Mungkinkah Matahari Akan Berhenti Bersinar?

July 11, 2019 12:00 PM

Ilmuan mengatakan, matahari akan bersinar untuk waktu yang sangat, sangat lama lagi. Matahari, bersama dengan tata surya, berusia sekitar 4,5 miliar tahun. Itu adalah sepertiga dari usia seluruh alam semesta. Ilmuwan mengklaim bahwa selama beberapa miliar tahun ke depan, Matahari akan tetap bersinar terang.

Baca Juga: Mungkinkah Ada Planet yang Memiliki Dua Matahari? Ternyata Dua Astronom AS Ini Menemukannya!

Walaupun kedengarannya ini adalah kabar baik, tapi secara paradoks, kenyataan bahwa matahari masih akan terus bersinar pada akhirnya akan mengakibatkan hilangnya karbon dioksida di atmosfer Bumi. Dalam 2,5 hingga 3 miliar tahun dari sekarang, suhu permukaan bumi akan melebihi titik didih air. Dalam sekitar 4 hingga 5 miliar tahun, Bumi akan berada dalam kondisi yang lebih buruk daripada Venus saat ini, yaitu sebagian besar airnya hilang, dan sebagian permukaan planet tercinta kita ini akan meleleh.

Matahari menelan bumi

Source: internapcdn.net

Akhirnya, Matahari akan berevolusi menjadi bintang raksasa merah yang cukup besar untuk menelan bumi


Baca Juga: Menatap Matahari Kelamaan, Semengerikan Ini Dampaknya

Akhirnya, Matahari akan berevolusi menjadi bintang raksasa merah, cukup besar untuk menelan Bumi. Luminositasnya akan beberapa ribu kali luminositasnya saat ini. Akhirnya, dengan semua bahan bakar nuklirnya dan lapisan luarnya terlontar ke luar angkasa, inti Matahari akan mengendap ke tahap akhir evolusinya sebagai bintang kerdil putih. Bintang seperti itu tidak lagi menghasilkan energi melalui fusi nuklir, tetapi menyimpan panas, dalam volume yang sangat kecil. Dengan demikian, matahari akan berubah dingin dan bergerak lebih lambat.

Diperlukan milyaran tahun lagi bagi Matahari untuk mendingin dari suhu awal ratusan ribu derajat ke suhu saat ini dan di bawahnya. Tetapi pada akhirnya, sisa-sisa Matahari perlahan-lahan akan menghilang dari pandangan, menjadi katai coklat: sisa bintang yang mendingin dan mati.

Baca Juga: Mengapa Matahari bisa Menghasilkan Panas? Inilah Sebabnya!