Susu Sapi Ternyata Tidak Baik Untuk Manusia!

Aug 16, 2019 5:30 AM

Susu adalah salah satu minuman paling bergizi dan baik untuk kesehatan. Tapi, semua kebaikan susu hanya akan didapatkan ketika sumber dari susu tersebut memang benar-benar berkualitas. Menurut penelitian, hanya sapi yang dibesarkan di padang rumput, dan yang tiap harinya makan rumput organiklah akan dapat menghasilkan susu berkualitas baik.

Sayangnya, selama ini kita tidak mengetahui sapi dari mana yang menjadi sumber susu kita, apalagi makanan yang dimakan oleh sapi-sapi tersebut. Susu sapi memang sangat baik untuk kesehatan tulang dan gigi karena kalsium yang terkandung di dalamnya. 

Namun, selain susu, masih banyak sumber kalsium lain yang malah dapat menyediakan lebih banyak kalsium selain susu. Konsultasikan pada ahli gizi untuk menentukan bahan makanan pengganti susu yang paling baik untukmu.

Baca Juga: Pernah Mengalami Sakit Perut Setelah Minum Susu? Ini Penyebabnya!

Menjawab Mitos Tentang Susu


source www.idntimes.com Menjawab mitos tentang sususource: www.idntimes.com
Menjawab mitos tentang susu

Mitos tentang susu ini sudah beredar, dengan pemahaman yang salah bahwa karena susu kaya akan protein dan kalsium, maka susu sehat bagi keseluruhan tubuh dan kekuatan tulang bagi seluruh kalangan usia. Hal ini dapat diketahui bahwa kesalahpahaman ini muncul dari fakta bahwa susu sapi mengandung kalsium, sekita 300mg tiap cup. 

Tapi, banyak penelitian yang telah menunjukkan banyaknya efek samping negative dari minum susu. Dan yang paling tidak dapat dipercaya adalah, kita hampir sama sekali tidak menyerap kalsium dari susu sapi (terutama susu terpasteurisasi), tapi lebih parahnya, susu malahan menaikkan pengurangan kalsium dari tulang. Waduh, jadi susu sapi tidak baik bagi manusia.

Penelitian Para Ahli


source tugassekolah.co.id penelitian para ahlisource: tugassekolah.co.id
Penelitian para ahli

Prof Hiromi melakukan penelitian, yakni untuk mengetahui kaitan wujud dalamnya usus dengan kebiasaan makan dan minum pasiennya. Dia menjadi hafal pasien yang ususnya berantakan pasti yang makan atau minumnya tidak bermutu. Dan, yang dia sebut tidak bermutu itu antara lain susu dan daging. 

Dia melihat alangkah mengerikannya bentuk usus orang yang biasa makan makanan atau minuman yang “jelek”: benjol-benjol, luka-luka, bisul-bisul, bercak-bercak hitam, dan menyempit di sana-sini seperti diikat dengan karet gelang. Jelek di situ berarti tidak memenuhi syarat yang diinginkan usus. 

Sedangkan usus orang yang makanannya sehat atau baik, digambarkannya sangat bagus, bintik-bintik rata, kemerahan, dan segar. Hal itu karena tugas usus adalah menyerap makanan, tugas itu tidak bisa dia lakukan kalau makanan yang masuk tidak memenuhi syarat si usus. 

Baca Juga: Menurut Studi, Susu Justru Tidak Berpengaruh Banyak Untuk Tulang Manusia

Bukan saja ususnya kecapean, juga sari makanan yang diserap pun tidak banyak. Akibatnya, pertumbuhan sel-sel tubuh kurang baik, daya tahan tubuh sangat jelek, sel radikal bebas bermunculan, penyakit timbul, dan kulit cepat menua. Bahkan, makanan yang tidak berserat seperti daging, bisa menyisakan kotoran yang menempel di dinding usus: menjadi tinja stagnan yang kemudian membusuk dan menimbulkan penyakit lagi.

Fakta di Lapangan


source www.fimela.com fakta dilapangansource: www.fimela.com
Fakta dilapangan

Susu sapi sebenarnya menyebabkan pengurangan kalsium, bukan peningkatan kalsium. Kenyataan ini juga didukung dengan fakta lapangan bahwa negara yang sedikit mengonsumsi produk susu juga memiliki kasus patah tulang terendah di negara itu. Hasil penelitian membuktikan bahwa minum susu meningkatkan risiko fraktura (patah tulang). 

Banyak penelitian yang kontradiksi pada cara berpikir konvensional kita semua bahwa susu dan produk susu lainnya bantu mengurangi fraktura, terutama osteoporosis. Namun, yang mengejutkan adalah, penelitian membuktikan bahwa susu dan produknya gagal untuk melindungi tulang, malah menyebabkan osteoporosis. Bahkan, anak-anak usia dini yang minum susu memiliki kemungkinan osteoporosis lebih besar di masa tua.

Baca Juga: Minum Susu Saat Sarapan, Kok Sakit Perut Sih?

Efek minum susu pada kesehatan bisa bervariasi dari satu orang ke orang lain. Bagi mereka yang tubuhnya tidak toleran terhadap laktosa, senyawa yang ada pada susu sapi, susu sapi tidak akan menyehatkan, tapi justru akan memicu alergi setelah mengonsumsi susu sapi. Selain itu, susu sapi yang diambil dari sumber yang tidak sehat juga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti peradangan, diabetes tipe 1, dan gangguan kesehatan lainnya