Penelitian Ini Tunjukkan, Kita Tidak Perlu Minum Aspirin Setiap Hari

Oct 2, 2019 6:00 AM

Dikenal sebagai obat tertua di dunia, Aspirin tentu memiliki banyak khasiat yang membantu kesehatan semua orang di dunia. Memiliki khasiat sebagai obat untuk menyembuhkan sakit kepala, demam hingga sebagai obat pengencer darah, aspirin yang sudah ditemukan sejak peradaban bangsa Sumeria dan Mesir itu tetap eksis hingga saat ini dengan berbagai variasi.

Dikutip dari hellosehat.com, salah satu manfaat dari aspirin adalah sebagai pengencer darah untuk penderita jantung koroner dan serangan jantung. Dengan mengonsumsi obat aspirin dengan anjuran dokter, bahaya dari jantung koroner dan serangan jantung bisa sedikit teratasi karena memiliki sifat anti penggumpalan darah.

Baca Juga: "Tiba-Tiba Kaki Memar, Itu Tanda Dijilat Setan!"


aspirinSource: Shutterstock
Aspirin

Namun nyatanya obat aspirin tak perlu dikonsumsi setiap hari walaupun hanya satu butir obat saja. Berdasarkan studi terbaru yang dilansir Science Alert, banyak orang yang mengonsumsi aspirin ketika kondisi tubuh orang tersebut tidak begitu membutuhkan dan tak seharusnya meminum obat tersebut secara rutin.

Dari pedoman yang dikeluarkan American College of Cardiology (ACC) dan American Heart Association (AHA), penderita penyakit jantung yang berusia 70 tahun atau yang berumur lebih muda dengan risiko penyakit jantung dan pendarahan tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi aspirin setiap hari. 

Baca Juga: Ini Penyebab Kenapa Sering Mual Di Pagi Hari Saat Bangun Tidur

Selain itu hanya penderita yang berusia 40 hingga 70 tahun dengan risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung harus mengambil 75-100 miligram aspirin sehari dan itu perlu harus melalui anjuran oleh dokter.


penyakit jantungSource: medicalnewstoday.com
Aspirin sebagai obat pengencer darah

Dengan melakukan survey yang diambil dari populasi Amerika Serikat seluruhnya, para peneliti memperkirakan ada sekitar 29 juta orang berusia 40 tahun ke atas mengonsumsi aspirin saat mereka tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Kemudian dari survey itu juga menunjukkan ada 6,6 juta jiwa lainnya mengonsumsi aspirin tanpa resep dan anjuran dari dokter.

Selain itu, hanya 10 juta orang berusia 70 tahun di Amerika Serikat yang masih meminum aspirin setiap hari. Hal itu ternyata membuat ketua penelitian dan penulis studi, dr. Colin O'Brien dari Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC) mengatakan banyak pasien alami kebingungan tentang konsumsi aspirin tersebut dan berharap para dokter bisa lebih banyak berbicara tentang penggunaan aspirin dengan pasiennya.

Karena menurut hasil studi menunjukkan jika mengonsumsi aspirin secara berlebih bisa menyebabkan pendarahan dalam tubuh meski memiliki risiko alami penyakit jantung yang cukup kecil. Hal itu tentunya menjadi perhatian bagi para peneliti dan juga dokter untuk lebih mengawasi lagi penggunaan aspirin setiap hari.

Baca Juga: Sering Panas-Panasan Bikin Kita Sering Mimisan, Benarkah?


pendarahan dalamSource: ui-ex.com
Bahaya konsumsi aspirin

Penting juga untuk menunjukkan bahwa asupan aspirin setiap hari masih disarankan bagi mereka yang sebelumnya pernah mengalami serangan jantung, karena sifat pengencer darahnya. Masalahnya adalah bahwa sebagian besar orang mungkin tidak menyadari bahwa kebiasaan aspirin harian mereka sebenarnya tidak perlu dan malah berbahaya.

Dengan kata lain, bagi banyak dari kita, minum satu aspirin sehari hanya membawa sedikit manfaat dan risiko tinggi komplikasi kesehatan lainnya. Karena hingga saat ini konsumsi aspirin harus merujuk dari anjuran dokter jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal.