Mengenal Kota Baia Yang Penuh Dosa, Kini Tenggelam di Bawah Laut Italia

Jun 27, 2019 10:00 AM

Bicara pusat hiburan di dunia, pandangan kamu pasti akan langsung tertuju ke Las Vegas, Amerika. Di sini, dunia malam benar-benar hidup tanpa henti. Perjudian jadi primadona, sekaligus sebagai sajian utama yang membuat Kota ini begitu dikenal dunia. 

Bergeser ke wilayah Asia, kamu mungkin akan mengenal Macau. Wilayah yang berada di pesisir selatan Tiongkok ini dikenal sebagai Las Vegas-nya Asia. Sama seperti julukannya, berbagai area perjudian dan hiburan malam bisa dengan mudah ditemukan di sana.

Baca juga: Hanya Dengan 16 Ribu Rupiah, Kamu Bisa Dapat Rumah di Italia

Tentu bukan hanya perjudian saja, keduanya pun menyajikan berbagai praktek penuh dosa lainnya, dari mulai prostitusi, hingga jual-beli narkoba (meskipun sembunyi-sembunyi), dan berbagai praktek hiburan penuh dosa lainnya. Pokoknya, bicara Tuhan dan agama jadi hal yang sangat langka!

Kota Baia yang Penuh Dosa!

Sisa reruntuhan kota Baia di daratanSource History Daily

Jika Vegas dan Macau disebut sebagai pusat hiburan terbesar di abad modern, di masa lampau dunia mengenal Baia, sebuah kota yang berada 240 Km dari Roma, Italia. Jika menggunakan jalur darat, tempat ini bisa kamu jangkau hanya dalam waktu 2 jam 56 menit.

Memang gambaran kota "penuh dosa" tidak akan kamu temukan saat ini, tapi jejak peninggalannya masih terlihat jelas, terkubur di bawah laut Naples berupa patung-patung berukuran besar, reruntuhan bangunan megah, dan tentu saja kisah-kisah kelamnya Kota Baia di masa lampau, yang masih terus diceritakan hingga kini. 

Jadi gini, Kota Baia ini dulu berada tepat di bawah kaki Gunung Vesuvius. Zaman dulu, kerajaan romawi menjadikan kota ini sebagai pusat hiburan, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti resort, tempat perjudian, prostitusi, spa (mungkin ada yang plus-plus), dan tempat rekreasi mewah lainnya. 

Karena kemewahan dan hiburan duniawi yang sangat kental, kota ni menjadi sangat terkenal. Bahkan konon katanya, seorang Julius Caesar, hingga Kaisar Nero dikabarkan pernah mendirikan bangunan vila di ini. Selain itu, para prajurit yang baru pulang dari medan tempur, konon katanya suka melepas lelah, dan membuang uangnya di kota ini.

Reruntuhan kota Baia di bawah lautSource History Daily

Setelah cukup lama (selama kurang lebih 3 abad) dikenal sebagai pusat hiburan penuh dosa, kota ini kemudian mendapat serangan bertubi-tubi dari bangsa Barbar. Hal inilah yang akhirnya membuat aktivitas hiburan di kota Baia mati total. Tidak kurang dari 1500 para penduduk Baia meninggalkan tempat tinggalnya, dan kota Baia pun bagaikan kota mati.

Baca juga: 10 Destinasi Wisata Terbaik Dunia Tahun 2019 Versi Situs Liburan

Seiring berjalannya waktu, ketinggian air di laut Naples makin meningkat seiring dengan aktivitas gunung api Vesuvius yang mulai meningkat. Hal inilah yang akhirnya membuat kota Baia tenggelam di bawah teluk Naples, lengkap dengan cerita kelamnya yang penuh dengan dosa.

Ditemukan Kembali Tahun 40an

Kota Baia yang kembali megahSource TripinView

Di tahun 40an, seorang pilot berhasil menemukan pemandangan yang tidak biasa. Dia kemudian mengabadikan pemandangan tersebut lewat foto dari udara. Hal inilah yang kemudian membuat banyak ahli geologi mulai berdatangan dan mempelajari tentang sejarah kehidupan Kota Baia. 

Dianggap punya potensi besar, di tahun 2002 tempat ini akhirnya kembali dibuka untuk umum. Tapi bukan sebagai pusat hiburan, melainkan sebagai destinasi wisata. Di sini, kamu bisa melihat langsung sisa-sisa kemegahan kota Baia yang terkubur di bawah laut lewat aktivitas diving.

Banyak spot yang bisa kamu temukan di Kota Baia, dari mulai Smokey Reef, Pisonian Villa, Portus Julius, Villa Protiro, Maritime Villa, Sunken Nymphaeum, Aragonese Castle, hingga Mercusuar Miseno. Gimana, tertarik mengunjungi kota yang (dulunya) penuh dosa ini?