Menjadi Teka-Teki, Berapakah Jumlah Helai Rambut Kita?

Oct 4, 2019 6:00 AM

Setiap orang memiliki rambut yang berbeda-beda, ada yang berambut lurus, keriting, tebal, tipis, panjang, pendek, berwarna hitam, coklat, pirang, ataupun merah. 

Berapakah helai rambut yang ada dikepala kita? Mungkin kita tidak akan sanggup jika disuruh menghitung satu persatu rambut kita, apalagi yang memiliki rambut tebal. Mungkin gak akan cukup menghitung dalam sehari, dan juga bayangan rasa lelah menghantui sehingga malas untuk menghitungnya.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Terburuk yang Dapat Merusak Rambut Anda


Masih menjadi misteri berapa jumlah rambut yang ada di kepala kitaSource: idiva.com
Masih menjadi misteri

Kini sudah ada metode yang dapat digunakan untuk menghitung jumlah helai rambut. Menurut kutipan gunsenpai.com, sebenarnya ada ‘metode kasar’ untuk menghitung rambut di kepala kita. Pertama, dengan menggunakan rumus luas permukaan yang pernah kita pelajari di sekolah, kita hitung luas permukaan bagian kepala kita yang ditumbuhi rambut. 

Kemudian hitung rata-rata jumlah rambut dalam setiap 1 cm persegi. Jika keduanya sudah didapat, tinggal dikalikan luas kepala kita dengan rata-rata jumlah rambut setiap centimeter persegi. Memang hasilnya hanyalah merupakan perkiraan, yah namanya juga metode kasar buatan sendiri.

Baca Juga: Tidur dengan Rambut Lembab Berbahaya Bagi Kesehatan? Ini Penjelasannya!


rambut manusia terdiri atas 100.000 helai rambutSource: dewong.com
100.000 helai rambut

Menurut kutipan kumpulan.info, setiap manusia, rata-rata memiliki jumlah rambut sekitar 100.000 helai rambut di kepalanya. Masa bertumbuh setiap helai rambut hanya antara 2 hingga 6 tahun, kemudian rontok. Lalu pada pori-pori yang sama, rambut baru mulai tumbuh. Siklus kehidupan sehelai rambut disebut siklus rambut.

Siklus rambut dimulai dari fase pertumbuhan, fase transisi yang pendek, dan fase istirahat. Rambut berhenti bertumbuh selama tiap-tiap fase istirahat. Fase pertumbuhan terdiri atas fase pertumbuhan awal dan fase pertumbuhan aktif. Setelah itu, ada fase transisi, lalu fase istirahat. Rambut tetap berada dalam folikel yang beristirahat hingga fase pertumbuhan berikutnya.

Baca Juga: Ternyata Hairdryer Tidak Baik Untuk Kesehatan Rambut


rambut kita mengalami kerontokan setiap harinyaSource: tampilsehatcantik.com
Mengalami kerontokan setiap hari

Pada fase pertumbuhan berikutnya, rambut yang sudah beristirahat akan didorong keluar dari pori-pori kulit kepala. Hal ini yang menyebabkan rambut rontok. Bagi orang yang tidak memiliki masalah rambut, setiap hari sekitar 70 hingga 100 helai rambut rontok secara alami.

Kerontokan rambut yang berlangsung setiap hari ini tergolong cukup normal, kecuali jika dibarengi dengan penurunan volume rambut dan tekstur rambut yang kasar dan kusam, kalian perlu waspada. Penyebab kerontokan bisa diakibatkan oleh faktor genetik, dan faktor umum lainnya. Seperti setelah melahirkan, saat sedang stress, ketidak seimbangan hormon, paparan panas, dan juga bahan kimia yang berlebih.

Untuk Anda yang mengalami kerontokan cukup parah segeralah gunakan perawatan rambut yang alami dan konsumsi suplemen atau vitamin agar tubuh vit sehingga otomatis rambut kita ikut subur dan sehat.