Inilah Yang Terjadi Kalau Bulan Tiba-Tiba Menghilang

April 26, 2019 8:08 AM

Menurut Ilmuan, Bulan berhenti aktif dalam aktifitas Geologi sekitar 1 miliar tahun lalu. Jadi nyaris tidak akan terjadi apa-apa lagi di permukaan maupun dibawah permukaan Bulan seperti meletus, mengeluarkan api dsb. Tapi itu bukan berarti Bulan tidak memiliki pengaruh apa-apa terhadap Bumi dan kita tahu sendiri bahwa gravitasi bulanlah yang menimbulkan pasang surut di laut, dan gravitasi bulan pula lah yang membuat rotasi Bumi seperti sekarang ini yaitu 24 jam.

Nah kalau Bulan tidak ada sejak dulu atau tiba-tiba tidak ada, maka tentu efeknya bagi Bumi adalah seperti:

Rotasi Bumi akan sangat cepat

Tanpa bulan, sehari di bumi akan lebih cepat, yaitu hanya sekitar 6 jam. Hal ini dikarenakan tanpa bulan, rotasi bumi akan sangat cepat. Laju rotasi yang sangat cepat akan berpengaruh pada kekuatan dan kecepatan angin yang akan bertambah berkali-kali lipat. Ketidakadaan bulan juga bisa berpengaruh pada fotosintesis tanaman, aktivitas hewan, dan siklus sirkandian manusia.

siang dan malam bumi

Laju rotasi yang sangat cepat akan berpengaruh pada kekuatan dan kecepatan angin yang akan bertambah berkali-kali lipat. ( Source: sandtonchronicle.co.za)


Bisa jadi tidak ada Kehidupan di Bumi

Karena Rotasi yang sangat cepat tadi, maka intensitas cahaya matahari yang jatuh ke Bumi juga sangat sedikit dan bisa saja ini tidak mencukupi bagi mahluk hidup untuk bertahan dan berkembang.

Baca juga: Bila Bulan Jatuh ke Bumi, Kengeriannya Bakal Mengagumkan

Tumbuhan, Hewan dan Manusia adalah penghuni utama Bumi yang sangat butuh matahari yang cukup. Mungkin memang ada mahluk hidup lain yang bisa bertahan seperti Mikroba dan sejenisnya.

Tidak ada pasang surut laut

Saat tidak ada bulan, pasang surut air laut bukannya gak ada sama sekali. Masih ada pasang surut akibat tarikan gravitasi matahari. Tapi tidak akan sebesar pasang surut yang disebabkan oleh keberadaan bulan. Berkurangnya pasang surut akan mengubah ekosistem pantai secara drastis dan berpotensi menghancurkan keseimbangan sumber daya alamnya.

Pasang surut air laut juga membantu mendorong air laut yang akhirnya mengarahkan pola cuaca global. Tanpanya, suhu di bumi akan lebih ekstrem.

cuaca ekstrim

Pasang surut air laut juga membantu mendorong air laut yang akhirnya mengarahkan pola cuaca global. Tanpanya, suhu di bumi akan lebih ekstrem. (Source: upi.com)

Musim yang tidak beraturan

Bulan membantu posisi Bumi berada pada derajat kemiringan (23 derajat) yang tepat di tata surya sehingga musim-musim yang ada di Bumi sekarang normal seperti yang kita rasakan dan juga cahaya matahari sampai dengan pas ke Bumi. Jika tidak maka boleh jadi Bumi akan mengalami hari-hari dan musim yang liar dan ekstrim.

Bayangkan jika posisi Bumi berada sudut 97 seperti Planet Uranus, bisa-bisa akan mengalami 42 tahun siang dan 42 tahun malam berturut-turut.

Bumi Sangat Gelap dimalam hari

selama ini kita bisa mendapatkan cahaya di malam hari karena adanya cahaya matahari yang dipantulkan oleh bulan dan mengenai bumi. Tanpa matahari, saat malam, tidak ada perantara yang bisa memantulkan cahaya matahari. Hal ini bisa membuat suasana malam di bumi gelap gulita.

Sebagai manusia awam, selama ini kita kurang menyadari pentingnya keberadaan bulan. Semoga dengan adanya artikel ini kita bisa sama-sama belajar bahwa bumi juga sama pentingnya untuk kita sama seperti matahari.