Terlalu Banyak Makan Wortel Bisa Membuat Kulit Jadi Oranye

Aug 20, 2019 5:00 AM

Wortel merupakan sayuran berwarna jingga atau oranye yang banyak disukai karena rasanya enak dan kaya manfaat. Selain itu, wortel juga mudah untuk diolah, baik direbus, dibuat jus, menjadi bahan tambahan pada masakan lainnya, dan bahkan bisa dikonsumsi dalam keadaan mentah.

Dari berbagai penelitian, sudah tidak diragukan lagi bahwa manfaat wortel sangat banyak bagi kesehatan karena kandungan karoten dan zat gizi lain di dalamnya. Mengonsumsi wortel untuk mencukupi kebutuhan vitamin A juga sangat dianjurkan. Tapi, jangan mengonsumsi wortel secara berlebihan ya karena memakan terlalu banyak wortel, ternyata dapat membuat kulit jadi oranye.

Baca Juga: Awas! Inilah yang Terjadi Jika Seseorang Terlalu Banyak Mengkonsumi Protein

Hal ini dikarenakan wortel yang tinggi akan kandungan beta-karoten, sebuah pigmen natural yang memberi tanaman akar-akaran tersebut warna oranye alami. Ketika kamu mengonsumsi terlalu banyak wortel, atau ubi, atau labu, atau berbagai bahan makanan lain yang tinggi karoten, kelebihan beta-karoten tersebut akan memasuki aliran darah, dan tersimpan di bawah kulit. Inilah yang menyebabkan warna kulit menjadi oranye, kuning, jingga atau bahkan emas jika mengonsumsinya secara berlebihan.


Terlalu Banyak Makan Wortel Bisa Membuat Kulit Jadi Oranye Ini alasannyaSource: twitter.com
carotenemia

Ini adalah kondisi medis yang dinamakan ‘carotenemia’. Efek ini biasanya akan pertama muncul pada hidung dan/atau telapak tangan, yang menjadi alasan mengapa bayi sesekali terlihat memiliki hidung berwarna jingga. Tidak hanya akan membuat kulit kamu akhirnya berubah menjadi kekuning-kuningan atau kejingga-jinggaan, karoten juga selanjutnya akan dibuang oleh tubuh melalui feses dan urin, yang pada kasus ekstrim dapat membuat kedua kotoran kita menjadi berwarna oranye.

Baca Juga: Benarkah Mengonsumsi Micin Terlalu Banyak Bisa Bikin Bodoh?

Untungnya, terutama untuk anak-anak yang orang tuanya memberi mereka makan wortel dan makanan lainnya yang mengandung karoten secara berlebihan, kondisi ini tidak berbahaya. Untuk membuat warna kulit menjadi normal kembali cukup dengan berhenti mengonsumsi wortel dan makanan yang mengandung karoten di dalamnya.

Akan tetapi, studi terbaru menunjukkan bahwa makan wortel berlebihan atau asupan yang berlebihan dari beta-karoten bagi perokok dapat meningkatkan peluang mereka untuk terkena kanker paru-paru. Pengaruh negatif lain yang terkenal jika konsumsi terlalu banyak karoten adalah bahwa kadang-kadang dokter dapat salah mendiagnosis kondisi ini sebagai penyakit kuning.


Terlalu Banyak Makan Wortel Bisa Membuat Kulit Jadi Oranye Ini alasannyaSource: www.mskcc.org
Kanker paru-paru

Namun, hal ini tak akan mutlak terjadi ketika kita menyantap wortel secara berlebihan. Karena, hal ini tergantung dari sistem metabolisme tiap individu yang memang berbeda. Normalnya, pada kebanyakan orang dosis yang sehat untuk mengonsumsi beta-karoten adalah 6 hingga 8 miligram per hari. Menurut blog kesehatan dari Columbia University, kamu bisa terkena carotenemia, jika kamu mengonsumsi 20 miligram beta karoten tiap hari. Angka ini setara dengan 3 buah wortel berukuran besar.

Meski demikian, karena setiap orang memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda kamu hanya perlu memastikannya dengan bertanya pada dokter pribadi kamu. Jika tubuh kamu mampu menangani banyak asupan wortel setiap harinya, kamu tidak perlu menguranginya. Beta-karoten dalam wortel tadi akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A yang membantu mendorong sistem imun kamu, membuat mata sehat, dan menyehatkan kulit.

Baca Juga: Inilah Gejala Awal Jika Kamu Terlalu Banyak Konsumsi Gula