Tak Cuma Pekerja Biasa, Youtuber Juga Bisa Alami Burnout

July 30, 2019 8:00 AM

Tak semua pekerjaan bisa membuat kita sempat melakukan istirahat secara rutin. Terkadang para pekerja juga bisa terkena apa yang disebut dengan burnout atau kelelahan parah. Tak terkecuali oleh para konten kreator yang harus membuat konten setiap hari demi memuaskan konsumen dan kliennya.

Youtuber adalah salah satu "pekerjaan" yang saat ini menjadi trend karena hanya dengan membuat konten video di platform Youtube, mereka sudah bisa mendapat penggemar sekaligus meraup keuntungan. Hal itu tentunya menjadi perhatian bagi hampir semua orang untuk berlomba-lomba menjadi seorang youtuber karena berbagai benefit yang didapat kala mengunggah dan menyebarkan video ke platform berbagi video milik Google tersebut.

Namun, tak selamanya youtuber bisa terus menerus membuat konten secara rutin nan konsisten. Terkadang ada pula masanya di mana mereka harus benar-benar rehat dari Youtube karena berbagai alasan tertentu, salah satunya ya burnout itu sendiri.

Baca Juga: Beralih Profesi Jadi Youtuber, Benarkah Bisa Bikin Cepat Kaya?

Cukup banyak pula konten kreator Youtube yang sempat memutuskan rehat sejenak atau seterusnya dari platform yang membesarkan namanya itu karena burnout itu sendiri. Terakhir ada salah satu youtuber asal Indonesia, Ria Ricis yang sempat memutuskan untuk pamit dari Youtube pada 26 Juli 2019, meski pada akhirnya dua hari kemudian ia kembali mengunggah konten di sana.


Youtuber ria ricisSource: thevocket.com
Ria Ricis, salah satu youtuber asal Indonesia yang sempat pamit dari Youtube

Meskipun banyak yang bilang itu cuma drama saja, namun ada pula konten kreator Youtube yang benar-benar rehat karena kelelahan dalam memikirkan konten apa yang ingin mereka buat dan apakah konten tersebut mampu diterima oleh penontonnya atau tidak. Termasuk pula Pewdiepie yang pernah rehat karena alasan tersebut.

Kemudian masalah tersebut diperhatikan Zoe Glatt, seorang peneliti Ph.D dari London School of Economics, yang mengatakan bahwa biang kerok dari burnout-nya para konten kreator Youtube berasal dari algoritma Youtube itu sendiri. Menurutnya, algoritma Youtube seakan memaksa pembuat konten lebih mengejar kuantitas video yang diunggah daripada kualitas.

“Para pembuat konten didorong untuk mengejar pendekatan kuantitas-daripada-kualitas jika mereka ingin mencapai sukses di Youtube," ujar Zoe Glatt seperti yang dikutip dari Sains Kompas.

Baca Juga: Cara Gampang Usir Video Di YouTube Kamu


youtuber pewdiepieSource: Youtube Pewdiepie
Youtuber Pewdiepie yang juga pernah merasakan burnout

Selain itu, dengan algoritma Youtube yang cenderung merekomendasikan video milik akun yang mengunggah video secara rutin dan konten yang itu-itu saja membuat para pembuat konten kreativ cukup sulit untuk melayani apa yang algoritma Youtube "minta". Maka tak heran cukup banyak youtuber terkenal memutuskan untuk rehat dari sana karena lelah memikirkan konten yang akan dibuat secara reguler.

Di samping algoritma Youtube yang cukup "random", kompetisi antar pembuat konten Youtube juga membuat mereka bekerja keras untuk menciptakan konten bagus, namun diunggah secara reguler. Hal itu, tentunya cukup sulit dilakukan jika youtuber tersebut bekerja sendiri dalam mengolah konten video hingga menguggahnya.

Menurut Matt Gielen, dari agensi Little Monster Media Company, dahulu kita bisa meraup audiens atau penonton yang cukup banyak hanya dengan satu video berdurasi tiga menit per minggu. Namun, dengan perkembangan dunia Youtube yang makin pesat membuat para youtuber setidaknya harus mengunggah tiga video berdurasi 10-12 menit per minggu hanya untuk dapat promosi dari algoritma.


bahaya burnout bagi youtuberSource: The Straits Times
Tak hanya pekerja biasa, Youtuber juga bisa merasakan burnout atau kelelahan parah

Tak heran jika kondisi burnout juga bisa hinggap kepada para youtuber hingga membuat mereka harus berhenti berkarya karena "tuntutan" tak langsung dari Youtube itu. Lalu hal itu disadari oleh pihak Youtube yang mana tahun lalu mereka meluncurkan panduan berjudul “Staying Well and Avoiding Burnout” di YouTube Creator Academy, berisi tips-tips untuk mencegah burnout.

Baca Juga: Inilah Beberapa Fitur YouTube Premium yang Tidak di Dapat Oleh Pengguna Biasa!

Adanya kejadian tersebut membuat kita sebagai penikmat video dari konten kreator Youtube lebih memahami kerja dari para youtuber dan bagaimana mereka berusaha untuk tetap memberikan konten terbaik, meskipun burnout tetap menghantui mereka.