Sama-Sama Mie, Lantas Apa Perbedaan Antara Udon, Ramen, dan Soba?

July 12, 2019 6:25 AM

Jepang terkenal sebagai salah satu negara yang mempunyai jenis kuliner paling menggiurkan di kawasan benua Asia. Berbagai macam kudapan dari teknik masak manapun terdapat di negara yang khas dengan julukan Matahari Terbit ini. Beberapa yang paling terkenal dan mendunia tentunya adalah jenis mie yang dimiliki yakni udon, ramen, dan soba.

Ketiganya memang sama-sama berbentuk mie panjang dan memiliki citarasa yang lezat. Bagi kita orang Indonesia, ketiga mie tersebut seolah sama dan hanya memiliki perbedaan dalam hal penamaan saja. Padahal, ketiga jenis mie tersebut memang berbeda sesuai dengan bahannya masing-masing. Kali ini, infia.co akan merangkum beberapa perbedaan utama yang dimiliki dari udon, ramen dan soba. Perhatikan baik-baik ya agar tidak salah sebut lagi!

1. Bentuk dan Ketebalan

mie ramenSource : artforial.com
Ketebalan Dari Mie Ramen

Perbedaan utama yang terdapat pada ketiga jenis mie yang melegenda tersebut adalah pada bentuk serta ketebalannya. Ramen merupakan jenis mie yang terbuat dari bahan dasar tepung terigu. Bentuknya khas dengan ukuran yang panjang, tipis, serta berbentuk keriting layaknya mie instan di Indonesia. Soba merupakan jenis mie yang terbuat dari bahan dasar gandum hitam. Itulah mengapa soba selalu berwarna lebih pucat ketimbang jenis mie lainnya.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Bedanya Mie Ayam dengan Mie Yamin

Sementara itu, udon adalah jenis mie yang ukurannya paling tebal di antara ramen dan soba. Masih terbuat dari tepung terigu, udon umumnya memiliki diameter mencapai 6 mm. Ukuran yang besar ini juga diklaim memberi citarasa berbeda dari udon ketimbang jenis mie lain.

2. Penyajian

mie sobaSource : city-cost.com
Penyajian Mie Soba

Setelah membahas perbedaan dari segi bentuk dan ketebalan, perbedaan kedua antara udon, ramen dan soba terdapat dari cara penyajiannya. Ramen merupakan jenis mie yang selalu disajikan dengan kuah kaldu bertemperatur panas. Untuk menambah citarasa dari kuah kaldu tersebut, kebanyakan penjual ramen akan menambahkan beberapa topping seperti shoyu, miso, dan kari. Berbeda dengan ramen, soba dapat disajikan dalam dua temperatur yaitu panas dan dingin. Jenis kuahnya juga berbeda dan tidak monoton hanya kaldu saja.

Untuk udon, perbedaannya dengan jenis soba memang tidak begitu terlihat dalam segi penyajian. Udon juga dapat disajikan di temperatur panas atau dingin sesuai dengan cuaca dari lingkungan sekitar. Salah satu perbedaan yang mungkin terlihat adalah kuah dari udon biasanya lebih pekat dan kental dari kuah soba.

3. Warna Kuah

mie udonSource : qraved.com
Warna Kuah Putih Pucat Mie Udon

Perbedaan ketiga yang bisa diselidiki dari udon, soba dan ramen adalah warna kuahnya yang berbeda satu sama lain. Ramen dengan kuah kaldunya selalu berwarna kuning keemasan. Warna kuning ini dapat bertambah semakin pekat apabila dicampur dengan telur setengah matang dimana bagian kuningnya masih melumer. Untuk soba, jenis kuah yang disajikan biasanya berwarna lebih pucat dan cenderung hitam. Kuah soba juga akan terbawa dari warna soba yang memang lebih gelap ketimbang jenis mie lainnya.

Baca juga: Rahasia Mengapa Mie Instan Bikinan Warung Lebih Enak Dibanding Bikinan Sendiri

Untuk kuah udon, warnanya cenderung akan putih pucat karena kekentalan serta kepekatan lemak yang ada di dalamnya. Meskipun kental dan mengandung banyak lemak, namun kuah tipe ini juga menjadi salah satu favorit bagi semua masyarakat Jepang.

Nah, jadi itu adalah tiga perbedaan mendasar antara udon, ramen, dan soba. Sebenarnya Jepang masih memiliki jenis-jenis mie lainnya yang juga menarik untuk dibahas seperti shirataki, harusame, dan tokoroten. Namun, jenis-jenis tersebut memang masih belum begitu populer keberadaannya di Indonesia.