hanya 1 kali dalam sehari. Sementara 22% lainnya menggunakan obat kumur setidaknya 2 kali sehari.

Terlalu Sering Menggunakan Obat Kumur Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes Penemuan ilmiah tentang bahaya obat kumurSource: steemit.com
Bakteri baik dan buruk dalam mulut

Faktor-faktor penunjang, seperti latar belakang profesi, pendidikan, kebersihan mulut, kondisi kesehatan mulut, ada atau tidaknya gangguan tidur, pola makan, obat-obatan apa saja yang dikonsumsi, serta kadar glukosa dari setiap partisipan juga dipertimbangkan. Tiga tahun kemudian, penelitian melaporkan temuan yang menarik. Hasilnya, peserta yang menggunakan obat kumur 2 kali atau lebih dalam sehari mengalami peningkatan risiko diabetes sebesar 55%.

Obat kumur mengandung senyawa antibakteri, seperti klorheksidin. Di satu sisi, klorheksidin dapat mencegah gingivitis, kerusakan gigi, dan sejumlah masalah kesehatan mulut. Sayangnya, senyawa ini juga dapat menghancurkan bakteri mulut 'baik', yang penting untuk pembentukan nitrat oksida.

Baca Juga: Ini Lho Bahaya Tidak Sikat Gigi Pada Malam Hari!

SOALS menyatakan bahwa pengguna obat kumur harus berhati-hati terhadap bahan antibakteri yang merusak reduksi bakteri nitrat oral. Nitrat oksida (NO) berperan penting dalam mengoptimalkan produksi insulin dalam tubuh manusia untuk mengontrol kadar gula darah.

Terlalu Sering Menggunakan Obat Kumur Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes Penemuan ilmiah tentang bahaya obat kumurSource: www.medicalnewstoday.com
Diabetes

Jadi, orang yang terlalu sering menggunakan obat kumur akan memiliki sedikit bakteri nitrat oral. Akibatnya, masalah peradangan di rongga mulut lebih mudah terjadi. Pada akhirnya, kondisi ini menimbulkan masalah pada sistem produksi insulin. Ketika insulin tidak berfungsi sebagaimana mestinya, risiko diabetes meningkat. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan di Jurnal Nitric Oxide.

Lalu, bagaimana solusinya? Kamu tidak harus menghentikan penggunaan obat kumur. Untuk mencegah efek buruknya, pilihlah obat kumur yang tepat dengan meminta saran dokter. Bagi Kamu yang ingin menghindari bau mulut dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya pilihlah obat kumur dengan kadar alkohol yang lebih ringan. Obat kumur dengan kandungan alkohol yang kuat cenderung memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Tingkat keasaman ini dapat menyingkirkan bakteri jahat dalam mulut. Namun, di sisi lain jika digunakan dalam kurun waktu yang lama, kandungan asamnya akan membunuh bakteri baik, bahkan bisa melelehkan gigi.

Batasi penggunaan obat kumur. Gunakan beberapa kali saja dalam seminggu dan gunakan hanya saat pagi hari. Untuk mendapatkan kesehatan mulut yang maksimal, cukup rutin menggosok gigi kamu. Selain itu, makan makanan yang kaya nitrat juga bisa meningkatkan kesehatan gigi kamu. Makanan yang kaya nitrat, antara lain stroberi, raspberry, bayam, selada, dan buah bit.

Baca Juga: Menghilangkan Bau Mulut Dengan Kerokan Lidah, Apakah Efektif?