Hati-Hati, Malas Gosok Gigi Berisiko Sakit Jantung

Jul 24, 2019 11:00 AM

Dilansir dari Daily Mail, sebuah studi yang melibatkan sebanyak 755 anak, menemukan mereka lebih mungkin memiliki penumpukan plak di arteri atau yang biasa dikenal atheroclerosis ketika beranjak dewasa.

Kondisi tersebut membuat terbatasnya jumlah darah yang kaya oksigen ke seluruh organ tubuh. Akibatnya, bisa meningkatkan risiko terserang penyakit jantung, stroke, hingga kematian dini. Penyakit berbahaya itu terjadi ketika bakteri dalam plak menginfeksikan jaringan gigi. 

Bakteri itulah yang memicu terjadinya peradangan parah. Peradangan tersebut akan terjadi secara bertahap dalam merusak pembuluh darah dan menyebabkan atherosclerosis hingga penyakit jantung.

Baca Juga: Cara Membersihkan Karang Gigi Secara Alami


gigi terinfeksiSource: Deardoctor
Bakteri dalam plak menginfeksikan gigi

Dr. Pirkko Pussinen, dosen di Universitas Helsinki, juga melakukan penelitian tentang hal ini di departemen penyakit mulut dan maksilofasial di Universitas Helsinki. Mereka telah menemukan adanya hubungan antara penyakit gusi dengan penyakit jantung.

Dia mengatakan, kesehatan mulut anak-anak bisa memengaruhi kondisi kesehatannya ketika beranjak dewasa. Mereka yang terserang penyakit jantung kemungkinan besar malas sikat gigi semasa kecil. Guna mengungkap adanya hubungan antara kesehatan mulut dengan penyakit kardiovaskular (jantung), para peneliti pun melihat laporan kesehatan gigi anak-anak usia 6, 9, hingga 12 tahun. Hasil riset menunjukkan sebanyak 68-82 persen anak-anak memiliki kondisi gusi berdarah, kerusakan gigi, dan tambalan.

Baca Juga: Menghilangkan Bau Mulut Dengan Kerokan Lidah, Apakah Efektif?

Lalu sebanyak 61-34 persen dari anak-anak itu memiliki 1-4 tanda-tanda infeksi mulut. Gejala infeksi termasuk sakit gigi sensitivitas suhu, pembengkakan di wajah, dan demam. Faktanya, hanya 5 persen dari mulut anak-anak yang dianggap benar-benar sehat.