Kenapa Kucing Disebut Punya Sembilan Nyawa? Ternyata Ini Alasannya!

Sep 25, 2019 8:15 AM

Pernahkah kalian mendengar sebuah mitos yang menyebutkan bahwa kucing memiliki sembilan nyawa? Apakah kalian percaya dengan mitos tersebut? Terlepas dari kebenaran mitos itu, nyatanya sebagian masyarakat hingga kini masih mempercayainya. Salah satu dasarnya adalah kemampuan kucing untuk membuat tubuhnya tetap baik-baik saja kendati jatuh dari tempat yang sangat tinggi sekalipun.

Lantas apa alasannya kucing disebut memiliki sembilan nyawa sedangkan manusia hanya satu di sepanjang hidupnya? Berikut jawabannya!


1. Kucing Merupakan Hewan Suci di Mesir


Kenapa Kucing Disebut Punya Sembilan Nyawa?Source: caymancode.co
Hewan suci di Mesir.

Tahukah kalian bahwa di zaman Mesir kuno, kucing juga dijadikan sebagai salah satu dewa utama mereka bernama Atum-Ra. Dewa ini dianggap sebagai sosok yang melahirkan delapan dewa penting bangsa Mesir. Karena telah melahirkan delapan dewa utama ini pula maka Atum-Ra diklaim memiliki sembilan nyawa yang dibagikan kepada delapan anaknya tersebut.

Bukan hanya Atum-Ra, mesir juga memiliki Dewi Bast yang dikenal sebagai simbol dari kebaikan dan juga disebut-sebut memiliki sembilan nyawa serta memiliki rupa seperti kucing. Dewi Bast pula yang membuat kucing memiliki kedudukan yang sangat spesial di kalangan masyarakat Mesir.

Baca Juga: Alasan Anjing dan Kucing Tidak Akur


2. Inggris Juga Mengenal Mitos Kucing Punya 9 Nyawa


Kenapa Kucing Disebut Punya Sembilan Nyawa?Source: zastavki.com
Inggris juga mengenal mitos serupa.

Jika kalian berpikir hanya orang Indonesia saja yang punya mitos kucing memiliki sembilan nyawa, jelas kalian salah besar. Pasalnya negara semodern Inggris juga mengenal mitos yang sama persis. Di sana ada pepatah yang berbunyi:

"A cat has nine lives. For three he plays, for three he strays, and for the last three he stays."

Arti dari pepatah itu adalah kucing dianggap memiliki sembilan nyawa, untuk tiga tahun pertama ia bermain, tiga tahun berikutnya ia tersesat, dan tiga tahun terakhir ia berdiam diri.


3. Kucing Punya Keseimbangan yang Baik


Kenapa Kucing Disebut Punya Sembilan Nyawa?Source: hbcm.co
Punya keseimbangan yang baik.

Saat kucing terjatuh dari sebuah tempat yang letaknya berada di ketinggian, maka kucing akan mampu dengan cepat mengubah posisi kakinya ke bawah agar lebih dulu jatuh ke tanah. Ketika nyaris bersentuhan dengan tanah, kaki kucing akan meregang hingga akhirnya ditekuk. Apa yang dilakukan kucing tersebut bukannya tanpa alasan, pasalnya hal itu bisa mengurangi kecepatan saat jatuh.

Baca Juga: Perusahaan China Berhasil Mengkloning Kucing, Kemiripan Mencapai 90%

Manusia sendiri memiliki kecepatan saat jatuh sekitar 200 km/jam, sementara kucing kecepatan rata-rata saat jatuh sekitar 100 km/jam. Bukan hanya itu, kaki kucing yang berotot juga memiliki kemampuan layaknya pegas sehingga bisa menahan beban tubuhnya saat terjatuh dari ketinggian.


4. Punya Kemampuan Righting Reflex


Kenapa Kucing Disebut Punya Sembilan Nyawa?Source: fearfreehappyhomes.com
Punya kemampuan righting reflex

Berdasarkan rilis Huffington Post, kucing memiliki kemampuan yang disebut righting reflex sebuah kemampuan yang membuat mereka mampu mengatur posisi tubuh ketika jatuh dari tempat yang tinggi. Dengan kemampuan ini, maka kucing akan mendarat dengan menggunakan kakinya dengan seimbang sehingga terhindar dari risiko cedera hingga kematian.

Bukan hanya itu, layaknya superhero, kucing juga memiliki kemampuan respons saat bahaya menghampiri. Buktinya kalian sering melihat kucing kerap lolos dari bahaya dalam berbagai kejadian.

Baca Juga: Inilah Alasan Kenapa Kucing Takut Air


5. Kucing Mati di Tempat Tersembunyi


Kenapa Kucing Disebut Punya Sembilan Nyawa?Source: matadornetwork.com
Mati di tempat tersembunyi.

Pernah kah kalian melihat bangkai kucing mati tergeletak di sembarang tempat? Ya, kucing ternyata memiliki kebiasaan mencari tempat yang cukup jauh dari pusat keramaian dan tertutup jelang ajal menjemput. Perilaku seperti ini bukan hanya berlaku bagi kucing liar, namun kucing peliharaan juga memiliki sikap serupa.

Bukan hanya kucing yang selama ini kita kenal saja yang memiliki perilaku seperti itu, keluarga kucing yang ukurannya lebih besar seperti harimau, macan tutul, dan cheetah ternyata memiliki kebiasaan serupa. Lantas kenapa kucing memiliki perilaku seperti itu? Hingga saat ini belum diketahu alasan pastinya.