Pemecatan Ari Askhara Adalah Kabar Gembira untuk Garuda Indonesia

Dec 9, 2019 12:26 PM

Dua bulan menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir sudah panen pujian, bahkan setiap langkahnya menjadi perhatian. Keputusannya memecat Dirut Garuda Ari Askhara yang terbukti menyelundupkan Harley Davidson dan dua buah sepeda Brompton disambut bahagia oleh masyarakat, terutama para karyawan PT Garuda Indonesia (Persero). 






1

Harley Ari AskharaHarley Ilegal Ari Askhara
Source: Antaranews


Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno menempatkan Ari Askhra dalam posisi strategis sejumlah BUMN sejak 2014 hingga 2019. Pada Desember 2014 hingga April 2016 Ari Askhara menduduki posisi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia. Setelahnya Ari langsung menduduki kursi Direktur SDM PT Wijaya Karya (Persero) sampai dengan Maret 2017. Rini Soemarno kemudian memindahkan Ari Askhara untuk menjabat Direktur Utama PT Pelindo III (Persero), tepat tanggal 12 September 2018, Rini Soemarno kembali mengirimkan Ari ke Garuda Indonesia. Tak tanggung-tanggung, kembalinya Ari ke Garuda Indonesia untuk menjadi Direktur Utama. Dua bulan menjabat sebagai Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan karir mulus Ari Askhara. Pasca terkuaknya bukti yang dipaparkan oleh Ditjen Bea Cukai Kemenkeu bahwa Harley Davidson dan sepeda Brompton ilegal yang diangkut dengan peswat Garuda terbaru Airbus A330 - 900 adalah milik Ari Askhara.






1

Menteri BUMNRini Soemarno - Erick Thohir
Source: infia






 

Erick Thohir mendapat banyak kiriman bunga dari keluarga karyawan Garuda Indonesia. Karangan bunga itu tentu memunculkan banyak opini bahwa Ari Askhsara tidak disukai oleh karyawannya. Dalam kurun waktu setahun menjabat sebagai Dirut, bukannya menyelesaikan masalah justru menambah sejumlah perkara yang memalukan negara. Dalam konfrensi pers, Ketua Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) Zaenal Muttaqin mendukung penuh keputusan Erick Thohir memecat Ari Askhara “Kami sangat mendukung respon cepat Pak Erick Thohir yang telah memecat Ari Askhara terkait kasus penyelundupan Harley Davidson di pesawat Garuda.” Jelas Zaenal pada Jumat (6/12) di RA Residance, Jakarta Selatan. Tidak perlu waktu lama untuk merentetkan banyaknya masalah yang ditimbulkan oleh Ari Askhara. 





 

Karangan bunga di BUMN
Source: Achmad Dwi Afriyadi/Detik


Merangkum dari Tirto.id inilah rentetan masalah kontroversial yang dilakukan Ari Askhara.

Pertama, memberhentikan iuran angota. Entah apa tujuannya, Ari Askhara memberhentikan iuaran anggota dan melakukan PHK terhadap beberapa awak kabin tanpa dasar yang jelas.

Kedua, melarang pengurus serikat pekerja terbang. Ari Askhara juga melarang terbang para serikat pekerja yang tidak membela kepentingannya.  

Ketiga, pemalsuan laporan keuangan Garuda dari rugi menjadi untung. Garuda mengalami kerugian sebesar Rp 2,4 triliun. Namun pada laporan keuangan PT Garuda 2018, Ari memalsukan laporan keuangan dengan membuat klaim keuntungan Rp 70 miliar. Hal tersebut diketahui melalui hasil investigasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga Kemenkeu pun memberikan sanksi kapada Garuda dan auditor yang mengaudit laporan. 

Keempat, larangan foto dan adanya live music di pesawat. Pasca viralnya video YouTuber Rius Vernandes yang membuat review pelayanan Garuda, Ari Askhara membuat perintah larangan foto dan merekam video di dalam maskapai Garuda. Namun ia justru membuat acara live music #GIACoustic dalam penerbangan.

Kelima, Pengalihan rute Jakarta - Amsterdam. Sejak Ari menjadi Dirut Garuda, para awak kabin harus melayani penerbangan jarak jauh dengan sistem pulang - pergi. Rute Jakarta - Amsterdam (direct flight) dialihkan menjadi Denpasar - Medan - Amsterdam. Beberapa orang awak kabin sampai dirawat di Rumah Sakit karena panjangnya jam penerbangan. 

Keenam, Kelebihan jam kerja awak kabin. Kementerian Perhubungan menemukan adanya pelanggaran jam kerja awak kabin sebanyak empat kali sepanjang Agustus 2019 dengan rute Denpasar - Kualanamu - London dan sebaliknya. 

Ketujuh, pemangkasan fasilitas awak kabin. Ari Askhara memangkas fasilitas yang seharusnya diterima awak kabin berupa penginapan, tunjangan perjalanan, dan laundry. Alasanya adalah efisiensi. Hal itu justru berdampak pada turunnya safety level di Indonesia.

