Mendengar Lagu Sedih Pengaruhi Kreativitas? Ini Jawabannya!

July 24, 2019 4:00 AM

Sering kali kita mendengar lagu-lagu bertema kesedihan diputar di mana-mana. Nada yang sendu, ditambah dengan lirik yang menyayat hati membuat kita sebagai pendengar lagu terhanyut oleh buaian lagu-lagu sedih tersebut.

Banyak yang bilang jika lagu sedih justru lebih indah didengar daripada lagu bertema positif (bahagia). Selain itu, ada juga yang memberikan pendapat jika lagu sedih berkaitan dengan kreativitas, atau lebih tepatnya kreativitas sang pencipta lagu tersebut.

Beberapa hasil penelitian menunjukkan, jika mendengarkan lagu sedih atau yang bernada melankolis lebih mudah diresapi oleh kita dan membuat suasana hati cenderung lebih baik. Seperti yang dikutip dari Science Alert, mendengarkan musik bisa melepaskan dopamin (senyawa kimiawi di otak yang berperan untuk menyampaikan rangsangan ke seluruh tubuh), hormon yang juga merupakan neurotransmitter di otak yang berfungsi untuk menciptakan suasana senang. Hal itu pula yang memungkinkan kita bisa merasakan "senang" ketika mendengarkan lagu sedih.

Baca Juga: Lagu Sedih Tidak Melulu Harus Ditangisin


mendengar musikSource: suara.com 
Musik sedih berikan pengaruh positif bagi suasana hati

Ditambah dengan hasil penelitian yang menyebutkan jika kita sering lebih condong mendengarkan musik sedih. Hal itu karena ada daya tarik estetika yang lebih besar dan diyakini lebih menarik daripada mendengar lagu bertemakan senang.

Selain berpengaruh terhadap suasana hati menjadi lebih baik, lagu sedih pun juga dikaitkan dengan kreativitas. Psikolog sosial asal Australia, Joe Forgas, membuktikan hal ini melalui serangkaian penelitian. Hasil kajiannya menemukan bahwa rasa sedih membuat kita lebih penuh perhatian dan berorientasi pada detail kolase yang dirasakan.

Baca Juga: Benarkah Lagu Galau Ampuh Melepaskan Emosi dan Rasa Sedih? Ini Faktanya!


mendengar musikSource: Medium.com
Lagu sedih bisa memicu kreativitas serta fokus

Dikutip dari Sains Kompas, dalam penelitian yang dilakukan oleh Forgas, dia menemukan bahwa suasana sedih membuat orang mengingat lebih banyak. Ini terbukti ketika dia melakukan survei di sebuah toko alat tulis kecil di pinggiran kota Sydney.

Saat survei itu dilakukan dengan suasana mendung dan hujan serta memainkan musik sedih, para pembeli ternyata dapat mengingat empat kali lebih banyak barang yang dijual di toko tersebut. Hasil itu pun berbanding terbalik jika survei itu dilakukan ketika hari cerang dengan memainkan musik bahagia.

Hal ini membuktikan bahwa kreativitas mendapatkan banyak manfaat dari fokus tanpa henti yang diperoleh karena rasa sedih. Hasil tersebut juga menunjukkan jawaban atas mengapa seniman yang sukses biasanya memiliki penderitaan lebih besar.

Dengan berbagai hasil penelitian di atas, kita tidak usah malu-malu lagi untuk mengakui bahwa kita suka mendengarkan lagu sedih atau cengeng. Toh nantinya kita juga akan terbiasa mendengarkan lagu-lagu sedih saat hati sedang gundah dan gelisah, apalagi patah hati.

Baca Juga: Inilah 4 Cara Menangani Emosi pada Diri Anda!

Ditambah dengan anak muda Indonesia yang saat ini mulai menggandrungi lagu-lagu sedih (termasuk pula lagu-lagu Didi Kempot yang mulai hype lagi) membuat kita justru harus menikmati kesedihan dari lagu itu demi mendapatkan kesenangan yang hakiki.