Masih Muda Sering Lupa? Coba 5 Cara Mengatasi Pikun ini

Sep 11, 2019 11:30 AM

Semakin tuanya usia, risiko terkena penyakit semakin besar mengingat bahwa fungsi organ tubuh mulai berkurang. Berbagai macam penyakit yang datang di usia senja, seperti demensia atau yang lebih dikenal dengan sebutan pikun semakin berpotensi besar menghampiri. 

Kondisi demensia atau pikun merupakan kondisi di mana berkurangnya fungsi kognitif atau fungsi dalam mengingat. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang lanjut usia, yaitu lebih dari 65 tahun. Namun orang yang masih berusia muda pun tak bisa dipungkiri terkena penyakit ini.

Demensia atau kepikunan terjadi karena beberapa faktor, seperti kelelahan, stres, pengaruh alkohol, depresi, serta yang lainnya. Akan tetapi, penyakit ini bisa dicegah serta ditanggulangi dengan beberapa cara. Apa saja cara untuk mencegah serta menanggulangi pikun atau demensia tersebut? Di bawah ini penulis akan memaparkannya untuk Anda agar senantiasa terhindar dari kepikunan serta memperoleh hidup yang lebih baik serta sehat.

Baca Juga: Ingin Punya Tubuh Tinggi? Coba Lakukan 7 Olahraga ini

1. Berolahraga


Source : www.home.bt.com BerolahragaSource: home.bt 
Berolahraga

Berolahraga merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Dengan berolahraga, tubuh kita akan semakin bugar serta tentu saja akan lebih terhindar dari berbagai penyakit salah satunya, yaitu demensia atau pikun yang sering terjadi pada lansia. 

Dengan tubuh yang rutin digerakkan, maka para lansia lebih berisiko kecil terkena penyakit demensia ini. Olahraga yang dilakukan pun tak perlu dengan olahraga berat seperti lari di lapangan. Sebaliknya, olahraga yang bisa dilakukan cukup sederhana serta bisa diikuti oleh para lansia yaitu senam aerobik. 

Olahraga ini bisa dilakukan secara rutin serta terkonsep seperti misalnya 3 kali dalam seminggu atau lebih.

2. Bermain Catur


Source : www.videoblocks.com Bermain CaturSource: videoblocks 
Bermain Catur

Bermain catur ialah salah satu kegiatan yang memerlukan konsentrasi otak yang cukup tinggi. Hal ini berarti dengan bermain catur bisa melatih kemampuan otak untuk terus fokus sehingga bisa bekerja secara optimal. Otak merupakan organ tubuh yang sangat penting bagi manusia karena memengaruhi pikiran serta keseimbangan tubuh. 

Jika kemampuan otak terus dilatih dengan berbagai cara, seperti salah satunya bermain catur, maka hal ini bisa menjaga kemampuan kognitif setiap orang serta bisa mencegah dari penyakit demensia atau pikun ini. Lakukanlah kegiatan mengasah otak ini secara rutin ketika santai, misalnya pada akhir pekan.

Baca Juga: Simak! Ternyata, Olahraga Ringan Dapat Mencerdaskan Otak Manusia

3. Menghafal


Source : www.shopback.co.id MenghafalSource: shopback
Menghafal

Latihlah daya konsentrasimu dengan cara membaca serta menghafal beberapa bacaan, seperti majalah, koran, atau kitab suci sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Dengan cara ini maka sel-sel dalam otak akan berkembang sehingga bisa meningkatkan sistem kerja otak agar lebih baik lagi. 

Dengan membaca serta menghafal tentu saja bisa mengurangi risiko pikun karena kemampuan konsentrasi terus dilatih sehingga menciptakan kondisi otak yang prima.

4. Mengisi TTS


Source : www.wikihow.com Mengisi TTSSource: wikihow 
Mengisi TTS

TTS atu teka-teki silang ialah jenis permainan mengasah otak yang sudah ada sejak lama serta dikenal oleh banyak orang. Tak sedikit orang yang bahkan mengoleksi permainan ini karena konsepnya yang menyenangkan. Permainan ini berisi beberapa pertanyaan yang harus dijawab pada beberapa kotak yang sudah disediakan dengan clue-nya. 

Pengetahuan, ingatan, konsentrasi, serta logika akan terpacu serta terasah dalam permainan ini sehingga bisa menyembuhkan penyakit demensia atau pikun secara perlahan. Bukan hanya untuk penderita demensia saja, bahkan permainan ini sangat cocok untuk semua kalangan karena bersifat menyenangkan serta bisa melatih kemampuan otak untuk berpikir.

Baca Juga: Pusing Setelah Olahraga, Merupakan Hal Yang Wajar

5. Berhitung


Source : www.videoblocks.com BerhitungSource: videoblocks 
Berhitung

Belajar matematika bisa meningkatkan fungsi otak agar lebih baik lagi. Hal ini sangatlah berhubungan dengan para penderita demensia karena para penderita penyakit ini kehilangan fungsi otaknya secara normal. 

Maka dari itu, belajar matematika sangat dianjurkan kepada para penderita penyakit demensia atau pikun. Materi yang digunakan untuk proses penyembuhan penyakit ini tak perlu dengan memberinya soal rumit dengan rumus yang panjang. 

Cukuplah latih mereka dengan cara berhitung secara rutin untuk terus melatih daya ingat serta konsentrasinya. Berhitung ini akan mengasah kemampuan otak sehingga bisa mengembalikan fungsinya menjadi lebih baik lagi.