Setelah Cacar Tidak Bisa Kena Cacar Lagi, Mitos atau Fakta?

July 12, 2019 4:59 AM

Cacar air adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. Penyakit ini terutama menyerang anak-anak tetapi orang dewasa juga bisa mendapatkannya.

“Jika sudah terkena cacar tidak bisa terkena cacar lagi”, begitu statement yang beredar di masyarakat. Apakah statement tersebut benar? Simak artikel di bawah ini.

Bagaimana gejala seseorang menderita cacar air?

Tidak Nafsu MakanSource : ibudanmama.com
Tidak Nafsu Makan, Gejala Cacar Air
Berikut ini adalah gejala seseorang menderita cacar air :

-Tubuh terasa pegal-pegal dan merasa sangat lelah

-Demam

-Kehilangan nafsu makan

-Sakit kepala

-Terdapat gelembung-gelembung kecil berisi cairan pada permukaan kulit

Bagaimana terbentuknya cacar air?

Cacar AirSource : gayahidup.republika.co.id
Gelembung Air pada Cacar Air

1. Timbulnya benjolan yang menyebabkan gatal, berwarna merah muda atau merah yang disebut dengan “papula”. Sebanyak 200-500 papula dapat bermunculan di seluruh tubuh. Dalam kasus yang parah juga ditemukan pada mata, anus, dan organ genital.

2. Papula berubah menjadi vesikula. Vesikula bertahan sekitar satu hari sebelum mereka muncul dan mulai bocor.

3. Gelembung yang sudah bocor meninggalkan luka terbuka. Luka terbuka ini berkerak dan berubah menjadi keropeng. Saat benjolan yang satu sembuh, benjolan yang baru terus muncul. Anda bisa mengalami benjolan, lecet, dan koreng pada saat yang bersamaan.

Bagaimana penyebaran cacar air?

Penyebaran Cacar AirSource : hellosehat.com
Cacar Air Menular dengan Mudah
Penyebaran cacar air sangat mudah. Seseorang yang menderita cacar sebaiknya tidak keluar rumah dan harus beristirahat terutama saat cacar akan sembuh karena dapat menularkan virusnya ke orang lain. Hanya dengan menghirup partikel yang berasal dari lepuh cacar air atau terkena gelembung yang berisi air tersebut seseorang bisa terkena cacar air.

Apakah cacar air bisa timbul untuk kedua kalinya?

GatalSource : lifestyle.okezone.com
Cacar untuk Kedua Kalinya
Jika anda sudah pernah terkena cacar air memang jarang sekali timbul untuk kedua kalinya tetapi tidak menutup kemungkinan akan terjadi cacar berikutnya. Hal ini disebabkan karena infeksi virus pada penyakit cacar air merupakan latent viral infection. Artinya, virus cacar dapat berada di dalam tubuh tetapi gejalanya akan timbul beberapa tahun mendatang. Jadi, jika anak anda terkena cacar di usia 5 tahun, infeksi cacarnya sudah terjadi beberapa tahun yang lalu tetapi baru menunjukkan gejala yaitu munculnya gelembung air pada usia 5 tahun.

Bagaimana pengobatan cacar air?

Obat GatalSource : grid.id
Antihistamin untuk Mengurangi Gatal
1. Antihistamin : digunakan untuk mengurangi rasa gatal yang ditimbulkan akibat cacar.

2. Antivirus : obat antivirus seperti asiklovir untuk membunuh virus yang ada.

3. Jangan menggaruk gelembung air karena akan meningkatkan resiko luka karena infeksi dan penyembuhan menjadi semakin lambat.

Apakah saat cacar tidak boleh mandi?

MandiSource : parenting.orami.co.id
Mandi saat Cacar, Apa Boleh?
Banyak anggapan beredar di masyarakat kalau saat cacar tidak boleh mandi. Lagipula saat cacar banyak ruam pada kulit sehingga orang khawatir untuk mandi. Pandangan medis malah memperbolehkan mandi saat terkena cacar air. Tidak ada hubungan bertambah parahnya cacar air dengan mandi saat cacar. Justru jika penderita tidak mandi akan menyebabkan penyakit kulit tambahan. Kuman-kuman yang tidak dibersihkan dari kulit dapat menambah infeksi dan menyebabkan timbulnya penyakit kulit yang lain.

Apa yang perlu diwaspadai saat cacar?

SakitSource : haibunda.com
Cacar Bisa Menimbulkan Komplikasi
Infeksi sekunder dapat terjadi saat cacar. Infeksi dapat menyebar hingga menyebabkan pneumonia (radang paru-paru), otitis media (infeksi telinga bagian tengah), radang otak (ensefalitis), dan infeksi pada jaringan lunak, tulang, sendi, bahkan aliran darah (sepsis). Orang dewasa memiliki resiko lebih tinggi menyebarkan komplikasi daripada anak-anak. Mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti kanker, HIV, atau kondisi lain juga beresiko.

Jadi anggapan masyarakat bahwa setelah terkena cacar tidak akan terkena cacar lagi itu adalah mitos ya. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan anda.