Kenapa Tanggal Idul Fitri Selalu Maju Setiap Tahunnya?

Mar 28, 2019 9:03 AM

Banyak orang awam yang bertanya kenapa tanggal tepatnya Idul fitri selalu berubah – ubah. Idul fitri berarti sebagai puncak dari kemenangan umat Muslim yang sudah melewati kewajiban puasa selama satu bulan kebelakang.

Idul Fitri juga berarti kembali menju fitra atau kembali suci. Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan lamanya kamu akan kembali suci dan siap memulai awal yang baru dengan penuh hikmat. Kamu akan diajak menahan rasa lapar, tak hanya itu kamu diajak mengontrol emosi dan napsu lainnya saat puasa.

sholat iedSuasana sholat ied saat lebaran. (Photo: kemlu.go.id)

Baca juga: Ini Nama-nama Ketupat di Beberapa Daerah Indonesia

Tahun ini kita akan mengadakan hari raya Idul Fitri pada bulan Juni. Berbeda dari tahun lalu kita masih merayakannya bulan Juli. Secara sepintas hari raya jatuhnya Idul Fitri selalu maju beberapa minggu lebih cepat dari tahun sebelumnya. Dengan begitu kamu bisa mulai menghitung kapan akan terselenggara Idul Fitri ditahun depan.

Di setiap tahunnya kita selalu menjalankan 365 hari dalam 12 bulan, lalu mengapa penanggalan jatuhnya Idul Fitri bisa berubah maju? Jawaban sederhana ada pada jenis kalender yang digunakan setiap tahunnya. Untuk mengetahui itu berikut tiga jenis kalender yang digunakan dan dikenal di Indonesia. Pertama adalah kalender dollar (syamsiyah berdasarkan matahari).

Kalender ini menghitung berdasarkan waktunya bumi mengelilingi matahari. Waktu yang selama ini kita kenal yaitu 365 hari 5 jam 48 menit atau bisa dikatakan dengan 365,2422 hari. Berikutnya ialah kalender lunar (qamariah berdasarkan bulan).

Kalender ini menghitung berdasarkan bagaimana waktu bulan mengelilingi bumi. 1 tahun tersebut berbeda denagn yang biasa kita gunakan, kali ini menjadi 29 hari 12 jam 44 menit dan 3 detik atau bisa kita sebut 29,5306 hari untuk 1 bulan. Dari perhitungan satu bulan kamu bisa mengkalikannya 12 untuk mengetahui waktu satu tahun berdasarkan penghitungan kalender lunar.

Baca juga: Jangan Memberi Benda Ini Saat Tahun Baru Imlek

Waktunya berkisar 354 hari 8 jam 48 menit 34 detik atau bisa disebut dengan 354,3672 hari. Menarik untuk diketahui bahwa kalender syamsih ada perbedaan dengankalender qomariyah. Terdapat 11 hari waktu lebih cepat dimilki kalender qomariyah.

ketupatKetupat, hidangan wajib setiap keluarga Indonesia saat lebaran. (Photo: cermati)

Terakhir adalah kalender lunisolar, kalender lunar yang tadinya perhitungan berdasarkan bulan disesuaikan dengan matahari. Kalender ini merupakan gabungan dari lunar dan solar sehingga menyebabkan kalender lunisolar harus memilki interkalasi . interkalasi yaitu bulan tambahan pada bulan ke 13 untuk menyesuaikan setiap tahunnya agar bisa kembali dengan penghitungan matahari.

Baca juga: Kenapa Orang Bali Namanya Mirip? Ini Arti Namanya!

Untuk menentukan kapan mulainya masa puasa umat Muslim , para petinggi agama mulai melakukan penglihatan hilal sesuai dengan perhitungan kalender hijriah yang biasa digunakan. Setelah hilal mulai terlihat maka saat itulah umat muslim akan mulai berpuasa 1 bulan kedepan hingga hilal bisa terlihat lagi. (gn)