Terlalu Lama Duduk Bikin Gemuk

Jan 24, 2019 6:56 AM

Dalam sehari kita menghabiskan waktu sekiranya 7 jam untuk duduk. Bagi seorang pekerja kantoran, penjahit dan profesi lainnya, duduk dalam waktu lebih dari 3 jam menjadi hal yang sangat biasa. Seorang pekerja akan mulai duduk di bangku dimulai pukul 8 pagi hingga jelang makan siang dilanjutkan sampai pukul 6 sore, perhatikan berapa jam yang mereka habiskan untuk duduk. Belum lagi, lamanya perjalanan akibat macet saat menuju tempat kerja semakin menambah jam kita untuk duduk.

Tentu hal ini sangat disayangkan, mengingat kebiasaan duduk terlalu lama dapat menggangu sistem metabolisme tubuh dan mengakibatkan risiko dalam jangka waktu panjang. Misalnya saja, jantung, kanker, diabetes sampai obesitas.

Ketika duduk aktivitas lebih banyak dilakukan oleh tangan dan otak. Sementara bagian paha sampai ujung kaki hanya akan mendapat gerakan ringan. Hal ini membuat terjadinya penumpukkan lemak dan memperlambat proses peredaran darah dalam tubuh. 

Posisi tegap saat duduk juga membuat kondisi pencernaan akan lebih cepat merasa lapar. Minimnya respon pada gerakan kaki terus memerintahkan otak untuk melakukan kegiatan ringan lainnya, seperti makan. Makan sambil duduk akan semakin menumpukkan lemak karena minimnya aktivitas untuk membuang energi yang terus terisi. Makanya enggak heran, kalau terlalu sering makan sambil duduk akan mengalami pengumpulan lemak yang signifikan pada bagian perut, pinggul dan paha. 

Hal itu pula yang disampaikan Ahli energi metabolisme dari University of Massachusetts Amherst, Barry Barun, bahwa seseorang yang terlalu banyak duduk akan cenderung mengalami obesitas lebih tinggi daripada seseorang yang melakukan aktivitas berdiri. 

Meskipun kamu sering melakukan olahraga, kebiasaan duduk terlalu lama akan lebih mendominasi dampak buruk yang akan terjadi pada kesehatan. Ketika duduk, otot-otot akan lebih sedikit bekerja dalam melakukan pembakaran lemak. Untuk mengatasi semua permasalah tersebut, sebaiknya kamu melakukan olahraga ringan setiap hari sebagai usaha membakar penumpukan lemak di dalam tubuh. Misalnya joging di area parkir, turun naik menggunakan tangga, stretching seperti squad, push up, back up.

Selanjutnya, pilihlah gelas yang tidak terlalu besar, agar kamu bisa bolak-balik mengambil air di pantry atau jalan-jalan mengunjungi meja rekan kerja. Meskipun dekat, kalau sering bisa membantu meningkatkan kinerja otot. Luangkanlah waktu 10-15 menit untuk jalan kaki, gerakan kaki bisa membantu lemak menumpuk lebih banyak. 

Mulai sekarang cobalah untuk lebih peduli pada hal-hal kecil meskipun terkesan sepele. Karena dari hal kecil ituah semua kemungkinan risiko buruk bisa berkembang. Mumpung masih muda, kita lakukan banyak gerakan yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita. Dan, yang paling penting cukupi kebutuhan cairan tubuh setiap harinya, perbanyak konsumsi air putih agar risiko kebiasaan duduk terlalu lama bisa dihindari.(ayi)