Sering Cukur Habis Rambut Kemaluan? Waspadai 4 Resiko Ini Ladies!

Jun 17, 2019 1:00 PM

Bagi kaum wanita, rambut kemaluan terkadang menjadi suatu hal yang tidak disukai keberadaannya. Selain risih, wanita terkadang menganggap rambut kemaluan sebagai sesuatu yang mengganggu sehingga seringkali dipangkas hingga benar-benar bersih.

Tindakan ini memang sering dianggap paling tepat untuk menjaga kebersihan organ intim. Akan tetapi, memangkas rambut kemaluan hingga benar-benar bersih rupanya juga mengundang beberapa resiko yang berbahaya. Penasaran resiko apa yang dimaksud? Simak penjelasan yang satu ini!


1. Memudahkan Kuman dan Bakteri Masuk ke Kemaluan


kumanSource : titiknol.co.id
Kuman Mematikan

Hampir semua bagian tubuh manusia memiliki rambut dan tentunya masing-masing rambut tersebut juga memiliki kegunaan yang penting. Begitupun dengan rambut kemaluan yang selalu tumbuh dengan periodik meskipun kita mencukurnya secara habis. Rambut kemaluan ini sejatinya berfungsi untuk menyaring segala jenis kotoran, kuman, sekaligus bakteri yang berusaha masuk ke organ intim.

Jika, bulu tersebut dipangkas habis, tentunya kuman dan bakteri lebih mudah merangsek masuk ke kemaluan. Hal ini beresiko menyebabkan penyakit kelamin yang tentu tidak diinginkan oleh kaum wanita.

Baca Juga: Waspada! Perilaku "Eksibisionisme" Marak Terjadi di Lingkungan Sekitar Kita


2. Beresiko Menyebabkan Iritasi


iritasi kemaluanSource : blogdokter.net
Iritasi Miss V

Karena berhubungan dengan organ intim masing-masing, kebanyakan dari wanita juga selalu mencukur rambut kemaluannya seorang diri. Mereka terkadang tidak mengetahui alat yang benar serta cara penggunaan yang sesuai dengan aturan. Hal ini kemudian beresiko menyebabkan luka ataupun goresan pada sekitar kulit kemaluan. Jika dilakukan secara terus-menerus, maka dapat menyebabkan iritasi dan berpotensi mengundang penyakit lain yang lebih membahayakan.


3. Mengurangi Gesekan Saat Berhubungan Intim


suami istriSource : harapanrakyat.com
Hubungan Mesra Suami Istri

Selain berfungsi untuk menyaring kotoran dan kuman, rambut kemaluan pada organ intim wanita juga berfungsi sebagai pelindung sederhana saat mereka berhubungan intim dengan pasangan masing-masing. Seperti yang diketahui, organ intim wanita adalah bagian yang rawan terkena gesekan sehingga patut dilindungi oleh rambut. Rambut tersebut nantinya mengurangi gesekan dari penetrasi Mr.P sehingga tidak menyebabkan rasa sakit saat berhubungan intim dengan sang tercinta.

Baca Juga: Trend Masker Wajah Menggunakan Sperma Pasangan, Amankah Bagi Kesehatan?


4. Memudahkan Penyakit Kelamin Untuk Masuk


penyakit wanitaSource : honestdocs.id
Penyakit Kelamin Wanita

Mencukur rambut kemaluan dengan alat terkadang dapat menimbulkan luka-luka kecil yang tidak terlihat secara kasat mata. Luka ini tentu tidak boleh dianggap remeh dan berpotensi menyebabkan penyakit kelamin untuk semakin mudah masuk ke dalam organ intim. Terlebih lagi, jika seseorang tersebut tidak bisa menjaga pola hidup bersih dengan baik. Maka, segala bakteri dan kuman dapat menyerang dengan mudah dan menimbulkan penyakit yang tidak diinginkan.

Bakteri sendiri dapat muncul dari berbagai sumber. Salah satunya adalah ketika kita membilas organ intim dengan air yang belum tentu terjamin kebersihannya saat berada di toilet umum. Jadi untuk mencegah hal tersebut, mencukur habis rambut kemaluan dianggap sangat membahayakan kesehatan organ intim wanita.

Baca Juga: Penjelasan Ilmiah Persitiwa Gancet

Nah, jadi itu adalah 4 resiko yang dapat ditimbulkan jika kaum wanita terlalu sering memangkas habis rambut kemaluan mereka. Secara kebersihan, rambut kemaluan yang terlalu panjang juga tidak baik karena dapat menjadi sarang bagi kuman-kuman yang tidak baik. Oleh karena itu, kebanyakan dokter menyarankan agar wanita tetap merapihkan rambut kemaluannya tetapi juga tidak dibersihkan secara habis.