Konsumsi Jamur Banyak Manfaatnya, Nggak Kalah dari Daging

Sep 16, 2019 6:05 AM

Kita tentunya sudah tidak asing lagi dengan jamur. Jamur bisa diolah menjadi makanan yang kamu suka. Selain itu jamur juga kaya akan manfaat dan manfaatnya tidak kalah dengan daging lho. Ini Jawabannya!

Baca Juga: Bahaya Jarang Mengganti Handuk Saat Mandi

Kandungan Nutrisi di dalam Jamur


Source : https://manado.tribunnews.com  Kandungan nutrisi di dalam jamurSource: https://manado.tribunnews.com  
Kandungan nutrisi di dalam jamur

Jamur adalah tumbuhan yang bisa hidup di alam liar dan juga dibudidayakan. Tumbuhan ini sering didambakan sebagai makanan diet dan mudah diolah, baik itu sebagai makanan segar maupun makanan kaleng. Jamur yang paling sering dikonsumsi adalah jamur putih, atau jamur shitake. 

Menurut Health Line, jamur memang rendah kalori, namun kaya akan protein, serat, dan vitamin, serta mineral. Selain itu, jamur juga mengandung antioksidan, selenium dan polisakarida serta vitamin D2 (ergokalsiferol).

Baca Juga: Menghilangkan Bau Mulut Dengan Kerokan Lidah, Apakah Efektif?

Kandungan nutrisi jamur tiram


Source : https://alamtani.com  Kandungan nutrisi jamur tiramSource: https://alamtani.com  
Kandungan nutrisi jamur tiram

Jamur yang dijual di pasaran tersedia dalam berbagai jenis, bentuk, dan ukuran yang berbeda-beda. Mungkin Anda pernah sesekali atau bahkan sering, sulit membedakan jenis jamur sehingga kerap tertukar ketika menyebut namanya. Dari sekian banyak jenis yang ada, jamur tiram adalah salah satu yang sering dimakan berkat rasanya yang enak dan proses pengolahannya yang mudah. 

Jamur yang terkenal dengan ciri utamanya yang menyerupai bentuk kipas dan berwarna putih ini, bisa diolah menjadi beragam sajian sesuai selera Anda. Selain digoreng dengan tepung, jamur tiram juga bisa ditumis atau dimasak menjadi sup bersama sayur-sayuran lainnya. Bahkan, beberapa orang juga gemar mengolahnya menjadi pepes jamur. Sebaiknya jangan hanya tahu rasanya yang lezat saja. Sudahkah Anda memahami sepenuhnya nutrisi yang terkandung dalam jamur tiram?

Jamur tiram seberat 100 gram (gr) dapat menyumbang 30 kalori energi, 1,9 gr protein, 0,1 gr lemak, 5,5 gr karbohidrat, serta 3,6 gr serat. Tidak berhenti sampai di situ, Anda akan mendapatkan berbagai asupan vitamin dan mineral ketika makan jamur tiram ini. Mulai dari vitamin B, vitamin D, kalsium, fosfor, zat besi, natrium, kalium, tembaga, dan seng. Tak heran kalau jamur tiram termasuk dalam sumber makanan sehat yang patut untuk Anda pertimbangkan.

Baca Juga: Cara Membuat Nasi Goreng Enak dengan Resep Sederhana dan Gampang Dibuat!

Manfaat Konsumsi Jamur


Source : https://onberita.com  Manfaat konsumsi jamurSource: https://onberita.com  
Manfaat konsumsi jamur

Kaya Selenium: Jamur menurut USDA adalah sumber selenium yang baik. Studi menunjukkan bahwa mineral selenium memiliki potensi antikanker, antioksidan, antiinflamasi dan dapat membantu mengurangi risiko kanker, penyakit jantung, penyakit tiroid, dan penurunan kognitif, Jamur dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Pada pengobatan tradisional cina, jamur shitake digunakan untuk membuat obat flu. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak jamur shitake dapat melawan virus dan meningkatkan daya tahan tubuh dari infeksi akibat bakteri atau jamur.

Kemudian, jamur shitake dan jamur oyster mengandung beta-glukan, salah satu polisakarida yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Pada sebuah studi, 52 orang yang mengonsumsi satu atau dua jamur kering dalam satu bulan, fungsi kekebalan tubuhnya meningkat, dan risiko terjadinya peradangan menjadi berkurang. 

Risiko dan Bahaya yang Mungkin Terjadi Akibat Makan Jamur


Source : https://www.nusantaratv.com  Kemungkina keracunanSource: https://www.nusantaratv.com  
Kemungkina keracunan

Tidak semua jamur aman untuk dikonsumsi. Ada beberapa jenis jamur yang mengandung racun dan dapat membahayakan tubuh. Beberapa kemungkinan efek buruk jamur tersebut bila dikonsumsi adalah sebagai berikut. Keracunan bisa terjadi ketika mengonsumsi jamur yang terkontaminasi Camplylobacter jejuni, yaitu bakteri yang bisa muncul pada jamur. 

Dilansir dari Live Strong, Al Wagner dan Texas Agricultural and Mechanical College, keracunan ini menyebabkan mual, diare, atau kram perut. Mengonsumsi jamur liar, seperti jamur amanitas dan jamur cokelat dapat menyebabkan kematian. Sebuah studi juga menemukan bahwa beberapa jamur liar mengandung logam berat dan bahan kimia berbahaya. Meningkatkan risiko berbagai penyakit. Beta-glukan yang terdapat pada jamur memang dapat mencegah berbagai penyakit. 

Namun, kelebihan beta-glukan dalam tubuh akan meningkatkan risiko terkena penyakit lupus, asma, rematik, dan multiple sclerosis. Namun, hingga kini, penelitian belum menyimpulkan seberapa banyak kandungan beta-glukan dapat menyebabkan penyakit-penyakit tersebut. Jamur yang tumbuh di area industri, kemungkinan besar mengandung arsenik yang sebaliknya dapat meningkatkan penyakit kanker. Nah, itu tadi manfaat dan rIsiko dari komsumsi jamur. Semoga bermanfaat!