Siswa SMA Negeri 2 Palangka Raya Temukan Tanaman Penyembuh Kanker

Dec 13, 2019 6:00 AM

Prestasi putera-puteri Indonesia tentu tidak ada habisnya, berbagai temuan mutakhir dicetuskan oleh banyak generasi muda di Indonesia. Kabar membanggakan datang dari Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Tiga siswa SMA Negeri 2 Palangka Raya yakni Aysa Aurealya Maharani, Yazid, dan Anggina Rafitri menemukan tumbuhan yang dapat menyembuhkan penyakit kanker. Temuan tersebut dituangkan dalam karya mereka saat mengikuti kompetisi Life Science World Invention Creativity Olympic (WICO) yang diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan pada Juli 2019 lalu. Temun itu pun membuat Aysa, Yazid, dan Anggina meraih medali emas.

SMAN 2 Palangka RayaSMAN 2 Palangka Raya
Sumber: Data Kemdikbud

Obat kanker temuan ketiga siswa SMAN 2 Palangka Raya tersebut dihasilkan dari tanaman alami Bajakah. Hasil laboratorium menunjukkan tanaman Bajakah memiliki kandungan anti oksidan yang jumlahnya mencapai ribuan kali lipat dari tanaman lain. Kanduangan lain yang terdapat dari Bajakah adalah puluhan zat seperti saponin, fenolik, steroid, terpenoid, tannin, alkonoid, dan tarpenoid yang bisa mematikan sel-sel kanker.

Pohon BajangkahPohon Bajangkah
Sumber: tanobat.com

Tanaman Bajakah merupakan tanaman merambat di ketinggian lima meter. Batangnya besar dan kokoh, akarnya dialiri air gambut kecokelatan. Tanaman Bajakah merupakan tanaman langka yang terdapat di hutan pedalaman Kalimantan dengan jumlah terbatas. Masyarakat Kalimantan khususnya Suku Dayak sudah menggunakan tanaman Bajakah secara turun-menurun sebagai obat kanker meskipun belum ada penelitian ilmiah yang dilakukan. Masyarakat Suku Dayak mengolah tanaman Bajakah dengan cara menjemurnya hingga kering untuk kemudian ditumbuk. Setelahnya, hasil tumbukkan Bajakah direbus dengan air selama 3o menit. Air rebusan Bajakah menyerupai teh, berwarna kecokelatan dan memiliki rasa tawar.