Restoran Yang Menggunakan Teknologi Canggih

Jan 24, 2020 3:00 AM

Sudah tidak dapat dipungkiri lagi, tekonologi sangat membantu manusia, dalam hal apapun . Dengan perkembangan teknologi dari tahun ke tahun makin banyak inovasi yang muncul. Bahkan tempat makan atau restoran didunia telah menggunakan kecanggihan teknologi saat ini untuk menjadi salah satu ciri khas restoran tersebut. Teknologi-teknologi yang mereka gunakan, tentu saja supaya pelanggan lebih banyak dibanding restoran biasa. Inilah berberapa restoran yang menggunakan kecanggihan teknologi sekarang.

Baca juga : Inovasi Restoran Di Bawah Laut, Indah dan Pertama Kalinya Di Eropa


Restaurant Food Ink London


Source : foodink.io Restaurant Food Ink LondonSource : foodink.io
Restaurant Food Ink London

Food Ink Restoran di london cukup unik dari perabotan, peralatan, dan makanan semuanya dicetak mesin 3-D. Menyatukan arsitek, seniman, koki, perancang dan insinyur, restoran pop-up Food Ink. telah mengklaim judul "restoran pencetakan 3D pertama di dunia." Restoran ini menggunakan printer 3D yang diproduksi oleh perusahaan Belanda olehFlow untuk membuat hidangan dari hummus, chocolate mousse, kacang polong hancur, adonan keju atau pizza kambing - pada dasarnya apa pun yang bisa diambil bentuk tempel.

Pasta kemudian dapat dimasukkan melalui ekstruder untuk membuat patung kuliner. Misi Food Ink Adalah menjelajahi persimpangan antara pengalaman bersantap dan peningkatan pengguna. Arsitek Mamou-Mani, penasihat desain untuk proyek ini, telah merancang furnitur untuk makan malam. Mereka terdiri dari koleksi bangku dan meja cetak 3D, dirancang dengan bantuan Silkworm, sebuah plugin Grasshopper3D yang kami tulis bersama dengan Adam Holloway, Karl Kjelstrup-Johnson dan Andrei Jipa.

Baca juga: Inovasi Restoran Di Bawah Laut, Indah dan Pertama Kalinya Di Eropa


Restoran Canggih Sublimotion


Source : youtube.com Restoran Canggih SublimotionSource: youtube.com
Restoran Canggih Sublimotion

Restoran di pulau Ibiza disinyalir sebagai salah satu restoran termahal di dunia. Restoran bernama Sublimotion ini dibuka di Hard Rock Hotel Ibiza. Konsepnya diciptakan oleh chef Spanyol dari resto peraih bintang Michelin, Paco Roncero. Restoran ini sangat unik meja dijadikan seperti kanvas, tempat berbagai instalasi lampu diproyeksikan di atasnya sepanjang malam. Pengunjung nantinya dapat terlibat dengan teknologi ini yang membuat imajinasi mereka mengembara karena berbagai suasana ditampilkan oleh lampu-lampu tersebut. Seperti sensasi Kutub Utara dimana mereka bisa menikmati makanan dingin dengan latar meja bernuansa es.


Restoran Menggunakan Drone


Source : autotekno.sindonews.com Restoran Menggunakan DroneSource : autotekno.sindonews.com
Restoran Menggunakan Drone

Memanfaatan kemajuan teknologi membuat kemudahan untuk segala aktifitas. Termasuk mengantarkan makanan di meja-meja restoran. Restoran yang berada di Eindhoven, Belanda adalah restoran pertama yang menggunakan drone bernama Blue Jay untuk mengantarkan pesanan kepada pelanggan. Bahkan drone ini bisa mengingat pesanan pelanggan melalui teknologi sensor kamera. Pesanan yang sudah siap kemudian diteruskan ke drone lain untuk diantarkan kepada pelanggan. Untuk melindungi konsumen agar tak terkena baling-baling drone, maka di sekeliling baling-baling telah dilengkapi dengan besi pelindung. Selain itu, terdapat cangkir khusus saat pengiriman agar minuman tidak mudah tumpah.

Baca juga : Inovasi Restoran Di Bawah Laut, Indah dan Pertama Kalinya Di Eropa


Restoran Di Singapura Menggunakan Robot


Source : inspiratorfreak.com Restoran Di Singapura Menggunakan RobotSource : inspiratorfreak.com
Restoran Di Singapura Menggunakan Robot

Berberapa restoran didunia sudah banyak yang menggunakan robot sebagai pelayan restoran salah satunya restoran di Singapura. Sebuah restoran seafood baru ini diyakini jadi yang pertama menggunakan robot pelayan di Singapura. Robot-robot bertugas mengantarkan makanan pada konsumen. Robot itu pun hanya memerlukan perawatan sekali seminggu. Konsumen yang penasaran akan menyentuh robot tapi sejauh ini tidak berdampak pada kerusakan, tambah Zhang. Robot yang dioperasikan dengan baterai diproduksi oleh perusahaan China. Bagian rangka luarnya dibuat di China, sedangkan komponen dalam dan sensor berasal dari Jepang. Saat ini robot hanya bisa berbahasa Mandarin. Tapi Zhang berusaha mencari cara agar robot bisa menggunakan bahasa Inggris juga.