Rue Crémieux, Surga Instagrammer, Neraka Penduduk Lokal

Mar 11, 2019 1:00 PM

Rue Crémieux di Paris yang tersohor di Instagram. Sumber: AP

Rue Crémieux Paris sangat populer di Instagram. Dipenuhi dengan rumah-rumah kecil yang dicat pastel, batu-batu bulat, dan jendela kotak-kotak yang eyecatching, jalan bebas mobil di dekat Bastille ini telah menjadi salah satu tempat paling populer di Eropa untuk berpose. Tagar #ruecremieux sekarang terhubung ke lebih dari 31.000 gambar di Instagram.

Surga foto buat instagrammer, namun tempat ini menjadi neraka bagi penghuninya. Para pennduduk Rue Crémieux muak dengan influencer, rapper, penggemar yoga, dan pemotretan model yang menghalangi pintu mereka. Awal Maret, asosiasi warga jalanan menuntut agar kota Paris melindungi privasi mereka dengan menutup jalan untuk pengunjung di malam hari dan akhir pekan.

“Kami duduk untuk makan dan tepat di luar, ada orang-orang yang mengambil foto, ada rapper yang merekam video hingga dua jam tepat di bawah jendela, atau pesta lajang yang bising selama satu jam. Terus terang, ini melelahkan. " kata Antoine, seorang warga Rue Crémieux yang diwawancarai oleh stasiun radio France Info.

Penduduk setempat menyebutkan, sebenarnya mereka tak keberatan dengan kehadiran turis di hari kerja, karena jumlahnya masih dibatas normal dan tidak bising. Namun di akhir pekan dan malam hari, turis-turis ini bisa menjadi tak tertahankan. Itulah sebabnya mereka ingin gerbang dipasang di setiap ujung jalan, agar tetap tertutup rapat bagi non-penduduk diwaktu-waktu tertentu.

Dewan kota wilayah setempat telah diberi deadline untuk mengatasi kemacetan dan kebisingan turis ini sampai musim panas mendatang. Belum jelas apakah langkah yang akan diambil, atau apakah permintaan warga untuk membangun pagar akan dikabulkan atau tidak.