Seberapa Berbahayanya Pasir Hisap?

Aug 31, 2019 8:00 AM

Pasir hisap dulunya sering muncul dalam berbagai film aksi, namun akhir-akhir ini popularitas pasir hisap dalam film mulai berkurang. Pasir hisap digambarkan sebagai sepetak tanah yang tampaknya kokoh di hutan yang ketika diinjak ternyata rapuh dan mulai menghisap kaki kamu.

Dalam film-film, korban yang menginjak pasir hisap perlahan, namun pasti akan tenggelam ke dalam tanah. Jika mereka memberontak, keadaan akan semakin buruk. Lalu, biasanya mereka akan selamat jika menemukan akar pohon atau kayu di sekitar mereka untuk digunakan sebagai alat untuk terbebas, atau mereka hanya akan berakhir tenggelam di dalamnya. Pasir hisap mungkin bahaya nomor satu yang dihadapi oleh para petualang di layar perak.

Baca Juga: Punya Lahan Luas, Apa yang Terjadi Jika Gurun Sahara Disulap Jadi Ladang Suplai Listrik Tenaga Surya?

Mengingat dalam film pasir hisap sering memakan korban, membuat kita berpikir bahwa kemungkinan ada banyak korban sial dari pasir hisap di kehidupan nyata. Tetapi nyatanya korban pasir hisap di dunia nyata tidaklah begitu banyak. Apakah pasir hisap sebenarnya sama berbahayanya dengan yang difilmkan?


Seberapa Berbahayanya Pasir Hisap? Pasir hisap tidak seberbahaya yang ada dalam filmSource: outdoorrevival
Pasir hisap

Tidak. Pasir hisap adalah pasir yang berperilaku seperti cairan karena jenuh dengan air dan bisa saja menjadi gangguan. Tetapi pada dasarnya, kita tidak mungkin mati dalam pasir hisap dengan cara yang digambarkan dalam film. Itu karena pasir hisap lebih padat daripada tubuh manusia.

Baca Juga: Sudah Tahu Belum? Inilah Perbedaan Semen dengan Beton!

Orang dan hewan dapat terjebak di dalamnya, tetapi mereka tidak tersedot ke bawah, mereka mengambang di permukaan. Kaki kita cukup padat sehingga bisa tenggelam, tetapi tubuh kita memiliki rongga sehingga cukup ringan untuk tenggelam di dalamnya.

Jika kamu menemukan diri kamu terjebak dalam pasir hisap, lebih baik bersandar sehingga berat tubuh kamu didistribusikan ke area yang lebih luas. Bergerak tidak akan menyebabkan kamu tenggelam. Bahkan, gerakan bolak-balik yang lambat sebenarnya bisa membiarkan air masuk ke rongga di sekitar anggota badan yang terperangkap, melonggarkan pegangan pasir hisap.


Akan tetapi, keluar dari pasir hisap tidak akan mudah. Fisikawan menghitung bahwa gaya yang diperlukan untuk mengekstraksi kaki kamu dari pasir hisap dengan kecepatan satu sentimeter per detik kira-kira sama dengan gaya yang dibutuhkan untuk mengangkat mobil berukuran sedang. 

Baca Juga: Jika Asteroid Jatuh ke Bumi, Apakah Akan Seperti di Film?

Salah satu bahaya yang sebenarnya adalah bahwa seseorang mungkin bisa lumpuh dalam pasir hisap dan ditenggelamkan oleh gelombang yang datang (pasir hisap sering terjadi di daerah pasang surut). Akan tetapi, kasus ini sangat jarang terjadi.