Memahami Lebih Dalam Mengenai Perbedaan Virus dan Bakteri

Jun 20, 2019 10:00 AM

Kesehatan tentu menjadi salah satu prioritas paling penting bagi semua orang saat ini. Tidak heran, beberapa orang melakukan pola hidup sehat demi mencegah terkena infeksi dari virus dan bakteri. Sebab, dua hal itu dianggap sebagai faktor terbesar dalam menimbulkan penyakit untuk dapat menyerang tubuh.

Akan tetapi, beberapa orang juga terkadang masih tidak bisa membedakan terkait penyakit yang disebabkan virus dan bakteri. Meski terlihat mirip dan seolah sama, rupanya bakteri dan virus memiliki perbedaan yang cukup jelas. Infia.co akan merangkum garis besar dari perbedaannya sebagai berikut:


Apa itu Virus?


virusSource : medicalnewstoday.com
Ilustrasi Virus

Virus merupakan sejenis mikroba yang selalu menempel pada inangnya dan tidak bisa hidup sendiri. Mereka menggunakan makhluk lain yang ditempeli untuk proses perkembangbiakan. Ukuran virus juga jauh lebih kecil dari bakteri sehingga membuat semakin sulit diteliti. Biasanya, virus akan menempel di suatu sel dan mengambil alih sel tersebut untuk mengembangbiakkan virus-virus lain sampai akhirnya sel tersebut mati. Selain itu, virus juga dapat menjadi sel yang normal berubah menjadi sel yang membahayakan bagi sistem kerja tubuh itu sendiri. Penyakit-penyakit yang dapat disebabkan oleh virus adalah HIV/AIDS, Influenza, cacar air, polio, dan lain-lain.

Baca Juga: Bahaya Bakteri yang Mengintai di Balik Uang Kertas!


Apa itu Bakteri?


bakteriSource : titiknol.co.id
Ilustrasi Bakteri

Bakteri juga merupakan mikroba yang memiliki ukuran relatif lebih besar dari virus. Berbeda dari virus, bakteri sejatinya tidak semua bersifat jahat dan dapat menyebabkan penyakit dalam tubuh. Namun, bakteri jahat juga dapat memberi penyakit yang tidak kalah menakutkan daripada virus. Selain itu,  bakteri juga dapat melakukan perkembangbiakannya sendiri dengan menggunakan teknik belah diri. Mereka juga dapat hidup di segala kondisi lingkungan bahkan di dalam tubuh manusia sekalipun. Beberapa penyakit yang dapat disebabkan oleh bakteri adalah Radang tenggorokan, Difteri, tuberkulosis, dan lain-lain.


Cara Mengobati Penyakit yang Disebabkan Virus


cacar airSource : honestdocs.id
Ilustrasi Penyakit Cacar Air

Secara ilmiah, pengobatan penyakit yang disebabkan oleh virus memang lebih susah dilakukan ketimbang penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Sejak puluhan tahun lalu, banyak dokter sekaligus profesor telah melakukan penemuan untuk mencari obat yang tepat. Dikarenakan bentuk dan ukurannya yang sangat kecil, pengobatan untuk penyakit yang disebabkan virus terkadang tidak bisa berjalan dengan optimal. Dokter biasanya akan memberikan vaksin yang hanya dapat memperlambat proses tumbuh kembangnya virus dalam tubuh. Hal ini umumnya dapat mencegah penyakit semakin memburuk tetapi belum tentu dapat sembuh secara total.

Baca Juga: Bahaya Nipah, Penyakit Berbahaya Sekelas Ebola


Cara Mengobati Penyakit yang Disebabkan Bakteri


tuberkulosisSource : doktersehat.com
Ilustrasi Penyakit Tuberkulosis

Obat yang paling cocok untuk menangkal penyakit yang disebabkan oleh bakteri adalah antibiotik. Antibiotik diklaim dapat membunuh perkembangan bakteri dalam tubuh sehingga tidak lagi menyebabkan penyakit-penyakit yang makin parah. Namun, penggunaan antibiotik juga harus dijadwalkan secara teratur dan tidak boleh sembarangan. Sebab, sekali jadwal mengonsumsi antibiotik kacau, maka bakteri dalam tubuh dapat beradaptasi dan kebal akan dampak antiobiotik yang dikonsumsi. Hal ini tentu membuat bakteri tidak lagi mempan untuk diobati oleh antibiotik dan beresiko besar membuat penyakit yang sulit untuk diobati.

Baca Juga: Inilah Bakteri yang Wajib Diwaspadai Dari Sepiring Nasi Goreng


Kesimpulan


Bakteri dan Virus memang menjadi dua momok menakutkan yang dapat menyebabkan penyakit pada tubuh manusia. Namun, kita harus dapat membedakan setiap penyakit yang dialami serta mencari tahu penyebabnya apakah berasal dari infeksi bakteri ataupun virus. Sebab, hal itu dapat mempermudah kita untuk mencari tahu bagaimana tindakan pengobatan yang tepat dalam menangani penyakit yang dimaksud.