1 Juta Spesies Makhluk Hidup Diperkirakan Terancam Punah Karena Ulah Manusia

May 14, 2019 9:00 AM

Menjaga lingkungan alam di Bumi memang menjadi salah satu tugas utama bagi seluruh umat manusia agar mereka pun juga bisa hidup dengan nyaman. Namun nyatanya masih banyak kasus pengikisan lingkungan yang dilakukan manusia hingga membuat alam mengalami krisis.

Lingkungan alam di dunia yang diisi oleh makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan saat ini mengalami ancaman yang cukup besar setelah banyaknya kasus eksploitasi alam yang terjadi selama lebih dari 50 tahun terakhir. Ironisnya, ancaman tersebut berasal dari ulah manusia itu sendiri yang sering melakukan interaksi yang berakibat buruk bagi lingkungan alam.

Sejak perkembangan populasi manusia yang makin berkembang dari era 70an, eksistensi alam di dunia semakin lama semakin berkurang dan memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap keberadaan hewan dan tumbuhan yang ada di ekosistem tersebut. Bahkan menurut laporan dari Intergovernmental Science-Policy Platform on Biodiversity and Ecosystem Services (IPBES), satu juta dari 8 juta spesies hewan dan tumbuhan terancam punah karena manusia.

Baca Juga: Sempat Punah 136 Ribu Tahun Lalu, Spesies Burung Ini Kembali Ditemukan Hidup di Afrika Timur


Nature ExctinctionSource: Live Science/Shutterstock
Ekosistem alam yang makin lama makin berkurang yang berdampak pada 1 juta spesies hewan dan tumbuhan yang dilaporkan terancam punah.

Pada rilis yang dimuat oleh situs resminya, pihak IPBES yang melakukan rapat pada 29 April hingga 4 Mei memberikan laporan tentang eksistensi lingkungan alam yang sedang alami ancaman dan makin lama makin menipis. Laporan yang disusun oleh 145 ahli yang berasal dari 50 negara selama tiga tahun terakhir, mereka mencatat berbagai perubahan yang terjadi dalam lingkungan alam di dunia selama hampir lima dasawarsa terakhir.

Dimulai dari banyaknya spesies asli yang ada di daratan yang alami penurunan eksistensinya sebesar 20 persen, cukup banyak spesies hewan yang terancam alami kepunahan seperti hewan amfibi yang turun hingga 40%, karang laut (33%) hingga hampir dari sepertiga spesies mamalia laut yang terancam punah. Selain itu berbagai spesies makhluk hidup juga tercatat terancam "hilang" di muka bumi jika tidak bisa ditangani dengan baik oleh manusia itu sendiri.

Baca Juga: Apa Jadinya Bila Dinosaurus Tidak Pernah Punah?


HewanSource: Getty Images
Hewan yang menjadi salah satu makhluk hidup yang terancam punah akibat eksploitasi alam berlebihan.

Salah satu ketua penilaian dari laporan IPBES, Profesor Josef Settele mengatakan ancaman ini tak lepas dari dampak aktivitas manusia yang membuat eksistensi ekosistem dan makhluk hidup yang tinggal disana makin berkurang tanpa kendali.

"Ekosistem, spesies, populasi liar, varietas lokal tanaman dan hewan peliharaan menyusut, memburuk atau menghilang. Jaringan kehidupan yang esensial dan saling terhubung di Bumi semakin kecil dan semakin usang. Kehilangan ini adalah akibat langsung dari aktivitas manusia dan merupakan ancaman langsung terhadap kesejahteraan manusia di semua wilayah di dunia." kata Prof. Settele yang dikutip dari rilis resmi IPBES.

Dalam laporan IPBES, ada lima sebab yang memicu dampak dari terkikisnya kualitas lingkungan alam yang makin lama makin membuat alam semakin berubah yaitu pengubahan penggunaan daratan dan laut, eksploitasi organisme secara langsung, perubahan iklim, polusi, hingga invasi spesies tak dikenal. Lima faktor itu memiliki andil besar bagi perubahan lingkungan yang cukup signifikan dan membahayakan spesies yang hidup di dalamnya.

Baca Juga: Dampak Pemanasan Global, Hutan Hujan Tropis Tertua di Dunia Terancam "Hilang"


PolusiSource: davidsuzuki.org
Polusi, salah satu faktor makin berkurangnya kualitas ekosistem alam yang mengancam eksistensi makhluk hidup.

Meski muncul laporan tentang lingkungan hidup yang cukup membuat miris, namun warga dunia masih memiliki kesempatan untuk membuat perubahan demi lingkungan hidup yang lebih baik dan menghindari ancaman mengerikan yang sesuai dari laporan dari IPBES tersebut. Seperti dalam pernyataan yang dikemukakan oleh ketua IPBES, Sir Robert Watson yang meminta untuk lakukan perombakan sistem serta pola pikir terhadap lingkungan.

Baca Juga: Sulit Dimusnahkan, Penasaran Rahasia Bertahan Hidup Kecoa?

Dengan adanya hasil laporan yang dimuat IPBES tahun ini, sudah seharusnya umat manusia lebih memperhatikan lingkungan alam dan tidak merusaknya dengan lakukan eksploitasi tanpa terkendali. Jika hal itu bisa dihentikan, bukan tak mungkin ekosistem alam bisa dikembalikan lagi seperti sedia kala.