Simak! Ternyata, Olahraga Ringan Dapat Mencerdaskan Otak Manusia

Aug 21, 2019 11:00 AM

Tim ahli saraf di OHSU di Portland, Oregon, Amerika Serikat membuat penelitian terkait olahraga ringan yang dilakukan manusia dengan tikus sebagai subjeknya. Hasilnya pun menunjukkan hal yang sangat positif.

Tim menemukan bahwa latihan ringan dan singkat dapat meningkatkan fungsi gen yang meningkatkan koneksi antara neuron di hippocampus, wilayah otak yang terkait dengan pembelajaran dan memori. 

"Olahraga itu murah, dan Anda tidak perlu memerlukan keanggotaan gym yang mewah atau harus berlari 10 mil sehari," ujar Gary Westbrook, ilmuwan senior OHSU Vollum Institute.

Penelitian sebelumnya pada hewan dan manusia menunjukkan bahwa olahraga teratur meningkatkan kesehatan otak secara umum. Namun, sulit untuk menguraikan manfaat latihan secara keseluruhan pada jantung, hati, dan otot dari efek spesifik pada otak. Misalnya, jantung yang sehat memberi oksigen ke seluruh tubuh, termasuk otak.

Baca Juga: Studi Membuktikan: Olahraga Di Malam Hari Lebih Bisa Meningkatkan Stamina Esok Paginya


Workout.Source: Men's Health
Meluangkan waktu pasca bekerja untuk berolahraga

"Studi olahraga sebelumnya hampir semuanya fokus pada olahraga berkelanjutan," kata Westbrook, "sebagai ahli saraf, bukan berarti kami tidak peduli tentang manfaat pada jantung dan otot, tetapi kami ingin mengetahui manfaat latihan otak yang spesifik," lanjutnya.

Jadi para ilmuwan merancang penelitian pada tikus yang secara spesifik mengukur respons otak terhadap serangan olahraga tunggal pada tikus tidak bergerak yang ditempatkan dalam waktu singkat di atas roda yang berjalan. Tikus-tikus itu berlari beberapa kilometer dalam dua jam.

Studi ini mendapatkan bahwa olahraga ringan dalam jangka pendek secara beruntun dapat mempromosikan peningkatan sinapsis di hippocampus. Para ilmuwan membuat penemuan kunci dengan menganalisis gen yang meningkat pada neuron tunggal yang diaktifkan selama latihan.

Baca Juga: Ingin Punya Tubuh Tinggi? Coba Lakukan 7 Olahraga ini

workoutSource: AdobeWorkout
Inilah gerakan olahraga sederhana 

Dalam penelitian tersebut terdapat satu gen yang muncul paling menonjol, yakni atu gen khusus menonjol: Mtss1L. Gen ini sebagian besar telah diabaikan dalam penelitian sebelumnya di otak.

Gen Mtss1L mengkodekan protein yang menyebabkan pembengkokan membran sel. Para peneliti menemukan bahwa ketika gen ini diaktifkan oleh latihan tersebut, maka yang terjadi adalah pertumbuhan kecil pada neuron yang dikenal sebagai dendritik duri - situs di mana sinapsis terbentuk. 

Baca Juga: Inilah 5 Olahraga Yang Paling Cocok Untuk Para Millenial!

Efeknya, penelitian menunjukkan bahwa latihan ringan yang rutin sudah cukup untuk membuat otak kita berpikir dan belajar. Pada tahap penelitian selanjutnya, para ilmuwan berencana untuk memasangkan serangan akut latihan (olahraga ringan dengan intensitas tinggi) dengan tugas belajar untuk lebih memahami dampaknya pada pembelajaran dan memori.