Mengapa Kita Suka Mengerang Saat Mengambil Barang dari Bawah?

Aug 31, 2019 10:00 AM

Saat ingin mengambil sesuatu yang berada di lantai atau bangun dari tempat tidur atau kursi, tanpa disadari kita melakukan itu sembari mengeluarkan suara mengerang dan sedikit teriak. Apalagi untuk orang yang berusia dewasa, kebiasaan itu sering sekali terjadi tanpa sadar. Lalu bagaimana hal itu bisa terjadi?

Sejauh ini tingkah tersebut masih belum bisa dipecahkan oleh sebuah penelitian secara spesifik, meski katanya itu menjadi pertanda bahwa usia kita sudah mulai menua. Namun, anggapan itu tak sepenuhnya benar tapi tak salah juga karena kita memang telah terbiasa mengerang atau teriak kecil saat mengambil barang di lantai ataupun melakukan hal yang membutuhkan tenaga lebih.


Ketika kita mengambil sesuatu di bawah, tak jarang kita mengeluarkan suara eranganSource: iStock
Mengambil sesuatu di bawah

Kebiasaan mengerang tersebut biasanya sering dilakukan oleh para atlet agar mendapat "tenaga" tambahan ketika sedang bertanding atau sekedar berlatih. Contoh terdekat ada pada atlet angkat besi yang selalu mengerang atau teriak ketika sedang mengangkat barbel yang berisi beban berlapis. Selain itu, atlet olahraga beladiri juga melakukan hal serupa ketika mencoba membanting lawan tandingnya atau sekedar mengeluarkan pukulan dan tendangan.

Baca Juga: Suara Manusia Bisa Memecahkan Gelas? Apa Benar?


Saat mengangkat berat dalam olahraga angkat besi, kita biasa mengerang saat mengangkat bebanSource: mensjournal.com
Olahraga angkat besi

Dikutip dari Science Alert, ketika kita mengangkat sesuatu yang relatif berat, melakukan gerakan cepat, atau bahkan berdiri dari duduk, kita biasanya menegangkan tubuh lalu kemudian menunggu momentum untuk melepaskan energi yang mana itu menstabilkan seluruh tubuh kita. Beda halnya jika kita terlalu santai, kita akan terkulai, kehilangan keseimbangan dan risiko jatuh.

Saat melakukannya, kita mengisi paru-paru dengan menghirup dan menegangkan otot-otot tubuh untuk menstabilkan tulang belakang. Lalu kita mengayunkan tangan ke depan untuk memberikan momentum dan dengan upaya ini, kami menahan napas untuk mempertahankan stabilitas itu saat berdiri.

Baca Juga: Otot Apakah yang Terkuat Pada Tubuh Manusia? Ini Jawabannya!

Setelah itu, kita melepaskan napas perlahan atau cepat, tergantung pada kegiatannya. Dengan gerakan cepat (atau balistik) seperti melempar bola atau meninju dalam tinju, akan melepaskan napas dengan cepat. Dengan gerakan lambat, seperti mengangkat barbel atau turun dari sofa, akan melepaskannya perlahan. Jika otot-otot yang menggerakkan pita suara bersama diaktifkan, kita membuat suara. Maka tak heran jika kita sering mendengar erangan atau teriakan keras saat berada di gym.

Apakah Mengerang Dapat Membantu Kegiatan Berat Kita?


Menurut hasil studi 20 tahun lalu, mengerang saat melakukan kegiatan berat ternyata tak berpengaruh untuk atlet angkat besi untuk membantu mereka mengangkat beban yang lebih berat. Namun, berbanding terbalik ketika dalam jurnal yang dibuat tahun 2011 oleh Amy S. Welch dari Johnson State College dan Mark Tschampl dari Iowa State University yang tertulis, jika atlet mengerang atau berteriak membuat ia mendapat tenaga lebih besar, spesifiknya itu terjadi untuk atlet bela diri.

Studi lainnya terhadap perilaku tersebut dibuat tahun 2014 yang berfokus pada atlet tenis yang ternyata mampu hasilkan tenaga yang lebih besar ketika memukul bola servis dan forehand ketika berteriak atau mengerang dibandingkan saat kita tidak mengeluarkan suara. Mungkin itu juga berlaku untuk atlet olahraga bulutangkis.

Baca Juga: Apakah Manusia Bisa Jalan-Jalan Dengan Kecepatan Cahaya? Ini Jawabannya!


pemain tenisSource: nikkei.com
Pemain tenis 

Hingga saat ini belum ada penelitian tentang mengerang ketika melakukan kegiatan sehari-hari, meskipun banyak hasil studi yang menunjukkan adanya perilaku tersebut, namun itu lebih spesifik terjadi pada olahragawan. sejauh yang kita tahu, mengerang saat lakukan aktivitas fisik tampaknya menjadi kebiasaan yang kemungkinan besar kita tiru dari teman dan kerabat dan mulai lakukan itu tanpa disadari.

Jadi apakah kalian juga lakukan hal yang sama ketika melakukan kegiatan berat?