Kenapa Ayam Goreng Makanan yang Paling Sering Dihidangkan?

Feb 26, 2019 9:33 AM

Rasa yang lezat menjadi alasan mengapa menu ayam goreng menjadi andalan banyak orang. Dan ternyata, kelezatan yang dibalut oleh ayam goreng, tidak semata-mata masalah selera.

Lalu kenapa?

Sebuah studi ternyata mengungkapkan alasan mengapa ayam goreng punya rasa yang enak. Ternyata reaksi kimia saat menggoreng ayam menjadi alasan mengapa rasanya jadi lezat.

Para ahli dari American Chemical Society pernah membuat sebuah video berjudul ‘Frying Your Way to Better Chicken”. Video tersebut menjelaskan bahwa, menggoreng ayam dengan minyak panas dapat menghasilkan rasa yang unik. Para ahli juga menemukan reaksi kimia yang bisa menjelaskan alasan memasak ayam goreng dapat mengeluarkan bau amis yang cukup aneh.


Setelah daging ayam diberi bumbu maka kemudian sebaiknya digoreng pada suhu kurang lebih 150 sampai 190 derajat celcius. Nah, suhu ini dapat membuat minyak yang menghasilkan bahan kimia atau sebutannya triglisireda. Nah, bahan kimia ini merupakan komponen utama lemak dari tubuh manusia. Bahan  kimia ini yang membuat rasa enak di lidah.

Kamu juga mungkin pernah melihat saat menggoreng ayam, akan keluar gelembung kecil di kala api menyala. Nah, proses ini disebut dengan rapid fire bubbles yang terbentuk ketika air keluar dari dalam daging ayam. Ternyata, gelembung tersebut memiliki fungsi untuk menutup bagian daging ayam agar tidak banyak minyak yang masuk ke dalam daging ayam goreng. Nah, proses air yang keluar dari daging ini dipercayai memberikan rasa yang luar biasa kepada ayam goreng.

Bagaimana dengan bau amis yang keluar dari daging ayam? 

Sumber Foto: Shutterstock

Proses ini disebut dengan proses oksidasi, yakni bau makanan yang bereaksi dengan oksigen di udara. Ketika bereaksi, terdapat senyawa volatile yang dihasilkan. Senyawa tersebut terdiri atas aldehida dan asam karboksilat. Kedua senyawa itu memiliki aroma yang pedas. Maka proses ini akhirnya membuat ayam goreng sering kali tidak beraroma lezat melainkan bau amis.

Maka ayam yang digoreng dengan minyak sangat banyak dan dalam kondisi terendam memang jauh lebih lezat. Proses penggorengan ini bisa mengurangi jumlah oksigen untuk menyentuh daging yang artinya proses oksidasi lebih sedikit terjadi. Menggoreng dengan minyak yang baru juga menjadi trik agar ayam goreng menjadi tetap lezat.

(hrd/gn)