Kedelapan, gaji direksi dan awak kabin yang tidak rasional. Upah untuk awak kabin hanya berupa gaji pokok sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP) dan tunjangan tidak tetap. Sedangkan gaji yang diterima oleh para petinggi per tahunnya mencapai Rp 3,7 miliar.

Kesembilan, penyelundupan Harley Davidson dan Bromton. Kasus ini adalah kasus yang berhasil membuat Ari Askhara dipecat sebagai Dirut Garuda. Temuan komite audit perusahaan menunjukkan Ari terbukti menggunakan fasilitas perusahaan untuk keperluan pribadinya. Ari Askhara memerintahkan bawahannya untuk mencari motor Harley Davidson tipe Shovelhead tahun 2018 lalu. Kemudian ia melakukan pembayaran pada April 2019 melalui rekening pribadi finance Manajer Garuda cabang Amsterdam.


Viral Thread Skandal Ari Askhara

Media sosial diramaikan dengan skandal Ari Askhara yang disebut-sebut memiliki kekasih “selir” seorang pramugari bernama Puteri Novitasari Ramli. Dalam sebuah kasus seperti ini, melibatkan kehadiran seorang perempuan selalu memercikkan nilai kontroversi tinggi. Sampai dengan hari ini hal itu masih menjadi misteri. Menjadi pramugari juga bukan pekerjaan mudah. Meski mereka bisa terbang ke berbagai negara di dunia, menjadi pramugari sering kali diterpa kabar miring. Masih banyak orang yang mengira antara pramugari dan pilot kerap tejalin hubungan gelap. Percayalah, tidak semua pramugari seperti itu. Saya melakukan wawancara dengan seorang mantan pramugari maskapai Garuda Indonesia yang kemudian pindah ke salah satu maskapai internasioanal. Untuk menghargai dan menjaga privasi sumber, kita sepakati saja untuk menyebutnya Linda. Saat Linda bekerja sebagai pramugari Garuda, ia tdak menampik adanya fair. “Ya memang ada fair antara pramugari-pilot atau direktur. Tapi sekali lagi, itu adalah oknum, nggak bisa dipukul rata.” jelas Linda kepada Infia. Dalam setiap perhelatan khusus di luar kedinasan akan ada selebrasi khusus yang melibatkan pramugari pilihan karena kecerdasan dan penampilan yang menarik.

“Setiap ada acara kayak ulang tahun Garuda atau pesawat Neo datang, ganti seragam Anne Avantie lah, ganti seragam Didiet Hediprasetyo. Pokoknya setiap acara irregularities selalu dipilih pramugari-pramugari pilihan. Dan setiap acara itu ada direksi. Jadi direksi dan talented pramugari selalu barengan ke manapun,” tambah Linda pada Infia. 

Ketika ditanya soal Puteri Novitasari Ramli, menurut Linda, Puteri adalah kekasih Ari Askhara sejak lama. “Puteri ini tiba-tiba jadi pramugari, nggak pake tes seberat gue dulu. Puteri itu pacarnya pak Ari sejak dari zaman masih di Pelindo. Pak Ari pindah, dibawa juga si Puteri.” Tambah Linda pada infia.






1

Ari AskharaAri Askhara
Source: Antaranews

Hitung-hitungan Angka Kekayaan Ari Askhara

Tidak cukup rasanya bagi warga net jika hanya membongkar barang mewah milik Ari Askhara seperti jam Richard Mille Tourbillion RM 052 edisi terbatas yang hanya ada 21 buah di dunia dengan harga 500 ribu Euro atau senilai Rp 8.5 miliar. Data Laporan Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) Ari Askhara yang tercatat di laman elhkpn.kpk.go.id tercatat cukup banyak, jumlah kekayaannya mencapai Rp 37.561.339.665 sederhananya adalah Rp 37.5 miliar periode Maret 2018.  Jumlah tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan data LHKPN sebelumnya yang jumlahnya Rp 29.392.625.000. Kekayaan Ari Akshara dengan nominal paling besar berupa tanah dan bangunan senilai  Rp 23,2 miliar. Dengan kekayaan mencapai miliaran rupiah tidak mungkin rasanya jika tidak memiliki koleksi barang mewah lainnya. Benar saja, Ari Askhara memiliki koleksi mobil cukup mewah. Pertama, Mitsubishi Pajero Sport tahun 2012 dengan pembelian seharga Rp 325 juta. Kedua, Mazda 6 Sedan tahun 2017 senilai Rp 420 juta. Ketiga, Lexus minibus tahun 2016 seharga Rp 625 juta. Maka, jika harga ketiga mobil tersebut dijumlahkan, totalnya senilai Rp 1,37 miliar. Tentu kita tidak bisa asal menduga - duga dari mana aset kekayaan Ari Askhara. Mengutip laporan keungan semester I tahun 2019, remunerasi untuk tujuh orang direksi mencapai US$ 1.215.727 ditambah dengan imbalan pasca kerja senilaui US$ 203.698. Jumlah pendapatan tersebut merupakan akumulasi selama enam bulan selama semester awal, yakni Januari - Juni 2019. Apabila tujuh orang direksi tersebut menerima nominal upah yang sama, maka gaji per bulan Ari Askhara adalah US$ 28.945 atau Rp 405.230.000.