Sempat Viral, Apa itu Terapi Sujok Warna?

Oct 1, 2019 12:00 PM

Di Indonesia memang tengah heboh soal orang-orang yang mewarnai salah satu bidang anggota tubuh mereka dengan spidol yang katanya itu bisa meringankan sakit. Kemudian tindakan yang diketahui bernama terapi sujok warna tersebut viral di linimasa media sosial tanah air dan heboh karena terapi yang dilakukan sangat tidak biasa.

Diyakini mampu meringankan bahkan mengobati penyakit hanya dengan mewarnai salah satu tempat di anggota tubuh dengan spidol dan tentunya dengan warna tertentu, terapi sujok warna memang baru populer akhir-akhir ini dan nyatanya banyak orang yang mencoba untuk lakukan terapi tersebut dengan keyakinan penyakit yang diderita bisa berkurang karena warna hasil coret-coretan spidol.

Lalu Apakah Terapi Sujok itu?


Dikutip dari practo, Terapi Sujok sendiri adalah metode penyembuhan yang berdasarkan teknik akupresur yang mana itu dilakukan pada telapak tangan dan kaki manusia. Hal tersebut dilakukan karena dalam terapi sujok, telapak tangan dan kaki miliki titik yang mewakili seluruh organ tubuh manusia.


Terapi SujokSource: sujokindonesia.co.id
Terapi Sujok

Seperti terapi refleksi, terapi sujok sebenarnya lebih cenderung kepada terapi yang mengandalkan akupresur di beberapa titik di telapak tangan atau kaki untuk mendeteksi masalah yang ada di tubuh kita, meskipun metode tersebut bisa menggunakan media lain, seperti magnet dan bijian-bijian. Dengan menekan titik-titik tertentu di bagian tersebut, penyakit yang ada di dalam tubuh diyakini dapat sembuh.

Baca Juga: Pertama Kali, Otak Mampu Sinkron dengan Terapi Musik

Bagaimana dengan Sujok Warna?


Hampir sama dengan terapi sujok secara umum, namun bedanya terapi ini menggunakan warna sebagai media penyembuhan. Seperti yang dikutip dari Detik Health, praktisi Sujok mengatakan warna memiliki gelombang tertentu Warna memiliki gelombang tertentu yang diterima tubuh melalui jalur energi. Dengan memberi warna tertentu maka tubuh akan menerima energi, yang digunakan sebagai bentuk terapi di bagian yang sakit.


Terapi sujok menggunakan warnaSource: cantikakupuntur.blogspot.com
Terapi sujok menggunakan warna

Pada terapi Sujok warna, mereka menggunakan warna merah, hijau, dan biru sebagai penyalur energi ke dalam titik-titik akupuntur yang ada di telapak tangan dan kaki. Warna merah digunakan untuk merangsang aliran energi ke dalam tubuh. 

Biru untuk mendinginkan suhu tubuh, sedangkan hijau untuk stabilisasi biasa digunakan pada yang kerap merasa nyeri. Dengan mewarnai titik tersebut dengan spidol berwarna yang ditentukan, mereka yang mencoba terapi tersebut yakin bahwa itu akan bekerja dengan baik.

Baca Juga: 4 Manfaat Kesehatan yang Bisa Didapatkan Karena Menikah

Pro-Kontra


Namun, terapi tersebut nyatanya menuai pro dan kontra, salah satunya adalah pendapat kontra oleh para pakar medis yang menyangsikan manfaat dari terapi Sujok Warna. Dikutip dari Sains Kompas, para pakar menyebut terapi tersebut nyatanya belum ada dasar ilmiahnya dan tak ada logika medisnya.


Terapi sujok dengan menggunakan warna sebagai medianyaSource: azadjaintherapy.com
Warna sebagai medianya

Hal itu nyatanya membuat terapi sujok warna tidak memiliki kejelasan manfaat secara medis dibanding terapi sujok biasa, yang menggunakan metode akupresur itu sendiri. Salah satu contohnya ketika ada seseorang terkena demam, pelaku terapi sujok mewarnai jempol si penderita dengan warna biru dengan harapan mampu meredakan demam. 

Hal itu kemudian dibantah oleh pakar medis yang mana cara tersebut tidak membantu menyembuhkan demam dan tak ada dasar ilmiah dari metode terapi tersebut.

Baca Juga: Ini Bahaya Mengunyah Es Batu Bagi Kesehatan Gigi dan Tubuh!

Lalu mereka menyarankan para penderita yang melakukan terapi sujok warna untuk diperiksa masalahnya oleh dokter. Karena hingga saat ini belum ada penelitian secara ilmiah yang mengatakan bahwa terapi sujok warna dengan mewarnai anggota tubuh dengan spidol mampu menyembuhkan penyakit.