Kerap Mendarat dengan Selamat, Kucing Jatuh Melawan Hukum Fisika?

Mar 25, 2019 6:30 AM

Kucing yang kerap berhasil mendarat dengan empat kakinya terlebih dahulu saat terjatuh telah lama membuat bingung para ilmuwan. Pasalnya, hukum fisika seperti tidak berlaku bagi hewan yang banyak dipelihara manusia ini.

Pernah lihat kucing jatuh? Biasanya mereka selalu mendarat dengan selamat, dengan empat kakinya tepat waktu menapak tanah.

Dalam salah satu hukum gerak Newton, sebuah obyek bergerak tidak bisa begitu saja berhenti bila tidak ada gaya berlawanan yang menghentikannya. Jadi berdasarkan hal tersebut, kucing yang terjun bebas seharusnya tidak bisa begitu saja membalikkan badannya.

Kucing adalah hewan yang unik. Kemampuanya untuk mendarat dengan empat kaki saat terjatuh telah lama membuat para ilmuwan bingung.Source: Pixabay
Kucing adalah hewan yang unik. Kemampuanya untuk mendarat dengan empat kaki saat terjatuh telah lama membuat para ilmuwan bingung.

Baca Juga: Kenapa Orang Jepang Suka Bekerja Keras Sampai Mati?

Ilmuwan Prancis, √Čtienne-Jules Marey yang kerap meneliti soal bagaimana hewan bergerak melakukan terobosan besar pada 1984. Dia menggunakan kamera untuk memecahkan persoalan fisika.

Sementara kebanyakan orang hanya menggunakan teknologi fotografi kala itu untuk memotret obyek tidak bergerak, Marey mengembangkan cara memotret beragam gerakan dalam satu piringan kaca. 

Beberapa tahun kemudian ketika Kodak mulai memperkenalkan pita film seluloid, Marey mengganti piringan kaca dengan rol film untuk memotret berbagai gerakan statis sebuah obyek. Hasilnya, bila ditampilkan secara cepat dan berurutan, berbagai potret statis tersebut terlihat seperti obyek yang sedang bergerak. Teknik inilah yang kemudian menjadi dasar dari sinematografi.

Kucing pun menjadi salah satu obyek penelitian Marey. Dalam foto-foto gerak lambat hasil penelitian penelitian Marey, seperti terlihat dalam video Vox berjudul Why a cat always lands on its feet, terungkap bahwa aksi kucing yang membingungkan itu sebenarnya tidak bertentangan dengan hukum fisika sama sekali.

Baca Juga: Ini Alasan Ilmiah Mengapa Seseorang Bisa Pingsan


Kucing tidak langsung membalikan badannya sekaligus ketika terjatuh dalam posisi terlentang ke belakang. Melainkan, ada mekanisme unik yang terjadi secara berurutan.

Dikutip dari Animal Planet, singkatnya saat terjatuh, seekor kucing dengan sigapnya langsung bersiap meredam benturan. Satu persatu dia langsung memutar kepalanya, berbekal navigasi dari telinga dan matanya. Kemudian, tulang belakangnya yang fleksibel ikut sambil melengkungkan punggung. Setelah itu, baru kaki depan yang diikuti dengan kaki belakangnya. Layaknya parasut, persendian kucing lalu akan berfungsi meminimalkan atau meredam benturan yang dialami.

Kemampuan yang dimiliki kucing ini bukan lah sesuatu yang dipelajari, melainkan bawaan dari lahir. Sejak anak kucing berusia enam minggu, mereka sudah bisa berlarian dan meloncat dengan gerakan terkoordinir. Tubuh mereka pun sudah bisa menyeimbangkan diri saat terjatuh.

Baca Juga: Kenapa Saat Pulang Terasa Lebih Cepat Dibandingkan Berangkat?

Meski begitu kucing tidak memiliki sembilan nyawa. Bukan berarti kucing akan selalu baik-baik saja bila terjatuh. Faktor ketinggian atau jarak juga jadi faktor. Pun bila selamat, cedera bisa masih bisa dialami.

Jadi, meski kucing adalah hewan yang tangguh, jangan sampai lengah. Hati-hati dan jaga selalu kucing kesayangan kita di rumah, ya!

(ruw)