Mengapa di Indonesia Menggunakan Setir Kanan? Ini Jawabannya

Mar 19, 2019 8:00 AM

Kalian pernah bertanya-tanya gak sih, kenapa di jalanan Indonesia setir kendaraan roda empat ada di sebelah kanan? Nah sebelum kita sama-sama cari tahu jawabannya, mendingan kita kulik dulu nih sejarah singkat kenapa beberapa negara termasuk Indonesia memilih setir kanan.

Pada awalnya kebiasaan setir kanan ini merupakan warisan dari kekaisaran Romawi saat mereka menjajah Inggris. "Hampir semua orang melakukan aktivitas dengan tanan kanan. Mereka biasanya mengendalikan kuda dengan tangan kiri dan membawa senjata dengan tangan kanan. Posisi ideal untuk bertempur," jelas Stephen Laing, kurator di Museum Transportasi Inggris di Warwickshire, seperti disadur dari BBC Indonesia.

Aturan ini akhirnya dimasukan ke dalam undang-undang jalan raya, disahkan pada tahun 1835 dan kemudian diterapkan ke negara-negara yang menjadi koloni Inggris pada saat itu.

setir kananSelain Inggris, negara seperti Jepang, Malaysia dan Australia juga menggunakan setir kanan. (Photo: pixabay)

Masih dilansir dari BBC Indonesia, "Aturan ini antara lain diekspor ke Jepang di mana para insinyur Inggris merancang kereta yang didesain untuk dikemudikan di sisi kiri. Akibatnya, muncul aturan yang mewajibkan berkendara di sisi kiri," ucap Chapman, seorang pakar transportasi.

Lantas, bagaimana sejarahnya Indonesia bisa menggunakan setir kanan?

Merujuk dari situs World Standards, penjajah Belanda pertama kali mengenalkan kemudi di sisi kanan kepada warga Hindia Belanda, (sebelum menjadi ndonesia). Namun ketika Napoleon dari Prancis menjajah Belanda, kerajaan itu kemudian mengubah haluan kemudi ke sisi kiri.

Akan tetapi, perubahan haluan itu tidak diikuti wilayah jajahannya, termasuk Hindia Belanda dan Suriname. Situasi itu bertahan pada Perang Dunia II lantaran Jepang yang menjajah Indonesia juga mengemudi di sisi kanan.

Nah itulah kenapa di Indonesia mengemudi menggunakan setir kanan.