Penelitian Ini Ungkap Bahaya Pacaran Sejak Remaja, Ini Penjelasannya!

Jun 29, 2019 11:30 AM

Menjalin relasi antara individu dan bersosialisasi dengan banyak orang sejak kecil wajib ditanamkan. Kita sebagai manusia wajib tahu bahwa kita tidak hidup sendiri dan membutuhkan orang lain untuk mendukung apa yang akan kita lakukan dan apa yang sedang kita lakukan saat ini.

Banyak orang tua mulai sadar dan memahami seandainya kemampuan anaknya bersosialisasi dan berhubungan dengan orang lain tidak baik. Memang banyak anak muda sudah mulai berpacaran dan menjalin relasi yang lebih dalam lagi dengan orang lain.

pacaran sejak remajaSumber foto: Wanita Indonesia
Menurut penelitian yang berbicara soal apakah berpacaran sejak usia muda baik dilakukan oleh para ilmuwan University of Denver, Amerika Serikat menemukan hasil yang mengejutkan.

Beberapa orang tua yang masih berpikiran konservatif akan memarahi anaknya jika sudah mulai berpacaran dan merasa membuat anaknya menjadi lebih buruk, meski sebagian orang tua sedikit fleksibel akan hal itu.

Dalam berhubungan pacaran seharusnya seseorang sudah bisa mengetahui bagaimana resiko yang akan dialami namun tidak dengan kaum muda kita. Menurut penelitian yang berbicara soal apakah berpacaran sejak usia muda baik dilakukan oleh para ilmuwan University of Denver, Amerika Serikat menemukan hasil yang mengejutkan.

Berpacaran sejak muda memang memiliki keuntungan tersendiri seperti bisa melatih kepekaan dan berkomunikasi dengan orang lain, tetapi mereka juga banyak menemukan kerugian dari kegiatan pacaran sejak muda. Beberapa hal seperti menimbulkan kecemasan, depresi, hingga pada akhirnya berujung pada konsumsi minuman alkohol dan selanjutnya.

pacaran sejak remajaSumber foto: uzone
Perlu diingat bahwa hubungan pacaran tidak hanya melibatkan dua orang melainkan juga orang disekitar dua orang tersebut

Penelitian tersebut mengambil sampel dengan meneliti 200 anak orang remaja yang saat itu berusia 16 tahun. Tahun demi tahun para anak muda itu diberikan beberapa pertanyaan tentang hidupnya dan mereka banyak menemukan adanya tingkatan depresi dan kecemasan dalam diri seseorang yang berpacaran sejak muda.

Lebih jauh lagi hal itu banyak mempengaruhi kehidupan sosial mereka. Hal itu terjadi karena anak muda belum bisa menyelesaikan masalahnya dan memilih jalan pintas yaitu keluar dari kelompok dan menyendiri saat kesulitan menyelesaikan masalah hubungan. Perlu diingat bahwa hubungan pacaran tidak hanya melibatkan dua orang melainkan juga orang disekitar dua orang tersebut. Hal itu akan membuat kedau orang tersebut mendapatkan tekanan berbeda.

Baca juga: Hindari Gaya Pacaran Seperti Ini Agar Tak Bikin Ilfil Orang Lain

Banyak anak muda juga melampiaskan tekanan yang dialaminya dengan mengkonsumsi alkohol hingga obat – obatan terlarang. Terbukti dari 200 orang anak muda berusia 16 tahun yang berpacaran akan lebih rentan terkena minuman alkohol dan obat – obatan dibanding yang belum berpacaran saat usia muda.

Meski banyak manfaatnya, namun berpacaran secara berlebihan juga tak baik. Usia remaja sebaiknya disii dengan hal yang mengembangkan diri termasuk relasi kepada orang yang ada di sekitar kita! (gn)