Menelaah Kekuatan Gempa yang Mengguncang Banten dan Sekitarnya

August 3, 2019 4:30 AM

Banten baru saja dikejutkan dengan gempa bumi besar dengan kekuatan mencapai 6,9 Magnitudo. Meskipun berdurasi tidak lama, tetapi dampak yang dirasakan tergolong cukup besar dan berhasil membuat masyarakat ibu kota kalang kabut untuk menyelamatkan diri.


masyarakat JakartaSource : lifestyle.kompas.com
Masyarakat Banten Pasca Gempa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memberitakan bahwa gempa yang berpusat ini memang tergolong berbahaya dan berpotensi menyebabkan tsunami. Bagi beberapa orang yang berada di daerah Banten dan Jakarta, mungkin mereka sudah merasakan betul bagaimana kekuatan dari guncangan gempa. Namun, tidak jarang pula masih banyak masyarakat di luar sana yang belum pernah merasakan efek gempa sama sekali. Kali ini, infia.co akan mencoba memberikan gambaran mengenai kekuatan gempa berdasarkan pengukuran resmi.

Baca juga: Lempeng Indo-Australia, Penyebab Terjadinya Gempa Bumi Banten 2019

Berapa Saja Skala Ukur dari Magnitudo Gempa?

Pihak BMKG menjelaskan bahwa magnitudo gempa bisa beragam sesuai dengan kekuatan guncangan dari masing-masing daerah. Umumnya besaran angka magnitudo yang dipakai bisa dimulai dari 2 hingga 10. Namun, gempa yang terjadi di Indonesia sebagian besar hanya menyentuh angka 4 atau 5 Magnitudo jika tidak benar-benar parah seperti yang mengguncang Banten pada tanggal 2 Agustus lalu.

Secara angka dan sejarah, gempa paling besar yang pernah mengguncang Indonesia adalah tsunami Aceh yang terjadi pada tahun 2004. Kala itu, gempa mempunyai kekuatan 9,3 magnitudo dan menyebabkan kerusakan parah di seluruh Aceh. Tsunami dahsyat ini juga merenggut sekitar 160.000 korban jiwa dan membuat banyak pihak bersimpati adalah daerah yang terletak di ujung barat negara Indonesia ini.

Baca juga: Kenapa Jepang Jadi Negara Yang Sering Gempa? Ternyata Ini Sebabnya

Bagaimana Kekuatan Gempa Berdasarkan Angka Magnitudo?

kekuatan gempaSource : katadata.co.id
Ilustrasi Kekuatan Gempa

Jika membahas mengenai kekuatan gempa memang tidak bisa dijelaskan secara detail efeknya. Namun, infia.co akan memberikan sejumlah gambaran besar mengenai efek guncangan yang dihasilkan berdasarkan angka amplitudo:

< Magnitudo 2.0 : Gempa hampir tidak terasa sama sekali

Magnitudo 2.0-2.9 : Gempa sedikit terasa, bisa terdeteksi dengan alat namun tidak menimbulkan efek serius

Magnitudo 3.0-3.9 : Gempa sudah mulai terasa dan menimbulkan getaran

Magnitudo 4.0-4.9 : Efek semakin terasa dan dapat menyebabkan getaran terhadap benda-benda berat seperti perabotan

Magnitudo 5.0-5.9 : Gempa sudah tergolong cukup serius, dapat menyebabkan kerusakan kecil pada bangunan

Magnitudo 6.0-6.9 : Gempa bisa menyebabkan efek serius dengan radius mencapai 160 kilometer dari pusat guncangan.

Magnitudo 7.0-7.9 : Gempa bisa menyebabkan kerusakan serius melebihi dua bahkan tiga daerah besar di Indonesia.

Magnitudo 8.0-8.9 : Gempa bisa menyebabkan kerusakan besar dan parah dengan radius ratusan kilometer

Magnitudo 9.0-9.9 : Gempa bisa menyebabkan kerusakan besar dan parah dengan radius ribuan kilometer

Magnitudo 10.0-10.9 : Gempa bisa menghancurkan satu benua besar.

Baca Juga: Film Soal Kiamat Kalah Seram, Jika Bumi Berhenti Berputar Ini Yang Bakal Terjadi

Kekuatan Gempa Banten

efek gempaSource : tirto.id
Efek Kerusakan Gempa Banten

Jika melihat dari deretan angka di atas, maka dapat disimpulkan bahwa gempa Banten pada tanggal 2 Agustus kemarin memang menyebabkan kerusakan serius di beberapa daerah dengan radius mencapai 160 km. Terekam beberapa kerusakan sudah terjadi di daerah Banten, Jakarta, dan beberapa daerah di dekat lokasi-lokasi tersebut. Kerusakan umumnya terjadi pada bangunan yang tidak memiliki fondasi kokoh serta memiliki furniture yang tergolong tua dan lebih rentan mengalami kerusakan.

Baca Juga: Melawan Takdir! Inilah 5 Proyek Tak Masuk Akal Demi Hindari Kiamat

Menurut pemberitaan dari beberapa media setempat, tercatat sudah ada 2 orang meninggal dunia akibat gempa bumi kali ini. Sementara itu, lebih dari seratus rumah juga mengalami kerusakan serius karena guncangan yang dirasakan memang tergolong besar dan sulit diantisipasi. Pihak BMKG memang sudah mencabut peringatan potensi tsunami setelah dua jam terjadinya gempa. Namun, masyarakat diharap tetap berjaga-jaga untuk mengantisipasi adanya gempa susulan yang tidak diinginkan.