Mengapa Hakim di Inggris Menggunakan Wig?

Jul 2, 2019 4:59 AM

Di Inggris dan Australia, para hakim dan pengacara diwajibkan mengenakan wig keriting berwarna putih. Mwngapa bisa seperti itu?

Berawal dari Raja Louis XIII dari Perancis. Monarki Perancis telah lama menderita dari kondisi turun-temurun dari kebotakan rambut yang memalukan, lelah diejek oleh Raja Inggris, Louis mengenakan wig badass untuk menunjukkan bahwa dia adalah raja yang paling jantan. Tidak lama kemudian, gaya yang tidak lazim menjadi tren fashion di istana, hingga sebagian besar raja mengadopsi hairpieces rumit itu,  entah mereka botak atau tidak.

Tren wig di Perancis

Source: curiosity.com

Dengan Perancis menjadi pusat kebudayaan Eropa di abad ke-17, apa pun yang dianggap bagus di Perancis dengan cepat menyebar ke seluruh Eropa

Dengan Perancis menjadi pusat kebudayaan Eropa di abad ke-17, apa pun yang dianggap bagus di Perancis dengan cepat menyebar ke seluruh Eropa. Sebagian bangsawan mencoba untuk mengalahkan satu sama lain, wig yang pada saat itu disebut perukes atau periwigs, menjadi lebih tren. Hal ini menyebabkan banyaknya industri pembuat wig yang mendirikan serikat mereka sendiri pada tahun 1665. Wig menjadi seperti bagian dari budaya masyarakat yang ingin terlihat seperti golongan menengah ke atas.

Baca Juga: Alasan Mengapa Budaya Korea Kini Sangat Populer 

Tren wig putih itu mulai hilang sejak Revolusi prancis. Tapi sampai saat itu,  fenomena rambut palsu telah menjadi salah satu crazes fashion yang paling lama dan paling aneh dalam sejarah Eropa. Semua karena Raja Perancis telah sadar diri dengan kebotakan mereka.

Alasan para hakim di inggris masih memakai wig sampai sekarang adalah karna tradisi kerajaan yang masih dijunjung hingga saat ini. Dan sebagai aparat yang patuh pada hukum dan menghormati tradisi, mereka masih mengenakannya hingga sekarang.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Logis Mengapa Hanya Azan Shubuh dan Maghrib Yang Ditayangkan di Televisi