Sering Kentut Bisa Menurunkan Berat Badan, Benarkah?

Sep 3, 2019 7:30 AM

Dilansir dari Menshealth, Michael Rice MD, Ahli Gastroenterologist dari University of Michigan, buang angin atau kentut merupakan sebuah peristiwa alami berupa lewatnya gas dari usus melalui anus. Gas yang ada di usus atau saluran pencernaan berasal dari udara yang tertelan, makanan yang mengandung gas, dan bakteri di usus. Semuanya mengalami reaksi kimia selama proses pencernaan. Bersamaan dengan makanan yang sedang dicerna itulah, terbentuklah berbagai jenis gas termasuk gas karbondioksida, nitrogen, hidrogen, dan metana.

Kumpulan gas ini terbentuk di dalam usus dan bergerak dengan gerakan peristaltik ke arah anus Kamu. Jumlah gas atau angin yang dikeluarkan setiap orang dalam sehari tentu berbeda. Tergantung pada makanan apa yang mereka konsumsi hari itu.

Baca Juga: Apa Benar Laki-laki Lebih Sering Kentut Daripada Perempuan?

Misalnya, orang yang melakukan diet akan lebih jarang buang angin. Sedangkan apabila Kamu banyak mengkonsumsi makanan mengandung pemanis, susu, kacang polong dan karbohidrat, tentu intensitas kentut menjadi lebih sering. Makanan ini lebih mudah difermentasi oleh bakteri usus sehingga menghasilkan gas lebih banyak. Proses fermentasi ini biasanya akan menyebabkan perut kembung dan distensi.


Sering Kentut Bisa Menurunkan Berat BadanSource: www.verywellhealth.com
Kentut tidak bisa membuat kurus.

Sayangnya mitos tersebut salah kaprah. Seorang pakar obesitas, dari 
American Board of Obesity Medicine, Spencer Nadolsky D.O, mengatakan bahwa kentut tidak bisa membakar kalori. Ia menuturkan bahwa rata-rata setiap orang memiliki sekitar 0,5 sampai 1,5 liter gas yang tertahan di saluran pencernaan setiap harinya. Dengan rata-rata buang angin 21 kali per hari, orang-orang tersebut masih memiliki berat badan yang sama. Sedangkan untuk penjelasan pembakaran kalori hal ini perlu penghitungan secara kuantitatif. Namun, dari hitungan berat badan saja bisa dilihat bahwa buang angin sebetulnya tidak berpengaruh sama sekali terhadap pembakaran kalori.

Baca Juga: Kenapa Kentut Orang Lain Lebih Bau Dari Kentut Sendiri?

Meskipun otot perutmu bergerak secara terus menerus, mereka tergolong pasif. Saraf otonom lah yang menggerakkan usus. Ketika gas keluar dari anus, otot perut memang menjadi rileks sehingga gas terdorong ke arah anus. Namun, tekanan gas di perutlah yang menentukan proses ini, jadi bukan hasil pembakaran kalori yang berasal dari aktivitas otot.

Seberapa banyak dan keras suara angin yang dikeluarkan, tidak akan membuat perbedaan. Karena yang keluar tetaplah zat yang sama, yaitu kumpulan gas yang terdiri dari gas nitrogen, hidrogen, metana, dan oksigen.


Sering Kentut Bisa Menurunkan Berat BadanSource: ladbible.com
Perut bisa kempes jika kentut

Kalau kentut apa bisa membuat kita TERLIHAT kurus? Nah, untuk pernyataan bahwa kentut membuat terlihat kurus, itu adalah fakta! Selain membuat Kamu menjadi lega, kentut ternyata bisa membuat tubuhmu tampak langsing. Penjelasan sederhananya, jika Kamu merasa perut begah atau kembung maka dengan kentut akan membuat perutmu menjadi kempes.

Apalagi jika kamu buang angin berkali-kali dalam sehari. Meski tidak membakar kalori, tapi tubuhmu tidak menyimpan sisa gas yang merupakan sampah metabolisme yang bisa mengeluarkan racun juga. Jadi kentut itu menyehatkan, selama dalam batas wajar.

Baca Juga: Kenapa Bunyi Kentut Kita Bisa Berbeda? Ternyata Ini Alasannya!