Kenapa Lobster Harus Direbus Hidup-hidup Sebelum Dihidangkan?

Mar 22, 2019 12:58 PM

Suka makan hidangan seafood? Bagi yang menggemari lobster, mungkin sudah tahu kalau sebelum dihidangkan, tidak seperti hewan lain yang disembelih dahulu, lobster biasanya direbus atau dimasak dalam keadaan masih hidup.

Baca juga: Ini Sejarahnya Orang Indonesia Suka Makan Pecel Lele

Metode memasak lobster hidup-hidup setidaknya telah ada sejak abad ke-1, sebagaimana tercatat dalam resep koki terkenal Romawi, Caelius Apicius.

Hal ini kemudian banyak diadaptasi oleh koki Amerika pada tahun 1880. Katanya, hidangan lobster terlihat jadi lebih menarik dan terasa lebih enak bila menggunakan cara ini.

lobsterHidangan lobster. (Photo: saveur.com)

Belakangan, diketahui bahwa memasak lobster hidup-hidup tidak hanya menjadikan masakan lebih lezat, namun juga mencegah terjadinya keracunan makanan yang bisa berujung kematian.

Memasak lobster hidup-hidup mencegah bakteri vibrio untuk muncul. Jenis bakteri ini menyerang daging lobster, atau hewan bercangkang lainnya seperti udang dan kerang-kerangan yang mati atau mulai membusuk.

Bakteri vibrio akan mulai berkembang dalam waktu beberapa jam setelah lobster mati. Hampir mustahil untuk membunuhnya meski lobster telah dimasak.

Baca juga: Apakah Memakan Daging Manusia Buruk Bagi Kesehatan?

Tapi bukan kah merebus lobster hidup-hidup adalah tindakan yang sangat kejam?

Well, banyak yang menganggap bahwa lobster tidak bisa merasakan rasa sakit. Selain tidak memiliki paru-paru, lobster juga tidak memiliki sistem biologis yang diperlukan untuk mengeluarkan suara.

Saat kita merebus lobster, mereka tidak akan berteriak. Suara yang muncul adalah uap air yang meluar dari cangkang akibat dipanaskan.  Berbeda jika sapi atau ayam yang direbus hidup-hidup.

Namun, ilmuwan menekankan bahwa sampai sekarang ilmu pengetahuan belum punya jawaban pasti apakah lobster bisa merasakan rasa sakit atau tidak.

lobsterLobster segar. (Photo: tribun)

"Tentang lobster, kita tidak tahu apakah mereka memiliki kesadaran atau tidak. Tapi dalam etika kita mengenal sesuatu yang disebut 'prinsip pencegahan.' Saat kita tidak tahu, kita harus berjaga-jaga. Jika ada potensi sesuatu bisa mengalami penderitaan, makan kita harus menganggap kemungkinan tersebut dengan sangat serius," kata Anil Seth, dosen neuroscience Universitas Sussex, Inggris, dalam video Why Do We Boil Lobsters Alive? dari Tech Insider.

Baca juga: Yakin Cara Mengonsumi Sereal Kamu Selama Ini Sudah Tepat? Begini Cara yang Tepat!

"Merebus lobster hidup-hidup bukan lah ide yang bagus," tegas dia.

Kalau menurut kamu bagaimana? Perlukah lobster direbus hidup-hidup? Atau sebaiknya melarang praktek tersebut seperti di Swiss dan Selandia Baru?

(ruw)