Pasangan yang Punya Panggilan Sayang Dinilai Lebih Romantis?

Jan 9, 2019 7:32 PM


C:\Users\Sharefaulia\Downloads\priscilla-du-preez-105714-unsplash.jpg

Pacaran ala anak zaman sekarang enggak lengkap rasanya kalau tidak punya panggilan sayang. Nama panggilan sayang yang kebanyakan dipilih diantaranya kata sayang, beb, baby, say, hunny, bahkan sebutan seperti ayah, bunda, mami dan papi. Kenapa sih anak millennial menyukai penggunaan kata tersebut dibandingkan memanggil pasangan dengan sebutan nama aslinya?

Pada dasarnya, seseorang hanya mengikuti tren yang sedang berkembang bukan semata-mata memberikan nama panggilan itu secara khusus. Di beberapa negara berkembang, panggilan sayang seperti ini membuat pasangan merasa sangat disayangi, dicintai dan dipedulikan satu sama lain.

Selayaknya anak bayi yang terus disayang dan dijaga dalam dekapan ibunda tercinta. Artinya, tanpa disadari setiap orang memiliki keinginan untuk bernostalgia pada masa-masa saat masih kecil. Seorang ahli neuroantropologi dari Florida State University, Dean Falk, menyatakan bahwa pengalaman seperti memicu peningkatan dopamine dalam jumlah besar di dalam otak, sehingga mampu menciptakan rasa bahagia.

Panggilan sayang juga membuat sebuah hubungan semakin dekat dan terbuka. Dari situlah kenyaman dan ketenangan saat sedang bersama akan semakin kuat. Ungkapan isi hati akan terjalin lebih intim bila disertai dengan panggilan sayang.

Mereka menganggap panggilan sayang, baby, beb, hunny dan lainnya mampu mengantarkan maksud hati. Menyelaraskan pikiran satu sama lain agar visi-misi hubungan ini berjalan dengan semestinya.

Sekitar 100 ribu pasangan di Seattle mengikuti penelitian terkait panggilan sayang terhadap pasangan. Diketahui sekitar 76% terbukti lebih bahagia bila memiliki nama panggilan istimewa dalam hubungan. Karena, mereka merasa panggilan istimewa itu menjadi pengingat bahwa ada seseorang yang benar-benar peduli dan berkomitmen untuk saling melengkapi.

C:\Users\Sharefaulia\Downloads\toa-heftiba-493436-unsplash.jpg

Di Indonesia, panggilan sayang juga digunakan pada banyak pasangan, muda maupun tua. Jangankan dipanggil, saat pasangan kita mengubah nama kontak telepon kita menjadi nama sayang, baby, mine, beb, rasanya sangat bahagia. Kebiasaan yang satu ini seolah menandakan kepunyaan. Panggilan ini pun terus berlanjut saat memasuki jenjang pernikahan.

Hubungan akan terasa lebih harmonis dan hangat saat nama panggilan istimewa bisa terus digunakan. Selain itu, pasangan akan merasa sangat dihargai keberadaannya, misalnya saat berada di tengah keramaian kumpul bareng keluarga, sahabat, tanpa canggung akan memanggil pasangan dengan sebutan, baby, beb, hunny. Begitu pula saat berada di depan orangtua, dengan santai dan bangga, anak millennial memanggil pasangannya dengan panggilan istimewa.

Kalau kamu sudah punya panggilan sayang belum nih untuk pasangan? Kalau belum buruan bikin sebelum ketinggalan sama pasangan yang lebih dulu manggil beb, hunny, ayank yang lainnya. Lakukanlah hal-hal yang bisa membangkitkan keromantisan yang bisa kamu ciptakan bersama pasangan. Nah, bagi yang belum punya pasangan, teruslah mencari pasangan terbaik pilihan hatimu agar ada yang bisa kamu panggil beb.