Para Ilmuwan Menciptakan Material Kuat Dan Ringan

Mar 11, 2020 7:00 AM

Perkembangan infrastruktur dunia semakin canggih dari masa ke masa. Sejak awal peradaban terbentuk, kita berkembang mulai penggunaan kayu, logam dan terus mengenal material yang lebih mutakhir. Pada era berlian/intan ini kita mengenal material-material kuat seperti berlian, baja atau beton untuk sebagian besar pembangunan infrastruktur dunia. Tetapi para ilmuwan menciptakan material-material terkuat lebih dari baja dengan berat yang sangat ringan, bahkan ada lebih dari pada udara. Inilah material-material kuat dan ringan yang di ciptakan ilmuwan dunia.

Baca juga : Sudah Tahu Belum? Inilah Perbedaan Semen dengan Beton!


Aerogel Termasuk Material Kuat


Source : printedelectronicsworld.com Aerogel Termasuk Material KuatSource : printedelectronicsworld.com
Aerogel Termasuk Material Kuat

Aerogel tercatat dalam 15 kategori di Guinness Book of Records, lebih dari material lainnya. Bahasa gaulnya aerogel adalah "asap beku". Aerogel dibuat dari pengeringan ekstrim dari larutan gel yang mengandung alumina, chromia, tin oxide atau carbon. Sebanyak 99,8 persennya adalah ruang kosong, karena itulah bentuknya semi transparan. Aerogel adalah insulator menakjubkan, ia dapat menahan panas maupun dingin. Aerogel digunakan sebagai pelindung di dunia militer, saking kuatnya ia bahkan bisa melindungimu dari suhu dingin di bulan. Balok kecil transparan aerogel pun bisa menahan batu bata seberat 2,5 kg. Densitas aerogel adalah sebesar 3 mg/cm3.

Baca juga : Sudah Tahu Belum? Inilah Perbedaan Semen dengan Beton!


Microlattice


Source : inverse.com MicrolatticeSource : inverse.com
Microlattice

Boeing menyebut bahan logam ini 'microlattice', karena logam ini terdiri dari jejaring pembuluh kecil dengan ketebalan dinding hanya 100 nanometer. Logam ini dibuat dengan proses penggoresan yaitu sebuah template dibuat, ditutupi dengan pelat nikel, dan kemudian dihilangkan secara kimiawi. Meskipun 99.99 persen adalah udara, namun microlattice bukanlah udara. Ini adalah "logam teringan yang pernah dibuat". Karena sangat ringan, diperlukan beberapa detik bagi segumpal logam ini untuk jatuh ke tanah. Dia melayang seperti kapas. Diproduksi oleh HRL Laboratories, sebuah kongsi antara para insinyur Boeing dan General Motors, dengan bantuan dari ilmuwan Caltech dan University of California, Irvine. Selama bertahun-tahun para peneliti telah berusaha menemukan adanya bahan yang kuat sekaligus ringan. Proses produksi awal 'microlattice' nyaris sama dengan logam lainnya.


Aerographite


Source : arquitecturayempresa.es AerographiteSource : arquitecturayempresa.es
Aerographite

Para ilmuan di Hamburg, Jerman ternyata juga unjuk kejeniusan dengan ciptaan mereka, yaitu material nanokarbon teringan di dunia. Material nanokarbon teringan yang diberi nama aerographite ini diklaim hanya berbobot 0,2 miligram per sentimeter kubik. Bobot ini hanyalah seperempat bobot material teringan di dunia kedua, yaitu nickel-phosphorus microlattice, yang diciptakan oleh peneliti dari Amerika tahun lalu. Bila dibandingkan dengan udara, maka bobot aerographite enam kali lebih ringan. Walau ringan, aerographite memiliki struktur seperti foam, jadi tak mungkin digunakan untuk membuat alat-alat berat seperti mobil balap atau pesawat tempur. Kemampuannya untuk menghantar listrik dengan baik, dan kemampuan kompresinya yang mencapai 95%, memungkinkan aerographite untuk digunakan dalam pembuatan baterai atau komponen elektrik seperti kapasitor. Menariknya, 99,99% dari satu sentimeter kubik dari aerographite merupakan udara.

Baca juga : Sudah Tahu Belum? Inilah Perbedaan Semen dengan Beton!


Graphene Aerogel


Source : extremetech.com Graphene AerogelSource : extremetech.com
Graphene Aerogel

Tim dari Zhejiang university di Hangzhou baru saja memamerkan ke publik material bernama graphene aerogel. Material yang seperti spons itu terbuat dari karbon beku kering dan oksida graphene. Untuk membuktikan beratnya yang super ringan, bahan tersebut mampu berdiri di atas bunga dandelion tanpa menghancurkan benih-benih halusnya yang kecil. Material ini diklaim seribu kali lebih tipis dari rambut manusia karena terdiri dari 99,99 persen udara. Sehingga benda itu juga 100 kali lebih ringan dari styrofoam. Saking kecilnya, Anda harus menyusun 3 juta lembar graphene untuk mendapatkan tumpukan setinggi 3 mm. Uniknya, meski sangat ringan dan hampir transparan namun graphene aerogel ini juga kuat. Strukturnya yang hanya seberat 0,77 mg mampu untuk menahan beban sebesar kucing dewasa dengan berat badan 4 kg. Selain itu juga sangat fleksibel dan dapat ditarik hingga 20 persen tanpa terjadi kerusakan apapun.