Bacharuddin Jusuf Habibie atau B.J Habibie, salah satu tokoh Indonesia paling berpengaruh. Tak hanya di dalam negeri, BJ Habibie juga berpengaruh di dunia. Namanya dikenal sebagai sosok yang sangat berjasa di dunia dirgantara Indonesia. 

Presiden ketiga Republik Indonesia ini tak hanya dikenal sebagai orang jenius di Tanah Air, BJ Habibie pun juga berpengaruh di dunia. Kejeniusannya dalam menciptakan karya membuatnya dikenal hingga ke luar negeri. Seolah mata dunia tercengang dengan rancangan milik BJ Habibie. Hal ini, tentu membuat bangga Indonesia karena memiliki tokoh yang diakui dunia. 

Ada beberapa karya milik BJ Habibie dibidang penerbangan. Berikut karya-karyanya. 

Baca Juga: Sebelum Meninggal Bacharuddin Jusuf Habibie Memanggil Seluruh Keluarga

Teori Habibie


source: https://saintif.com Teori Habibiesource: https://saintif.com
Teori Habibie

Ini adalah teori yang ditemukan Habibie ketika bekerja di sebuah perusahaan penerbangan di Jerman. Teori Habibie atau Crack Progression Theory adalah teori yang menjelaskan tentang titik awal retakan pada sayap dan badan pesawat. Teori yang ia buat berhasil menghitung letak dan besar retakan pada konstruksi pesawat. Sebab, Habibie membuat teorinya dengan sangat detail, bahkan hingga ke tingkat atom.

 Oleh sebab itu, Habibie dijuluki "Mr Crack" dalam dunia penerbangan. Berkat teori yang ia temukannya pada usia 32 tahun itu, risiko kecelakaan pesawat pun bisa ditekan. Selain itu, pesawat bisa bermanuver lebih aman karena tak perlu lagi menambahkan beban konstruksi sebagaimana yang dilakukan sebelum teori ini ditemukan.

Baca Juga: Habibie Dirawat karena Penyakit Mirip dengan Istrinya

Menciptkan Pesawat R80


source: https://www.tribunnews.com Menciptkan Pesawat R80source: https://www.tribunnews.com
Menciptkan Pesawat R80

BJ Habibie dikenal mahir dalam membuat pesawat. Banyak pesawat yang diciptakan oleh Habibie. Di antaranya ialah pesawat R80. Pesawat ini dirancang dengan teknologi terbaru dan super canggih dengan tingkat keamanan yang tinggi bagi penumpang. Tak seperti pesawat pada umumnya, Pesawat R80 dilengkapi dengan teknologi fly by wire yang menggunakan sinyal elektronik dalam memberikan perintah. 

Fly by wire adalah sebuah sistem kendali yang menggunakan sinyal elektronik dalam memberikan perintah. Pesawat R80 dirancang oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI). PT Regio Aviasi Industri (RAI) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perancangan, pengembangan, dan manufaktur pesawat terbang. 

Perusahaan ini didirikan oleh BJ Habibie bersama putra sulungnya Ilham Akbar Habibie. Perusahaan ini khusus mengembangkan pesawat R80 yang merupakan lanjutan dari pesawat N250 yang juga hasil ciptaan Habibie. Pesawat buatan Habibie direncanakan akan diterbangkan pertama kali di Bandar Udara Internasional Kertajati, Jawa Barat, yang masih dalam tahap pembangunan.

Baca Juga: Inilah 7 Karya Anak Bangsa yang Diakui Dunia

Pesawat N-250


source: https://m.bizlaw.id Pesawat N-250source: https://m.bizlaw.id
Pesawat N-250

Kemudian, karya BJ Habibie lainnya ialah Pesawat N-250. Pesawat N-250 merupakan pesawat penumpang sipil (airliner) regional komuter turboprop rancangan asli IPTN (Sekarang PT Dirgantara Indonesia, PT DI, Indonesian Aerospace), Indonesia. 

Menggunakan kode N yang berarti Nusantara menunjukkan bahwa desain, produksi dan perhitungannya dikerjakan di Indonesia atau bahkan Nurtanio, yang merupakan pendiri dan perintis industri penerbangan di Indonesia. Pesawat ini adalah ide dari Habibie. 

Pertimbangan B.J. Habibie untuk memproduksi pesawat itu (sekalipun sekarang dia bukan direktur IPTN) adalah di antaranya karena salah satu pesawat saingannya Fokker F-50 sudah tidak diproduksi lagi sejak keluaran perdananya 1985 karena perusahaan industrinya, Fokker Aviation di Belanda dinyatakan gulung tikar tahun 1996.