Sel Tubuh Manusia Akan Dibuat Peta Seperti Atlas? Proyek Ini Jawabannya

Apr 24, 2019 6:00 AM

Sel adalah bagian yang paling penting dalam tubuh manusia dan kita sebagai manusia tidak bisa memungkiri fakta tersebut. Sebuah sel dalam tubuh berpadu dengan sel lainnya dan membentuk sebuah jaringan yang membuat organ tubuh hingga tubuh manusia itu sendiri makin kuat.

Namun tak jarang sebuah sel yang biasanya kuat bisa menjadi lemah karena adanya ancaman virus, bakteri dan zat ancaman lainnya yang membuat jaringan sel alami disfungsi yang berakhir dengan adanya penyakit atau rasa sakit yang dialami oleh tubuh manusia. Ketika manusia alami sakit atau sebuah penyakit, diagnosa dokter pun diperlukan. Namun tak jarang diagnosa antara satu dokter dengan dokter lainnya berbeda yang membuat penanganan pasien menjadi berbeda.

Baca juga: Otot Apakah yang Terkuat Pada Tubuh Manusia? Ini Jawabannya!

Ternyata hal tersebut menjadi salah satu perhatian bagi banyak ilmuwan yang bergerak di bidang medis untuk membuat sebuah mega proyek dalam hal pemetaan sel tubuh yang bernama The Human Cell Atlas. Ya, proyek The Human Cell Atlas sendiri adalah sebuah proyek yang hasil kolaborasi dari hampir 895 institusi di 62 negara yang bertujuan membuat peta sel yang bisa dipahami seperti membaca peta dunia di buku Atlas.The Human Cell AtlasSource: broadinstitute.com
The Human Cell Atlas, proyek kolaborasi dari 895 ilmuan di 62 negara untuk membuat peta jaringan sel di seluruh tubuh
Berdasarkan situs resminya, humanatlascell.org, proyek tersebut dibuat oleh para ilmuwan untuk menyediakan peta referensi jaringan sel tubuh manusia demi mempelajari sekaligus memahami lebih dekat dengan jaringan sel serta perubahan biologis terkait dengan berbagai penyakit ketika sel tersebut alami masalah. Dengan memetakan jaringan sel tersebut, para pekerja medis tak perlu risau dalam melakukan diagnosa untuk menentukan penyakit yang dijangkiti oleh pasiennya.

Baca juga: Keajaiban Yang Terjadi Pada Tubuh Setelah Sehari Tidak Merokok

Aviv Regev selaku ketua Organizing Commitee dari proyek The Human Cell Atlas mengungkapkan hal serupa yang mengatakan jika proyek tersebut bertujuan untuk menyediakan peta referensi dari jaringan sel seluruh tubuh demi memahami kesehatan sel tubuh serta mendiagnosa suatu penyakit yang menyangkut dengan jaringan sel tubuh.

"Tujuan dari Human Cell Atlas adalah untuk menyediakan peta referensi untuk memahami dan mendiagnosis dan mengobati kesehatan dan penyakit manusia," kata Aviv Regev seperti yang dikutip dari statnews.com (23/4/2019).
Aviv RegevSource: biology.mit.edu
Aviv Regev, ahli biologi komputasi dari Massachusetts Institue of Technology sekaligus ketua komite penyelenggara proyek The Human Cell Atlas
“Saya selalu terpesona oleh sel dan khususnya dalam memahami bagaimana sel sebenarnya bekerja, apa saja program yang membuatnya berjalan. Atlas sel akan memberi kita kesempatan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memulihkan program-program itu dan memahami bagaimana membuat hal yang luar biasa ini yang disebut sel benar-benar bekerja sesuai keinginan kita." tambah Aviv yang juga menjadi ahli biologi komputasi di Massachusetts Institute of Technology.

Hasil dari adanya proyek The Human Cell Atlas pun cukup mengesankan. proyek yang dimulai pada tahun 2016 tersebut hingga saat ini sudah menciptakan beberapa peta sel dari beberapa organ tubuh yaitu hati dan menidentifikasi jaringan sel dari ginjal. Selain itu pada tahun 2018 mereka temukan sel baru yang berada di paru-paru yang diberi nama Pulmonary ionocyte.

Pulmonary ionocyteSource: hms.harvard.edu
Pulmonary ionocyte (berwarna oranye), sel baru di organ paru-paru yang ditemukan tahun 2018 pada proyek The Human Cell Atlas
Hingga saat ini proyek tersebut masih dilakukan oleh Aviv Regev dan kawan-kawan dan akan mengeluarkan draf pertama dari hasil proyek tersebut lima tahun ke depan atau sejak dimulai pada tahun 2016 hingga perkiraan tahun 2021.

Baca juga: Daerah Pada Tubuh Wanita Yang Membuat Mereka Terangsang

Dengan adanya proyek The Human Cell Atlas, proses diagnosa medis dalam tubuh manusia mungkin sedikit dimudahkan karena sudah ada pemetaan bagi jaringan sel di seluruh tubuh yang bisa menjadi salah satu referensi dalam menentukan penyakit apa yang dialami oleh seorang pasien.