Kenapa Burung Beo Bisa Ngomong Tapi Monyet Tidak?

Mar 8, 2019 3:00 PM

Konon katanya manusia berasal dari kera. Tapi kok kera tidak bisa ngomong? Sedangkan burung beo atau nuri yang sama sekali tidak ada mirip-miripnya dengan kita justru pandai menirukan suara manusia.

Jangan kagum dulu melihat burung beo bisa "ngomong." Dalam sebuah video milik BBC Wild Life, seekor burung lyre di alam bebas sempat terekam kamera menghasilkan suara yang persis dengan suara shutter kamera. Cekrek! Hebat kan?

Usut punya usut meskipun monyet yang secara secara biologis merupakan kerabat terdekat manusia dan punya organ vokal mirip kita, mereka tidak bisa berbicara karena terbatasnya kemampuan otak.

Sedangkan  burung, meski memiiki organ yang berbeda dari manusia dan kera, mereka memiliki sesuatu yang membuatnya istimewa sehingga bisa "berbicara."

Syrinx namanya. Berkat syrinx, pada beberapa burung jumlah kicauan nada yang dihasilkan bisa melebihi sebuah piano.

"Mereka memiliki kotak suara yang berbeda dari kita. Namanya syrinx. Mereka sebenarnya memiliki dua kotak suara independen," kata Mya Thompson, peneliti burung Universitas Cornell, dalam video Why parrots can talk like humans rilisan Vox.

Bila digambarkan dengan sederhana, sistem pernafasan bawah burung dan manusia berbentuk kurang lebih seperti tongkat ketapel terbalik. Pada bagian atas merupakan trakea atau batang tenggorokan, sedangkan di bagian bawah adalah paru-paru. Udara keluar-masuk melewati dua organ tersebut.

burung beoSource: shutterstock

Pada manusia, kotak suara dinamakan larynx dan terletak di bawah trakea. Di dalamnya terdapat lipatan vokal yang akan bergetar dan menghasilkan suara saat udara mengalir melewatinya. Manusia mengatur suara yang keluar menggunakan mulutnya.

Sedangkan pada burung, kotak suara terletak di bawah trakea. Dan alih-alih mengalirkan udara melalui lipatan vokal seperti manusia, burung menggunakan otot di dinding syrinx untuk membentuk dan menghasilkan suara.

Burung memang hewan yang memiliki bakat berkomunikasi alami. Sedari menetas otak mereka dirancang untuk bersuara. Sejak menetas, anak burung langsung belajar dari sekitarnya.

Tapi bagaimana caranya ya bisa mirip banget dengan suara manusia?  Tanpa bibir bisa menirukan bunyi vokal a-i-u-e-o  juga konsonan alias bunyi huruf mati sedemikan sempurnanya

Rupanya untuk menghasilkan bunyi huruf mati, burung menggunakan sesuatu yang disebut bunyi esophageal. Mirip dengan kicauan yang muncul dari trakea, namun tekanan udara lah yang menghasilkan suara tersebut.

Sedangkan bunyi vokal, jika manusia memakai lidah, bibir dan rahang, maka burung beo memaju-mundurkan lidah dan menggerakan paruhnya untuk mengarahkan bunyi. Burung beo atau nuri pun merupakan satu-satunya burung yang mirip manusia, menggunakan lidahnya untuk membentuk suara.

Lalu untuk apa ya mereka menirukan suara manusia? Apakah ada yang hendak disampaikan?

Ternyata tanpa perlu diajari berkomunikasi sudah merupakan insting alami burung beo atau nuri. Di alam bebas, mereka melakukannya untuk menjalin ikatan dengan kawanan burung lainnya. Sedangkan saat dipelihara, kita lah yang dianggap sebagai kawanan mereka.

 (hrd/ruw)